Kisaran ( Polmas ) Saat melintas di jalan lintas Sumatera, Sinta Bella yang berboncengan dengan kakak nya  menggunakan sepeda motor persis di desa gajah kecamatan Meranti " Minggu 08/12/2019 PKL 18.30 wib tiba- tiba sepeda motor milik nya dipepet seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda 125 dan kedua kakak beradik itu terpelosok keberam.

pada saat Sinta Bella dan kakak nya terpelosok seorang pemuda tersebut langsung mengambil dua buah tas milik mereka yang didalam nya dua buah hp merk Oppo warna merah dan hp merk Vivo dan dua buah ATM BRI dan uang tunai 500,000 dan pemuda tersebut langsung tancap gas.

Sinta Bella dan kakak nya mencoba mengejar laju kereta pemuda tersebut yang menggunakan Honda 125 dan memakai jaket switer warna biru namun kala dan tak mampu untuk mengejarnya dan kedua korban membuat laporan ke Polsek Kisaran.

Berbekal informasi dan laporan kedua korban tersebut Kapolsek kota kisaran Iptu Eddy Siswoyo melalui Kanit Reskrim Ipda Arbin Rambe SH melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Robby Fatur Rahman 20 warga jalan Williem Iskandar Lk V Kel selawan kec kisaran timur kab Asahan   Selasa 10/12/2019 PKL 13.00 wib.

Pada saat dilakukan pemeriksaan Robby mengakui kalau dirinya yang melakukan jambret terhadap kedua kakak beradik yang terjadi di jalan lintas Sumatera tepatnya di desa gajah, Robby juga mengaku kalau dia tidak sendirian namun ada kawanya yang menggunakan sepeda motor lain untuk membayang Bayangi korban saat mengejar pelaku saat ini kawan Robby dalam pengejaran " ungkap Kanit                                                                                                     

Kini tersangka dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda  125 warna merah BK 2181 VBG dan dua buah hp diamankan kepolsek kota kisaran guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka harus nginap di hotel prodeo ( Denny ) 

Kisaran (Polmas Poldasu) Jatanras Polres Asahan berhasil mengungkap dan mengamankan  empat  orang komplotan pencurian komputer milik SMK Negeri 1 Kecamatan BP Mandoge, Kabupaten Asahan, keempat pelaku terpaksa diberi tindak tegas terukur  pada kaki ke empat pelaku karena coba  melakukan perlawanan saat diamankan petugas.
 
"keempat pelaku yakni Iskandar(38) jalan Williem Iskandar Lk II kec kisaran timur kab Asahan  Dedi Susanto (41) jalan marah Rusli Lk III kec kisaran timur kab Asahan.  Imran (29) jalan marah' Rusli Lk III kec kisaran timur.  Nasrun (51) jalan Agus Salim Lk VIII kec kisaran timur," ujar Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja didampingi Kanit Jatanras IPDA Mulyoto saat melakukan keterangan di RSUD HAMS Kisaran Senin 9 Desember 2019.
 
Iskandar otak pelaku mengajak ke tiga rekannya untuk melakukan aksi kejahatan dengan tujuan ke SMK negeri 1 BP mandoge sesampai di SMK para pelaku mencongkel daun jendela dan mengambil Komputer milik SMK negeri 1 Bp mandoge sebanyak 15 unit  pada 2 Oktober 2019, ke esokan harinya kepala Sekolah Drs Nuralib ,MM  langsung  membuat laporan ke polsek mandoge setelah itu petugas langsung olah TKP dan melakukan pencarian.
 
Dari hasil keterangan Kepala Sekolah, bahwa mereka kehilangan 15 Unit Komputer merk lenovo.
 
"Petugas Polsek mandoge bekerja sama dengan Jatanras polres Asahan mengungkap dan meringkus Iskandar lalu melakukan pengembangan dari hasil pengembangan Jatanras polres Asahan meringkus  tiga  rekannya," terang Kasat Reskrim Polres Asahan.
 
dari tangan pelaku petugas berhasil amankan tiga  unit komputer dan keyboard serta sebuah Mobil Avanza BK1715 JM  dimana mobil tersebut digunakan untuk membawa komputer yang mereka ambil.
 
Guna penyelidikan lebih lanjut empat tersangka dan barang bukti di boyong ke polres Asahan ( Denny ) 
 
 
 
 
Langka (Polmas poldasu) - Seorang dari 3 pelaku pembunuhan Syamsul Bahri alias Acong berhasil diamankan Polsek Tanjung Pura, di Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin malam (9/12/2019) sekira pukul 21.00 Wib.
 
Tersangka yang diamankan Berinisial RR alias Riki (34) Warga Dusun Cempa Desa Teluk Bakung Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat.
 
Kemudian ke dua tersangka lagi masih dalam pengejaran pihak Kepolisian Polsek Tanjung Pura.
 
Informasi yang di himpun wartawan dari tersangka Riki mengatakan, karna korban diduga melakukan pencurian tabung gas miliknya.
 
“Acong itu minta numpang 5 hari nginap dirumah saya, dan saya bilang jangan lama – lama. Kemudian kelang kedua harinya, kami mau masak, dan kami lihat tabung gas tidak ada.
 
Waktu itu kita tanya Acong, namun tidak mengaku, kemudian kami bekelahi dan saya dibantu ke dua keluarga saya untuk mengabisi Acong,” ungkapnya Riki.
 
Sebelumnya diketahui, dalam penangkapan tersangka, pihak Kepolisian menghadiahi timah panas di bagian bawah betis tersangka.
 
Secara terpisah Kapolsek Tanjung Pura IPTU Arwanda Sahputra membenarkan atas penangkapan tersangka pelaku pembunuhan Syamsul Bahri alias Acong.
 
“Tersangka kita amankan di pelariannya di Desa Pematang Tengah,” ungkapnya Kapolsek, sembari mengatakan, kasus ini masih dalam pemeriksaan pihak kita.(Syahrial
 
Foto: Tersangka Riki Ketika Berada di RSUD Tanjung Pura Dalam Perawatan Medis.
 
Kisaran ( Polmas ) sat unit Reskrim Polsek kota kisaran,berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian sepeda motor ( curanmor).
 
MHD Risky Hermawan (19) warga jalan mentimun lk IV Kel siumbut baru kec kisaran timur dan Riski Bayu Hasibuan warga jalan Langsat lk IV kec kisaran timur.
 
Berawal Jumat 22 November 2019 Salma (49) ibu rumah tangga warga jalan gambas lk IV Kel siumbut baru kec kisaran timur kab Asahan kehilangan satu unit sepeda motor Vario 150 yang di parkir nya di teras samping rumah nya pada saat Salma hendak keluar menggunakan sepeda motor milik nya Salma terkejut melihat sepeda motor nya tidak ada lagi ditempat, sontak Salma menanyakan kepada keluarganya siapa yang memakai sepeda motornya namu tidak satupun keluarga yang memakainya.
 
Langsung Salma dan keluarga mencari keberadaan sepeda motor milik nya,namun tidak membuahkan hasil , keesokan hari nya Sabtu 23 November 2019 Salma membuat laporan Kepolsek kota Kisaran berawal dari laporan nomor LP / 202/ XI / 2019/Su/ res ash  Kanit Reskrim Polsek kota kisaran ipda Arbin Rambe SH membentuk tim dan melakukan pencarian tim mendapat informasi bahwa sepeda motor tersebut berada disalah satu rumah dijalan Langsat lk IV Kel sentang kec kisaran timur tim berhasil mengamankan sepeda motor Vario 150 bersama Riski Bayu Hasibuan Kamis 05 Desember 2019 PKL 20.00 wib.
 
Pada saat di interogasi Riski mengaku kalau dia membeli sepeda motor tersebut namun dia tidak mengenal orang yang menjual tapi dia ingat ciri ciri orang yang menjual ada tato di tangan nya berbekal info dari Riski tim melakukan pencarian tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek kota kisaran ipda Arbin Rambe SH berhasil menangkap MHD risky Hermawan untuk pemeriksaan lebih lanjut kedua tersangka dan barang bukti satu unit sepeda motor Vario warna hitam tanpa plat dan satu unit sepeda motor Vario Tecno 150 warna hitam BK 5315 VBK dan satu buah patahan kunci T digelandang kepolsek kota kisaran" ungkap Kanit  ( Denny )
 
 
 
LANGKAT, Polmas Poldasu– Suami tikam istrinya hingga berkali – kali. Kisah inilah yang menimpa Nur Afrida (25) warga  Padang Tualang, yang masih ber Kartu Penduduk (KTP) Warga Kelurahan Pekan Tanjung pura Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
 
Kepada awak Media, korban menceritakan kalau dirinya saat itu melihat sang suaminya mengasah pisau dan menyelipkan di bawah bantal tempat tidur pelaku berbaring.
 
“Waktu dia mengasah pisau saya melihat dan di letakannya di bawah bantal tempat ia berbaring. Saya tidak menyangka, kalau pisau itu dia tujukan ketubuh saya.
 
Sewaktu itu saya mencoba untuk meronta (melawan) dan meminta pertolongan. Namun muka (mulut) saya dia bekap (ditutup) pakai bantal,” ungkapnya Nur Afrida, kepada Wartawan, sembari mengatakan, kalau ribut-ribut di rumah tangga, pihaknya mengakui sering terjadi.
 
Saya dilarikan di RSUD Tanjung Pura ini pada minggu (1/12/2019) sekira pukul 22-30wib dan di rawat di Ruang Cempaka Kamar II ini, katanya Nur Afrida,  menceritakan, dirinya mengalami luka tusuk di kedua lengannya, perut sebelah kanan dan paha kiri dan kanannya.
 
Ketua PK KNPI Kecamatan Tanjung Pura, Habibullah, Rabu (4//12/2019) kepada Wartawan mengatakan, kejadian ini sangat menyayangkan bisa terjadi.
 
Sebab, kata Habibullah, semua keributan yang terjadi di rumah tangga tidak harus dengan kekerasan.
 
“Keributan yang terjadi di rumah tangga tak perlu kiranya dengan kekerasan fisik apa lagi dengan menggunakan benda tajam seperti Pisau. Kita berharap dari kejadian ini pelaku segera di tangkap oleh pihak Kepolisian dan di berikan ganjaran hukuman yang setimpal dari perbuatannya,” Sebutnya Habibullah
 
Dengan kejadian ini, katanya lagi, bisa dijadikan pelajaran bagi kita yang sudah berumah tangga. Tidak semua persoalan rumah tangga itu harus dengan kekerasan fisik, bangun lah komunikasi dengan baik, “Harap, Habibullah.
 
Secara terpisah, Kapolsek Padang Tualang AKP Efendi Panjaitan kepada rakyatjekata.com  melalui Via seluler, membenarkan peristiwa tersebut.
 
Kejadiannya itu pada Minggu malam, dan Kanit Reskrim kita IPDA Sihar MT Sihotang sudah ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
 
“Kasus ini masih dalam penyelidikan kita, ungkap nya Kapolsek, sembari mengatakan, korban ber KTP kan warga Tanjung Pura, dan Korban merupa istri pelaku, yang dinikah sirihkan olehnya.(SYAHRIAL)
 
Foto: Nur Afrida Saat Di Rawat Di RSUD Tanjung Pura
Page 1 of 9
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo