SIMALUNGUN (POLMAS POLDASU) - TABRAK truk berhenti, Andre Ardiansyah (15) seorang pelajar,  warga Huta III Nagori Silampuyang Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, tewas di tempat akibat luka parah pada bagian kepala di duga pecah, Minggu (01/12) pukul 00.30 Wib. 
 
Andre mengemudikan sepeda motor Honda GL Pro BK 4553 TW, memboceng dua temannya, Putra Sahma Manurung (14) warga yang sama, mengalami luka berat, patah tulang paha kiri di rawat di RS Vita Insani kota Pematang Siantar. 
 
Kemudian Erik Marwanto Sinaga (15) juga warga yang sama, mengalami bengkak tulang kering kaki sebelah kiri, perawatan berobat jalan. sebut Kasatlantas Polres Simalungun melalui Kanit Laka IPTU Amir Mahmud pada, penjelasan kronologi insiden, Minggu (01/12) pukul 19.00 Wib. 
 
Menurut keterangan Amir Mahmud, insiden berdarah yang menelan korban jiwa remaja pelajar itu terjadi di Km 10 Pematang Siantar - Parapat Nagori Pagar Pinang Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun. 
 
"Andre menabrak truck Mitsubishi Colt Diesel BK 9773 TN, dikemudikan Flores Rupinus Ambarita (56) warga Sihaporas Bayu Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Truk sedang berhenti karena mengalami kerusakan patah baut roda belakang sebelah kiri. Ungkap Amir Mahmud. Awalnya, tambah Amir Mahmud, Andre yang berbonceng tiga, melaju dari arah Parapat menuju arah Pematangsiantar dengan kecepatan tinggi. Tiba di lokasi kejadian,  Andre tidak memperhatikan mobil Truck Mitsubishi Colt Diesel BK 9773 TN yang berhenti dibadan jalan sebelah kiri jurusan Pematangsiantar, karena mengalami kerusakan. 
 
Akibatnya fatal. Andre Ardiansyah menabrak bagian belakang sebelah kanan truck. Ketiga korban terbentur keras hingga tercampak dan terkapar parah ke badan jalan pada dinihari mendung yang gelap. Kata Amir Mahmud. 
 
Mendapat laporan warga, unit laka Satlantas Polres Simalungun langsung terjun mengamankan lokasi dan olah TKP. "Kedua kendaraan telah diamankan sebagai bukti. Tutup Amir Mahmud. (*)
 
BM||AHS
Simalungun (Polmas Poldasu) - IRWADI WIBOWO (47) warga Nagori Urung Pane I Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan, Jumat (29/11) pukul 18.00 Wib.
 
Kecelakaan yang menelan korban jiwa ini terjadi di jalan lintas Km 7 Tiga Runggu - Simarjarunjung Nagori Urung Pane I Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Ungkap Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK.MSi melalui Kasatlantas AKP Jodi Indrawan SIK yang disiarkan Kanit Laka IPTU Amir Mahmud, Sabtu (30/11) pukul 12.30 Wib. 
 
Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Supra X tanpa plat nomor polisi dikemudikan Irwadi Wibowo yang membonceng 2 anak lelakinya Ihksan Hakim (13) pelajar,  Andra Nugraha (10) pelajar, kontra sepeda motor Honda Kharisma dikemudikan Ario Wibowo Sinaga (16) pelajar. Semua korban warga yang sama. 
 
Kronologi kecelakaan menurut keterangan Amir Mahmud, "berawal dari sepeda motor Honda Kharisma yang dikemudikan  Ario Wibowo Sinaga, dengan kecepatan tinggi datang dari arah Tigarunggu menuju Simarjarunjung 
 
Setiba di TKP, Ario Wibowo  Sinaga terlalu mengambil kekanan badan jalan arah jurusannya, yang bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra Fit X yang dikemudikan Irwandi Wibowo membonceng 2 anaknya. 
 
Kecelakaan tidak terhindarkan. Masing masing pemotor dan dua penumpang tercampak ke badan jalan mengalami luka berat dan ringan. 
 
Semua korban dilarikan ke RS Bethesda Seribu Dolok. Ario Wibowo Sinaga mengalami luka berat hingga tidak sadarkan diri kemudian di rujuk ke RS Adam Malik Medan. Irwandi Wibowo mengalami luka berat dan menghembuskan nafas terakhir setelah beberapa saat mendapat penanganan medis, sedang kedua anak Irwandi mengalami luka ringan. Sebut Amir Mahmud
 
Diakhir penjelasan, Amir Mahmud mengatakan, unit Laka Satlantas Polres Simalungun, AIPTU Daniel Suranta dan Bripka Syawal Harahap usai menolong korban dan olah TKP, telah mengamankan kedua kendaraan terlibat kecelakaan sebagai barang bukti. 
 
(bm/ahs)
SIMALUNGUN (POLMASPOLDASU) - RAMADON Saragih (23), domisili dusun Sinondang Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun Propinsi Sumtera Utara, terpaksa dirujuk ke RS Bina Kasih Medan akibat luka berat di bagian kepala setelah mengalami kecelakaan, Selasa (26/11) pukul 12.40 Wib. 
 
Peristiwa kecelakaan yang dialami Ramadon  terjadi di jalan umum Km 63 - 64 Pematang Siantar - Saribu Dolok tepatnya di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Sebut Kanit Laka Iptu Amir Mahmud. 
 
Dijelaskan Amir Mahmud lagi, Ramadon Saragih adalah penumpang sepeda motor Honda Revo warna hitam BK 4440 WAB yang dikemudikan Leo Hardi Silalahi (21) domisili sama dengan Ramadon, mengalami luka lecet paha kanan, luka gugus tangan kiri, luka gugus pada dahi,  berobat di RS Bethesda Saribu Dolok.
 
Turut menjadi korban penumpang lain, Andri Hotdi Girsang (28) juga satu alamat,  mengalami luka gugus pada kaki kanan, lecet pada bagian betis, di rawat di RS Bethesda Saribu Dolok Kronologi insiden itu berawal dari sepeda motor Honda Revo BK 4440 WAB yang berbonceng tiga dikemudikan Leo Hardi Silalahi melaju kencang datang dari arah Seribu Dolok menuju arah Pematang Siantar. 
                           
Di duga tidak hati hati, setiba di TKP yang kondisi jalan menikung ke kiri mengambil jalur terlalu ke kanan badan jalan arah jurusannya. 
                           
Saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit mobil Pick Up Daihatsu Hiline BM 1803 BA yang dikemudikan Janrinus Sipayung (44) domisili desa Bandar Hinalang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. 
                           
Saat genting terjebak dengan jarak yang semakin dekat hingga kedua kendaraan tidak sempat menghindar. Tabrakan keras terjadi mengakibatkan kedua penumpang dan pengemudi sepeda motor terpental hebat di badan jalan mengalami luka berat dan ringan. 
                         
Ketiganya dilarikan ke RS Bethesda Saribu Dolok. Namun Ramadon Saragih, meski sempat di rawat di situ, akhirnya di rujuk ke Medan. Sementara Janrinus Sipayung pengemudi mobil Pick Up Hiline tidak mengalami luka. ungkap Amir Mahmud.
                         
Kasus kecelakaan ini sudah ditangani pihak Unit Laka Satlantas Polres Simalungun. Barang bukti kedua kendaraan terlibat kecelakaan sudah diamankan.(AHS/Bay)
Pematangsiantar (Polmas Poldasu) - Minibus Eltor milik cv. Tao Toba dan Truck Colt  Diesel mengalami kecelakaan di Jalan Medan km 2.5 dekat SPBU Kel. Naga Pitu Kec. Siantar Martoba kota Pematangsiantar minggu 10/11/19 s/d Senin 11 /11/19.
 
Informasi diterima awak media dari Kapolres Pematangsiantar melalui Kasatlantas dalam rilis yang disiarkan Kasubbag Humas Aipda Napena Soebakti. senin (11/11/19) sekira pukul 15.30 wib..
 
Sebelum kejadian, Mobil Minibus L.300 CV Tao Toba Indah No.Pol BK 1497-KP yang dikemudikan oleh GUNAWANDO BUTAR BUTAR datang dari arah kota Tebing tinggi hendak menuju arah kota Pematangsiantar. 
 
Setibanya di lokasi kejadian mobil minibis L300  Mengambil jalan terlalu ke kanan dan langsung menabrak samping  Mobil Mitsubishi  Truck Coldiesel No Pol BB 8210 BC yang dikemudikan oleh TOHAP MARLUNDU NABABAN yang datang dari arah Apil Rambung Merah yang  hendak menuju arah Kota Tebing Tinggi ,  
 
Akibat kejadian laka lantas tersebut pengemudi Mobil Minibus L.300 CV Tao Toba Indah No.Pol BK 1497-KP Meninggal Dunia Di TKP sedangkan Penumpangnya mengalami luk-luka. Dan selanjutnya korban di bawa kerumah sakit Horas Insani dan ke RS Vita Insani Kota Pematangsiantar, jelas napena
 
Selanjutnya Napena menambahkan bahwa Pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut diduga kelalaian pengemudi Mobil Minibus L.300 CV Tao Toba Indah No.Pol BK 1497-KP mengambil jalan terlalu ke kanan.
 
Dari kejadian kecelakaan tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dan 7 orang luka-luka. Dan berikut daftar nama korban kecelakaan tersebut :
1).GUNAWANDO BUTAR BUTAR, 31 thn, supir, kristen, Jln. D.I Panjaitan No 42 Kel. Aek nauli kec. Str selatan Kota P. Siantar(md)
2).ABDUL ROHIM, 38 thn, islam, swasta, Pasar Dolok Sanggul Kec. Dolok Sanggul Kab. Humbahas Menderita ( LB ) berobat di RS Vita Insani selanjutnya dirujuk ke RS Mitra Sejati Kota Medan ,  
3).REFI MAULIDA , 32 Thn, Perempuan , Ibu Rumah Tangga ,  Pasar Dolok Sanggul Kec. Dolok Sanggul Kab. Humbahas Menderita ( LB ) berobat di RS Vita Insani kota P. Str. ,
4).AZZARUDDIN PANJAITAN , 20 Tahun, Mahasiswa , Sungai Berombang Kec Panei Hilir Kab Labuhan Batu  Menderita (LB ) berobat di RS vita insani, 
5).DODI IRAWAN , Laki-laki , Swasta ,  Dusun Pasar Batu Stabat Kec Walopu Kab Langkat  menderita ( LR ) dan berobat jalan di RS Horas insani 
6).RONAL TIGOR SIREGAR , Laki-laki , 41 Tahun , Wiraswasta , Jln Ksatria Kel Satria Kota Pematangsiantar menderita (LR) berobat Di Rs Horas Insani 
7).GIBRAN , 12 Thn, Laki-laki, Pelajar , Pasar Dolok Sanggul Kec. Dolok Sanggul Kab. Humbahas Menderita ( LR ) berobat di RS Vita Insani , 
8).UMAR SYAH ,37 Tahun, laki-laki , Jln Usman Siddik Dusun XVII Desa Bandar Kalipah Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang  menderita ( LR ) berobat jln di RS Vita Insani  Kontra Mobil Mitsubishi  Truck Coldiesel No Pol BB 8210 BC yang dikemudikan oleh TOHAP MARLUNDU NABABAN, 30 thn, Supir, kristen,  tidak menderita luka. tambah napena.
 
(AHS)

Batubara (Polmas Poldasu) - Peristiwa laka lantas terjadi lagi ,merenggut satu korban jiwa seorang laki laki yg belum diketahui identitasnya .

Menurut keterangan yang diperoleh dari saksi yang melihat kejadian bus Medan jaya dengan no BK 7225 LL dari kisaran menuju arah Medan memotong kenderaan yang didepannya pada saat yang sama sebuah kenderaan sepeda motor dari arah berlawanan datang sehingga tabrakan tak dapat dielakkan lagi bis dengan kecepatan tinggi menghamtam motor dan pengendaranya nyungsep kebawah bersama sepeda motornya dikolong bis Medan jaya tersebut .

Kejadian diperkirakan jam 07.00 wib pagi bertempat dijalinsum desa laut tador tidak jauh dari gerbang perbatasan  kabupaten batubara dan Serdang bedagai.saksi juga mengatakan sopir dari bus tersebut melarikan diri meninggalkan korban begitu saja mungkin takut melihat orang yang datang mendatangi lokasi kejadian.

Sementara menit ketengan warga pihak polisi dan ambulan sudah diberitahu untuk melakukan tindakan pada korban yang sudah tak bernyawa lagi bahkan menurutnya hp korban coba digunakaon untuk menghubungi pihak keluarganya namun tidak diangkat sampai penulisan berita ini pihak polisi belum ada ditempat sehingga korban belum dievakuasi sehingga suasana lalulintas agak macet namun diatur oleh masyarakat setempat agar tetap lancar sampai pertolongan datang.IN

Page 1 of 2
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo