Tarutung (Tabloid Polmas Poldasu) 05/08/2020 - Sat reskrim polres taput,  kembali berhasil mengamankan pelaku pencuri sepeda motor rabu 5/8 dari huta sumur desa hutatoruan IX tarutung taput.
 
Tersangka yang berhasil diamankan Sahat Tobing ( 52 ) warga desa Garoga sibargot Kec.Garoga kab.Taput.
 
Kapolres taput AKBP Jonner MH Samosir SIK melalui kasubbag humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan tersebut.
 
Tersangka yang kita amankan adalah pelaku pencurian sepeda motor di wilayah tarutung taput. Dari keterangan yang kita dapat dalam pemeriksaan, bahwa tersangka mengakui sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah tarutung.
 
Pertama yang di curi adalah milik Daniel Simanjuntak( 71) warga Jl.Diponegoro no 20 Kec.Tarutung taput, jenis honda supra X. Ini di curi tanggal 30/07 saat dipanasi dipen rumah sendiri. 
 
Yang kedua milik Nella simbolon 52 warga gang Sentosa Hutatoruan VII tarutung taput , jenis Honda Beat Warna Putih. Dan ini terjadi tanggal 1/08 saat parkir di pinggir jalan.
 
Penangkapan ini berhasil kita lakukan , atas gigih nya team kita bekerja  melakukan penyelidikan di lapangan. Sehingga kemarin kita mendapat informasi yang pasti dan langsung kita tangkap. 
 
Dari tangan tersangka, kita mendapatkan barang bukti berupa  dua unit sepeda motor jenis Honda beat dan honda Supra X. 
 
Saat ini tersangka masih tahap pemerksaan untuk pengembagan kasus tersebut.
 
Lamhot Silaban
Tarutung (Tabloid Polmas Poldasu) 30/07/2020 - Polres Tapanuli Utara lagi-lagi menunjukkan Keberhasilan nya untuk mengungkap pelaku  tindak pidana Pencurian Spesialis Rumah.
 
Apalagi kasus pencurian ,  biasanya dilakukan oleh pelaku pada saat malam hari serta mengatur strategi agar tidak di ketahui pemilik nya atau pun orang lain. 
 
Namun demikian, setiap pelaku kejahatan selalu ada meninggalkan jejak. Jejak yang tinggal di tempat kejadian,  itulah yang di kembangkan anggota polri melalui olah TKP dilapangan untuk mampu mengungkap pelaku setiap kejahatan.
 
Sebagaimana yang yang terjadi sabtu 18/06 yang lalu, atas terjadinya pencurian toko milik Harapan Simorangkir di sekitaran pajak tarutung. 
 
Setelah polres taput menerima pengaduan, akhirnya team olah TKP dari sat reskrim  yang di pimpin kanit pidum Aiptu H. Matondang melakukan olah TKP. 
 
Dari hasil olah TKP dan penyelidikan , akhir nya  polres taput pun  berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya.
 
Kapolres taput AKBP Jonner MH Samosir SIK melalui kasubbag humas polres taput Aiptu W.Baringbing membenarkan keberhasil sat reskrim kita untuk menangkap pelaku pencurian toko tersebut. 
 
Tersangka yang kita tangkap pertama sekali yaitu Crisman Zega ( 24 ) warga Jln. FL Tobing tarutung. Tersangka CZ berhasil kita tangkap kamis  (30/07) dari kediamannya. 
 
Hasil pengembangan dari  tersangka CZ,  kita mendapat keterangan bahwa masih ada dua orang lagi pelaku yang lain yakni Joel Sihite ( 26 ) warga simaungmaung pea tarutung dan Lucky Lumbantobing (18) warga jalan  Raja Saul tarutung. 
 
Kemudian team kita mencari keberadaan kedua tersangka tersebut. Dari hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi,  kita mengetahui keberadaan  tersangka JS di pekan baru. Atas informasi tersebut, kita melakukan koordinasi dengan polres setempat di pekan baru.
 
Minggu (  2/8 ) team opsnal kita berangkat ke pekan baru dan pada hari senin (  3/8 ) tersangka pun berhasil ditangkap bersama dengan resmob pekan baru. 
 
Setelah berhasil di tangkap , lalu  team kita membawa tersangka ke taput dan dilakukan pemeriksaan. 
 
Dari hasil pemeriksaan tersangka JS,  di dapat perkembangan bahwa LL terlibat , dan masih berada di tarutung. Dan anggota kita bergerak dan berhasil mengaman tersangka LL dari kediaman nya di tarutung. 
 
Ketiga tersangka mengakui bahwa mereka bersama-sama melakukan pencurian dari toko milik HS sabtu 18/6/2020 pukul 04.00 wib dini hari. Saat tersangka melakukan pembongkaran toko tersebut, pemilik nya tidak ada di toko. Mereka masuk dengan mencongkel cendela lalu masuk ke dalam dan mengambil barang berupa 2 ( unit ) Lous speaker merk Sharp, uang tunai RP 1.450.000
Dan tiga buah Tabung Gas 3 kg.
 
Mereka menjual barang curian nya kepada Rahmad Piliang yang juga warga tarutung. Saat ini kita masih mengejar RP dimana keberadaan nya sudah tidak di tempat nya lagi. 
 
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya, ketiga tersangka telah kita tahan di RT Polres Taput guna kepentingan penyidikan.
 
Lamhot Silaban.
 
 
 

Gunung Tua (Tabloid Polmas Poldasu) - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SD NEGERI 100160 Morang Kecamatan Batang Onang Kabupaten Padang Lawas Utara  sebesar Rp 27.360.000,-  raib dicuri saat baru diambil kepala sekolahnya, Rabu ( 15/07 ) Uang itu dicuri dari Bok Sepeda motornya, ketika diparkir di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara Sofyan Enda Mora Harahap SH melalui Manager BOS pada Dinas Pendidikan Palti Imran Siregar mengatakan, pihaknya meminta Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Morang  mengganti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 27.360.000,-  yang hilang dari dalam Box Sepeda Motornya.

Manager BOS pada Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara Palti Imran  Siregar saat di temui di Ruang Kerjanya Rabu ( 15/07 ) mengatakan hal itu berdasarkan aturan yang tertuang uang itu harus diganti oleh yang bersangkutan Kepsek SD Morang Kecamatan Batang Onang Kabupaten Padang Lawas Utara,”

Kepala Sekolah SD NEGERI 100160 MORANG SYAHRUL LUBIS juga diketahui sudah melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

Kalau memang saya disuruh ganti rugi, saya siap. Ini jadi pelajaran berharga buat saya agar lebih hati-hati dan tidak lalai.

Dia berharap pihak kepolisian bekerja cepat sehingga bisa menangkap pencuri dana BOS itu. Ujar Syahrul.

Kronologisnya Kepsek SD morang menceritakan saat hendak pergi menemui Operatornya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara menggunakan Sepeda Motor BEAT Rabu ( 17/07/2020 ) pada pukul 13.00 Wib  Siang.

Kepsek pada saat itu sampai di Dinas Pendidikan sedang memarkirkan sepeda motornya yang di parkirkan di tempat Parkir Kantor Dinas Pendidikan di Desa Batu Tambun Kecamatan Padang Bolak Di dalam Booknya terdapat uang Dana BOS sebesar Rp. 27.360.000  yang baru dicairkan dari bank Sumut cabang Gunungtua.

Selanjutnya hendak mau Pulang, kepsek spontan dan terkejut melihat Book sepeda motornya terbuka, dan uang Dana BOS tersebut raip di gondol Maling.polmas team

Langkat (Tabloid Polmas Poldasu) - Begal yang sangat sadis meresahkan Warga Kabupaten Langkat beberapa bulan yang lalu di hadiahi timah panas oleh Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Langkat sontak mendapat acungan jempol dari Masyarakat.

Hal itu diutarakan oleh Umar (45) selaku Tokoh Masyararakat Sumatra Utara kepada tabloidpolmaspoldasu.com, Minggu (12/7/2020).

"Kami sudah lama mendengar kejadian begal sadis di seputaran Kabupaten Langkat beberapa bulan yang lalu. Kemarin saya juga nyaris menjadi korban begal di Langkat sewaktu hendak memancing ikan di seputaran Jalan Lintas Kabupaten Langkat. Tetapi kami masih beruntung melakukan perlawanan di tengah Jalan Lintas Tanjung Pura dan karena kami rombongan lelaki semuanya rekan saya meneriakin begel membuat begal tersebut tancap gas kabur dan syukurnya kami tidak sempat menjadi korban begal. Seyogyanya kami sangat mendukung kinerja pihak ResKrim Polres Langak yang mana telah melakukan tufoksinya dengan baik," ujar Umar selaku Masyarakat Sumatra utara yang setiap akhir pekan melepas hobi memancing dengan rekan-rekanya melewati Jalan Lintas Langkat tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinuraya Sik, melalui Kasat Rekrim AKP T. Fathir Mustafa saat dikonfirmasi oleh mimbarumum.co.id menerangkan bahwa, kedua pelaku begal sadis tersebut sudah diproses sesuai perbuatanya akan di jerat dengan tindak pidana berat.

"Kedua tersangka adalah pelaku begal sadis dengan modus menusuk korban dengan menggunakan pisau, ada tiga kejadian dan semua korban adalah wanita, terhadap tersangka di jerat dengan pasal 365 KUHPidana. Dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Untuk saat ini para tersangka sedang menjalani sidang di pengadilan negri stabat," ujar Fathir.

Tambah Fathir, Pelaku bernama Satria Mandala alias Rambo (30) adalah Warga Lingkungan III Sejahtra, Kelurahan Dendan, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap oleh SatresKrim Polres Langkat.

"Terhadap tersangka ini petugas terpaksa mengambil tindakan tegas, terarah dan terukur, dikarenakan melawan saat hendak ditangkap terpaksa kami hadiahi peluru," katanya.

Sambungnya lagi, Fathir juga mengatakan kepada Awak Media, Pelaku sudah melakukan aksi pembegalan sebanyak 3 kali. Pelaku dan komplotannya juga tidak segan-segan melukai korban. Para korban biasanya melapor ke polisi bahwa mereka mengalami luka-luka akibat dibacok pelaku.

Adapun para korban yakni, Heriani (46) dan Samariahta br Saragih (50) dan Darniyah (50). Darniyah dibegal pada Sabtu (1/2/2020) saat melintas di Titi Penceng, Jalan Proklamasi Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat.

Fatir menambahkan bahwa sebagian pelaku begal di Langkat berhasil diamankan. Para pelaku begal ini sangat meresahkan warga Langkat.

"Alhamdulillah selama ini begal yang sangat meresahkan di wilayah ini pelakunya yang selama ini kita cari sudah kita tangkap berikut saksi bersama berkas barang bukti sudah kami lampirkan sesuai SOP," tegas Kasat Reskrim Polres Langkat AKP T. Fathir Mustafa.(Sis)

Teks. Foto : Pelaku begal sadis Satria Mandala alias rambo saat di di ruang ResKrim Polres Langkat. (Tabloidpolmaspoldasu.com/Siswanto Ihsan)

Tarutung, (Polmas Poldasu) 26/06/2017 - Setelah hampir satu tahun melakukan penyelidikan atas pencurian yang terjadi  di jalan SM Raja tarutung milik (  toko miduk ) , akhir nya polres tapanuli utara berhasil menangkap dua dari empat orang  pelaku pencurian tersebut .
 
 Kedua tersangka yang berhasil diamankan yaitu  leonard Marbun ( 30 )  warga Simpang tiga, Desa Harianja, Kec. Pangaribuan, Kab.Tapanuli Utara. dan Berfin Sihombing, 49 warga Desa Pakpahan, Kec.Pangaribuan Kab.Tapanuli Utara. 
 
Kedua tersangka ditangkap kamis (  11/ 06)   pukul 21.30 wib, dari warung tuak di kecamatan pangaribuan taput.
 
Dari hasil pemeriksaan , kedua tersangka mengakui bahwa mereka melakukan pencurian dari Toko  ( miduk )  pada tanggal 1/7/2019, secara bersama-sama berempat , di mana dua tersangka lagi masih melarikan diri yaitu Marga Sihotang dan Marga Ambarita.
 
Kapolres Tapanuli Utara AKBP Jonner MH Samosir SIK, di dampingi kabag ops Kompol Gamal Luciana, kasat Reskrim AKP  J. Banjarnahor dan KBO Reskrim Ipda J.Sianturi menyampaikan kepada sejumlah wartawan saat press relise di polres taput jumat 26/6 .
 
Kasus pembobolan rumah milik Nursinta panggabean  ( Toko miduk ) ini sudah kasus lama. Ini terjadi  tanggal 1/7/ 2019 yang lalu sudah hampir satu tahun. Dan kita berhasil mengungkap pelaku nya tgl 11/6/2020. Ini merupakan kerja keras kita. 
 
Setelah kedua tersangka berhasil kita amankan, hasil pemeriksaan , kedua nya mengakui perbuatan tersebut. Mereka secara bersama-sama melakukan pembongkoran atas ( toko miduk)  milik NP dengan dua tersangka yang melarikan diri yaitu MS dan MA. 
 
sebelum mereka beraksi, MS dan MA menghubungi LM dan BS untuk bertemu. Pada tanggal 29 /6/2019, mereka bertemu di sebuah kolam pancing di kecamatan pangaribuan taput lalu membahas rencana pembongkoran tersebut. 
 
Pembahasan pada saat itu rasa nya belum matang, lalu mereka berempat kembali membahasa bersama di  porsea kabupaten toba untuk mematangkan rencana tersebut. 
 
Setelah pembahasan matang di porsea , lalu mereka mempersiapkan segala peralatan dan langsung menuju toko miduk yang berada di jalan SM Raja Tarutung 1/7/2019 pukul 01.00 dini hari. 
 
Dengan peralatan yang sudah lengkap, mereka berhasil membobol toko tersebut, dimana saat itu pemilik toko tidak berada di toko nya. 
 
Setelah berhasil masuk kedalam toko ,  mereka berhasil membawa brangkas dari lantai satu. Lalu berangkas tersebut di masukkan ke dalam mobil avanza yang sudah di rental pelaku dan membawa nya kembali ke porsea dalam keadaan tertutup. Mereka berempat sepakat menyimpan brangkas tersebut di salah satu rumah. 
 
Selanjutnya MS dan MA di antar pulang ke pangaribuan. Pada tanggal 3/7/2019, MS dan MA menjumpai LM dan BS dan memberikan uang kepada LM 17 juta dan kepada BS 30 juta rupiah . MS dan MA  mengatakan kalau berangkas hasil curian itu sudah bisa di buka dan tidak di berita tahu berapa isi nya hanya yang di berikan sejumlah uang tersebut. Lalu tersangka kembali ke pangaribuan taput sedangkan MS dan MA pulang ke jakarta. 
 
Dari laporan korban Nursintan Panggabean pemilik toko miduk, kerugian akibat pencurian tersebut  1 milliyard rupiah dengan rincian uang kontan Rp 400 juta dan Emas sekitar Rp 600 juta yang ada dalam brangkas tersebut. 
 
Setelah di kembangkan  pemeriksaan terhadap tersangka dengan kejadian lain yang ada di  taput, terbongkar lagi bahwa LM bersama dengan Jufrianto Harianja, melakukan pembongkaran rumah pada tanggal 24/12/2019 di rumah Karel garlen pakpahan di desa sibingke kecamatan pangaribuan taput, dan berhasil menggondol uang dari kamar rumah sebesar Rp 10.030.000 dan perhiasan emas 106 gram. 
 
Pencurian di rumah KGP hanya LM dan JH . JH  berhasil di tangkap pada tanggal 13/6/2020.
 
Saat ini ketiga tersangka telah di tahan di Mapolres Taput untuk pengembangan dan juga kepentingan proses penyidikan.
 
 Sedangkan barang bukti yang berhasil kita amankan yaitu 3 unit sepeda motor jenis CBR , 1 unit Astrea Grand , 1 unit yamaha RX King hasil kejahatan tersebut, 2 buah celana panjang dan satu kaos oblong.
Polmas melaporkan.
 
Lamhot Silaban.

 

Page 1 of 4
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo