Binjai,(Polmas Poldasu) - Diduga ada masalah di tempat kerjanya, Randa (23) Jenis kelamin Laki-laki Warga Jalan MT. Haryono, Lingkungan 2, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Provinsi Sumatra Utara, pada hari Minggu yang lalu (11/4/2021) hingga Senin (19/4/2021), I minggu lamanya tak kunjung pulang.

Menurut pengakuan salah satu keluarga kandung Randa, Adik kandungnya tersebut sudah 1 Minggu lamanya tidak pulang Kerumah diduga prihal Masalah di tempat kerjanya menaiki sepeda motor Honda SPACY BK 5095 RAI warna hitam ,mengenakan celana warna Abu-abu panjang baju putih.

" Terakhir dia chat Saya pada hari minggu tanggal 11 April, kemudian esok harinya saya telpon Nomor ponsel/WA tidak aktif lagi. Kalau memang dugaan kami digadaikan Sepeda Motor tersebut ke salah satu tempat pinggiran Kota Binjai biarlah Sepeda Motor tersebut yang penting harapan kami Keluarga kandungnya Randa agar segera kembali Kerumahnya agar kami tidak khawatir. Randa pulanglah, semuanya sudah menunggu kepulanganmu Adikku, kami sangat khawatir karena sudah satu minggu kamu tidak kembali kerumah," ujar Nisa Kakak Kandung Nisa memohon kepada semua pihak agar bekerjasama menemukan Adik kandungnya sembari menceritakan kepada Awak Media 9, Senin (19/4/2020).

Masih tambah Nisa, dirinya berharap kalau Adiknya ditemukan tolong segera kabari ke Nomor Redaksi Media ini, karena saya juga berharap kalau Adik saya kembali dengan selamat. Mengenai Sepeda Motornya kami tidak terlalu memikirkannya, yang jadi pikiran kami Keluarga Bekeluarga adalah Randa kembali dengan selamat.

" Kulit Adik saya agak hitam, hidung mancung ada bekas luka di ujung hidung Nama akun FB nya chairanda a rawi. Sekali lagi kami berharap Randa baik-baik saja kalaulah Sepeda Motor tersebut digadenya gak tertebus tidak jadi masalah yang penting dia pulang dengan selamat," harap Nisa.(Siswanto Ihsan)

Teks. Foto : Randa Warga Jalan MT. Haryono, Lingkunan 2, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Provinsi Sumatra Utara.(tabloidpolmaspoldasu.com/Ist)

Tarutung (Polmas poldasu) 03/04/2021 - Malam tak beruntung,Itulah yang terdengar dalam perbincangan masyarakat taput , khususnya di Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita .

Pasal nya kalimat ini muncul di setiap perbincangan publik , karena dalam satu malam yaitu sabtu malam atau malam minggu terjadi peristiwa kebakaran di dua tempat di kecamatan yang berdekatan tersebut, dan menghanguskan lima unit rumah semi permanen .

Saat di konfirmasi sejumlah media, Kapolres taput melalui kasubbag humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.

Di jelaskan " kebakaran tersebut terjadi dalam satu malam, pertama " sabtu malam 3/4 pukul 22.00 wib, di Jln. Marhusa Panggabean Dusun I Desa Sitompul Kec. Siatas Barita Kab. Taput, dua unit rumah ludes terbakar milik Daspor Sitompul ( 80 ) warga Jl. Marhusa Panggabean Dusun I Lumban Dolok Desa Sitompul Kecamatan Siatas Barita dan milik Jappi Sitompul ( 65 ) warga yang sama.

Dalan kejadian ini, api berasal dari rumah Daspor Sitompul yang saat itu kosong karena pergi kerumah anak lalu merembes kerumah Jappi sitompul yang juga berdekatan.

Pertama sekali melihat kebakaran ini terjadi yaitu Hot Marudut Sitompul ( 39 ) warga yang sama, dimana saat itu saksi masih berbincang-bincang di rumah kepala desa, dan tiba-tiba saksi melihat api dan langsung berteriak minta tolong kepada warga lain sambil membunyikan lonceng gereja pertanda adanya kejadian.

Pemilik rumah Jappi Sitompul pun langsung keluar rumah dan melihat kejadian di samping rumah nya terbakar, lalu membanguni istri dan anak-anak nya serta bersama-sama dengan warga sekitar turut membantu mengeluarkan barang-barang nya sambil berusaha memadamkan api.

Sekitar satu jam kemudian, mobil damkar pun tiba , lalu api bisa di padamkan. Saat mobil damkar tiba kedua rumah sudah sempat ludes terbakar. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Sedang kejadian kedua, terjadi minggu pagi 4/3 pukul 05.00 wib di Jl. Op. Lalo Lumbantobing Kelurahan Hutatoruan VII Kecamatan Tarutung Taput. Dalam peristiwa tersebut, tiga unit rumah ludes terbakar milik Hendra Tarihoran (39 ) warga Jl. Op. Lalo Lumbantobing Kel.Hutatoruan VII Kec. Tarutung Taput, milik Hari Matondang (53 ) warga yang sama dan milik Edi Matondang ( 45 ) warga yang sama.

Api berasal dari rumah Hendra tarihoran lalu merembes ke dua rumah yang lain. Dalam peristiwa ini, pemilik rumah masih sedang tidur dan pertama mengetahui kejadian ini yaitu saksi Rosima Br .Sianturi ( 56 ) di saat saksi mau pergi ke gereja untuk ibadah peringatan Bangkit nya Isa Almasih.

Saksi melihat api di atas rumah Hendra Tarihoran , lalu saksi pun menjerit meminta tolong dan pemilik rumah pun terbangun dan keluar menyelamat kan diri, serta tetangga pun berdatangan membantu ketiga keluarga korban.

Dua jam kemudian api baru bisa di padamkan , setelah mobil damkar tiba di tempat kejadian.

Saat ini team inafis Polres Tapanuli Utara Masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut .

Dalam kedua peristiwa ini, tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil kita perkirakan Rp 600.000.000 ( Enam Ratus Juta ) Rupiah.

Lamhot Silaban.

Humbahas, (Polmas Poldasu) 31 Maret 2021 - Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar Sh. Sik. Mh menyambangi Korban Angin Puting Beliung di Dusun II Desa Matiti I Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbahas.

Pemilik Rumah Yang Terkena Angin Puting Adalah Ibu Tiominar Simanullang, Umur 49 Petani, Warga Dusun II Desa Matiti I Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbahas.

Atas Musibah Tersebut Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Sh, Sik, Mh Menyalurkan Bantuan Kepada Korban Angin Puting Beliung di Dusun II Desa Matiti Kecamatan Doloksanggul, Rabu 31 Maret 2021, sekira pukul 10.00 Wib.

Bantuan Yang Diberikan Berupa Beras, Telur dan Mie Instan, Semoga Bermanfaat dan Bisa Sedikit Terbantu, Kata Kapolres Humbahas.

Lanjutnya Ini Merupakan Musibah dan Cobaan Dari Sang Pencipta Untuk Itu Mari Kita Menata Hidup Kembali, dan Terus Berdoa Agar Selalu Diberikan Keselamatan dan Kesehatan Agar Kita Selamat Dunia dan Akhirat," Tutur Kapolres.

Dalam penyerahan Bantuan Kapolres Humbahas Didampingi oleh KBO Sabhara Polres Humbahas Iptu H. Sembiring, dan Personil Babhinkamtibmas Polres Humbahas.

Jumpa R Sianturi

Doloksanggul, (Polmas Poldasu) 31 Maret 2021 - Personil Sat Lantas Polres Humbahas bersama TNI dan Pemkab melaksanakan kegiatan pembersihan pohon tumbang di badan jalan akibat angin kencang sehingga menyebabkan arus lalu lintas macet, Rabu 31 Maret 2021, pukul 11.30 wib s/d selesai di Jalan Siborong-borong - Doloksanggul KM 13 Desa Tapian Nauli Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbahas

Yang Melaksanakan Kegiatan Pembersihan
PASI OPS KODIM 0210/TU, Kasat Lantas Polres Humbahas AKP DANIL SARAGIH,S.H.
Kasat Sabhara Polres Humbahas AKP LEONARD SIMANJUNTAK.
Kapolsek Lintongnihuta AKP D.H HABEAHAN.
Anggota Sat Sabhara Polres Humbahas.
Anggota Polsek Lintongnihuta dan
Personel Sat Lantas Polres Humbahas serta
Pegawai Dinas BPBD Kabupaten Humbahas.

Dengan cepat situasi lalu lintas dapat dikendalikan dan lalu lintas berjalan aman dan lancar. pada kejadian tumbangnya pohon tersebut tidak ada korban materiil maupun korban jiwa.

Roganda Sianturi

Tapanuli Utara (Polmas Poldasu) - Hingga saat ini minggu 28/ 3/2021, belum ada keluarga yang menghubungi polres tapanuli utara , atau pun rumah sakit umum tarutung atas terjadinya peristiwa laka lantas di diduga tabrak lari yang terjadi sabtu 27/3 pukul 5 30 wib pagi di jalan umum Tarutung - Sibolga tepat di KM 03-04 desa Parbubu Dolok Kecamatan Tarutung Kabupaten Taput.

Korban dalam kecelakaan tersebut , disebut pihak polres taput MR X, karena korban saat dilakukan olah TKP tidak di temukan identitas diri berupa KTP dan yang lain-lain.

Kapolres taput AKBP Muhamnad Saleh SIK . MM melalui Kasubbag humas Aiptu W. Baringbing saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan peristiwa laka lantas dengan tabrak lari tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi sabtu 27/8 pukul 05.30 wib , di jalan umum Tarutung - Sibolga tepat di KM 03-04 desa Parbubu Dolok Kecamatan Tarutung Kabupaten Taput.

Kita menyebut MR X meninggal di TKP diduga korban tabrak lari dalam laka lantas, karena dari olah TKP team unit laka kita melihat kondisi luka korban dimana kepala Pecah hingga ke tengkorak , luka pada sekujur tubuh hingga kaki dan tangan. Selain itu, posisi korban meninggal tepat di badan jalan.

Dari hasil olah TKP, setelah di identifikasi mayat korban, tidak ada identitas apapun di temukan.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, termasuk warga sekitar tempat kejadian, Bahwa korban di duga orang yang sakit jiwa. Warga sekitar menyebut, bahwa korban selama ini sudah sering melintas dari tempat mereka dengan bolak -balik sambil bicara tak karuan dan berpakaian sudah kotor. Dari keterangan masyarakat sekitar penyidik kita berkayinan bahwa korban mengalami gangguan jiwa sehingga identitas korban pun tidak ada di temukan.

Mulai dari kemarin, kita sudah mencari-cari identitas korban juga menyampaikan informasi kepada masyarakat baik lewat radio dan medsos, yang merasa anggota keluarga yang kehilangan agar mendatangi polres taput atau Rumah Sakit Umum Tarutung untuk mengenali korban. Namun hingga saat ini masih belum ada yang menghubungi kita. Dan korban masih di titip di ruang mayat Rumah Sakit Tarutung untuk menunggu ada yang melapor ke pihak kita.

Dari hasil identifikasi kita , korban memiliki ciri-ciri : Tinggi sekitar 170 cm, bentuk badan kurus, rambut hitam, pangjang rambut 1 cm. Warna kulit sawo matang . Baju berkerah warna abu abu kombinasi merah, celana jeans warna biru panjang.

Saat ini, kita masih mengumpulkan keterangan-keterangan serta bukti petunjuk untuk mengungkap pelaku penabrak korban yang melarikan diri tersebut.

Lamhot Silaban.

Page 1 of 2
© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved