Simalungun (POlmas Poldasu) - TERUNGKAPNYA kasus penyalahgunaan narkoba dengan 5 tersangka di wilayah Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, di sinyalir melibatkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A jalan Asahan Batu VI Pematang Siantar   
 
Bermuara dari tertangkapnya 3 terduga pemakai, Arianto Batubara (32), Angga Satria alias Pentil (26) dan Yudi Surya alias Kipli (23). Ketiganya warga Kampung Buntu Nagori Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Senin (2/12) pukul 22.30 Wib. 
 
Mereka di tangkap berkat laporan masyarakat, di duga akan melakukan pesta narkoba di gubuk tengah sawah kampung mereka. Ujar Kapolres melalui Kasatres Narkoba yang disiarkan Kasubbag Humas IPTU Lukman Hakim. Rabu (4/12).
 
Setelah diamankan dan di geledah, dari mereka ditemukan, satu (1) kotak permen warna hijau didalamnya berisi lima (5) bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu dan 6(enam)bungkus plastik klip kecil kosong. 
 
Tiga (3) buah pipet, satu (1) buah kaca pirex, tiga (3) buah mancis, satu (1) unit hp samsung lipat warna hitam, satu (1) buah alat isap sabu (bong) dan satu (1) buah dompet warna hitam.
 
Setelah diinterogasi,Arianto Batubara mengaku mendapatkan barang bukti di duga sabu seberat 1.01 gram bruto dari pria bernama Riko Ardian di Kampung III Nagori Purba Ganda. 
 
Atas pengakuan Arianto Batubara, Satres Narkoba langsung memburu Riko Ardian warga Kampung III Nagori Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar dan berhasil diamankan dari rumah orang tuanya pada pukul 23.00 Wib. 
 
Didampingi kepala dusun (kadus) petugas menggeledah rumah Riko Ardian,  ditemukan, satu (1) dompet kecil berisi enam belas (16) paket kecil di duga berisi sabu, satu (1) paket plastik klip berisi di duga sabu. 
 
Kemudian lima (5) plastik klip besar, kosong. Satu (1) tas, dua (2) gunting, satu (1) mancis, satu (1) buku catatan penjualan narkoba jenis sabu, satu (1) HP Android warna hitam, satu (1) timbangan digital, satu (1) bungkus plastik klip besar berisi plastik klip kosong dan dua (2) lembar tissu. 
 
Selanjutnya berdasar pengakuan Riko Ardian Satres Narkoba Polres Simalungun menangkap Suheri Purba alias Heri (40) warga desa Pematang Rejo Nagori Bandar Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Selasa (3/12) pukul 02.30 Wib
 
Dengan tertangkapnya Suheri Purba alias Heri dari rumah orang tuanya, pengembangan mengarah ke warga binaan (napi) di Lapas kelas IIA jalan Asahan Batu VI Pematang Siantar dengan tertangkapnya Suheri Purba alias Heri. 
 
Dari Riko Ardian di dapat pengakuan bahwa barang bukti sabu sabu seberat 10.08 gram adalah miliknya yang di peroleh dari Suheri Purba setelah di pesan dari Syamsul Purba napi Lapas kelas IIA Pematang Siantar. Katanya. 
 
Sebelumnya, Usai mengamankan Suheri, petugas didampingi adik Suheri menggeledah seisi rumah. Petugas menemukan satu (1) plastik klip besar berisi empat (4) pladtik klip sedang berisi di duga sabu seberat 1.59 gram bruto, 
                 
Kemudian, uang sebanyak Rp 150 ribu rupiah, dua (2) plastik klip besar kosong, satu (1) dompet hitam berisi KTP dan ATM atas nama Suheri Purba serta satu (1) unit kunci sepeda motor jenis Vario. 
 
Kemudian Suheri Purba alias Heri diinterogasi. Suheri mengakui sabu sabu yang diserahkannya kepada Riko Ardian dan sabu yang dimilikinya diperoleh dari seorang pria bernama Rahmat setelah komunikasi dengan Syamsul Purba Napi Lapas Batu VI, yang memerintahkan Suheri untuk mengambil sabu dari Rahmat. 
 
Kembali Satres Narkoba melakukan perburuan terhadap nama yang di sebut Suheri. Namun target tidak dapat ditemukan. 
 
Diakhir keterangan Humas, ke lima di duga jaringan narkoba ini di boyong ke Kantor Sattres Narkoba Polres Simalungun beserta semua barang bukti untuk menjalani penyidikan lanjut dan proses hukum berlaku(*)
 
(BM-AHS)
 
SIMALUNGUN (POLMAS POLDASU) - SATRES Narkoba Polres Simalungun meringkus Sapto Anugrah Perkasa alias Sapto (27) warga jalan Sarimatondang II Kelurahan Manik Maraja dan Nanda Amuil Yandi (26) warga Emplasmen Sidamanik Kecamatan Sidamanik kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, Kamis (28/11) pukul 16.00 Wib. 
 
Penangkapan ini berkat laporan masyarakat yang mengatakan di ladang coklat milik Sapto Anugrah Perkasa sering dijadikan tempat transaksi narkotika. Ungkap Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK.MSi melalui Kasatres Narkoba AKP Eduard Lumbantobing SH yang disiarkan Humas Polres. 
 
Menyikapi laporan masyarakat, tim opsnal Satres Narkoba meluncur ke TKP dan mendapati ada 2 pria, Sapto Anugrah Perkasa dan Edy Sahputra yang kemudian keduanya di geledah
 
Petugas menemukan satu (1) paket plastik klip sedang berisi duga sabu dari tempat duduk Sapto. Dari interogasi di TKP Sapto mengakui paket itu adalah miliknya. terkait temannya Edy Syahputra, Sapto mengakui diajaknya untuk bekerja di ladangnya. 
 
Pengaturan siasat untuk pengembangan dan penangkapan kemudian tim opsnal mengamankan satu pria bernama Nanda Yamuil Yandi (26) yang tiba tiba datang ke gubuk dua jam kemudian, namun Nanda melarikan diri. 
 
Spontan petugas mengejarnya. Saat itu Nanda terlihat membuang satu bungkusan dari tangannya. Nanda kemudian berhasil di tangkap. Dia diperintahkan mengambil bungkusan yang dibuangnya. "Ternyata bungkusan itu satu (1) paket di duga sabu dalam plastik klip sedang. Sebut Humas. 
 
Akhirnya kedua terduga tersangka di boyong ke Kantor Satres Narkoba Polres Simalungun beserta Barang bukti yang di sita dari Sapto Anugrah Perkasa, satu (1) paket klip sedang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 0 52 gram bruto, satu (1)  pipet skop,  dua (2) buah Hp merek samsung warna putih,  satu (1) buah hp merek nokia warna putih, satu (1) bungkus plastik sedang di dalamnya berisi 15 klip plastik kecil kosong. 
 
Kemudian satu (1) paket klip sedang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 0.76 gram bruto, satu (1) buah HP merek Readme warna hitam, satu (1) buah HP merek VIVO warna putih dari Nanda Amuil Yandi. (*) (bm/ahs)
 

Langkat (Polmas poldasu) - Polres Langkat melalui Polsek Hinai, meringkus tersangka SL alias Robet (48), warga Desa Paya Perupuk Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jum’at malam (29/11/2019) sekira pukul 21.00 Wib.

Tersangka Robet di tangkap, di Lingkungan II Kelurahan Kebun Lada Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan SIK, melalui Kasubag Humas Polres Langkat, IPTU Rohmat, mengatakan, Robet ditangkap berkat adanya informasi masyarakat kepihak Polsek Hinai.

“Pada waktu itu, Kapolsek Hinai AKP Sayuti Malik mendapat informasi dari masyarakat yang mengatakan, adanya se seorang pembawa Narkotika dengan kenderaannya sepeda motor.

Dari informasi itu, Kapolsek Hinai menerintahkan kepada Kanit Reskrim Iptu Nelson M bersama team opsnal membuntuti dan menangkap pelaku di Lingkungan II Kelurahan Kebun Lada Kecamatan Hinai.

Pelaku ditangkap dengan cara disetop dan dilakukan penggeledahan badan, dan ditemukan barang bukti diduga jenis sabu didalam saku jeket Lee sebelah kanan warna hijau dengan berat 1.01 gram, berikut sepeda motor kawasaki Ninja RR tanpa plat.Kemudian dilakukan penyitaan, dan tersangka berikut barang bukti diamankan, dan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.(Syahrial)

 
Langkat (Polmas Poldasu) - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Langkat, meringkus 2 warga Provinsi Aceh (NAD), di Depan Pos Lantas Sei Karang, di Jalan Lintas Medan-Aceh, atau di Dusun Sidomulio, Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 06.00 Wib.
 
Kedua tersangka ditangkap, dikarenakan membawa Narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 28 bal / bungkus, dengan berat kotor sekitar 28.000 gram atau 28 kilogram.
 
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK, melalui Kasubag Humas Polres Langkat, IPTU Rohmat, kepada wartawan mengatakan, kedua tersangkat atas nama Azhari Mahmud (45) warga Dusun Kampung Lama Desa Meucat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.
 
Dan tersangka Fauzal Akbar (24) warga Dusun Tgk Di Meunjee, Desa Reudeup Kecamatan Meuriah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.
 
Kronologisnya, sebut Rohmat, pada waktu itu, Kapolres Langkat mendapat informasi dari masyarakat yang layak di percaya, dan mengatakan, akan ada penumpang Bus PT Putra Pelangi Perkasa, dengan No Pol BL 7483 AA dari Aceh menuju Medan, akan ada membawa Narkotika jenis Ganja.
 
Dari informasi tersebut, kemudian Kapolres Langkat memerintahkan Kasat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan.
 
Selanjutnya Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono, SH dan Kanit II IPTU Amrizal Hasibuan, SH beserta Team Opsnal melakukan penyelidikan.
 
Hasil lidik saat itu sekitar pukul 06.00 Wib, kemudian terpantau oleh Team sebuah bus sesuai identitas, melintas di depan Pos Lastas Sei Karang.
 
Kemudian bus tersebut dihentikan, dan kemudian Team melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang penumpang laki – laki yang mencurigakan.
 
Setelah dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan barang -barang / tas milik kedua tersangka, ungkap Rohmat, di temukan 2 kotak kardus yang berisikan 28 bal / bungkus narkotika jenis Ganja yang dibalut lakban warna coklat.
 
Kemudian Kasat Res Narkoba dan Team melakukan interogasi terhadap tersangka (TSK), dan TSK menerangkan bahwa kedua TSK disuruh oleh MR (dalam pencarian) untuk mengantar Ganja tersebut dari Aceh Utara menuju Bengkulu dengan janji upah Rp.15.000.000,-, jika sudah barang bukti tersebut berhasil diantarnya ke Bengkulu.
 
“Untuk ongkos awal mereka sudah diberikan Rp.500.000,-, yang mana nantinya kedua TSK akan diarahkan oleh MR kepada orang yang dituju, ketika sudah sampai di Bengkulu,” bebernya Rohmat, sembari mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses pengembangan.(Syahrial)
 
 
 
Simalungun (Polmas Poldasu) - SATRES Narkoba Polres Simalungun berhasil meringkus 2 pria warga Pematang Siantar lantaran melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Selasa (26/11) pukul 21.00 Wib.
 
Keduanya, Bayu Angga Nur Pratama alias Bayu (24) warga jalan Medan Gang Air Bersih Kelurahan Naga Pittu Kecamatan Siantar Martoba kota Pematang Siantar dan Ade Arif Hanafi Panggabean alias arif (27) warga jalan Sisingamangaraja   Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Timur kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara. 
 
Bayu dan Arif ditangkap di jalan umum Simpang Bak depan lapangan  bola Kelurahan Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara lantaran di duga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja. 
 
Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK.MSi melalui Kasat Narkoba AKP Eduard Lumban Tobing SH pada rilis yang diteruskan Humas Polres menjelaskan kronologi penangkapan kedua begundal narkotika ini. 
 
Menurut keterangan Humas, "Untuk menindaklanjut  laporan masyarakat yang mengatakan di TKP ada orang membawa narkotika jenis ganja, personil Sat Narkoba melakukan penyelidikan dan melihat ada 2 pria dengan gelagat mencurigakan sesuai ciri ciri dilaporkan. sebut Humas
 
Keduanya langsung diamankan dan di geledah. Dari tangan sebelah kanan Bayu, petugas menemukan satu (1) paket kecil di duga ganja. Dia mengakui itu adalah miliknya yang di peroleh dari seorang pria tidak di kenal di wilayah Parluasan Pematang Siantar. 
 
Untuk pengembangan, tim opsnal memburu pria yang di sebut Bayu namun tidak menemukannya. Akhirnya Bayu dan Arif beserta barang bukti satu (1) paket klip kecil diduga berisi narkotika jenis ganja seberat 2,35 gram bruto, satu (1) buah Handphone merek Advan warna hitam  dan satu (1) unit sepeda motor Honda Bead warna hitam plat BK 4088 WAG di giring ke kantor Satres Narkoba Polres Simalungun untuk proses pemeriksaan lanjut.(bm/ahs)
Page 1 of 11
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo