RF

BKD DPRD Pakpak Bharat Segera Panggil Darwis Soal Dugaan Penghinaan Wartawan dan Mengaku Preman

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu)Badan Kehormatan Dewan DPRD Pakpak Bharat angkat bicara soal dugaan penghinaan antara oknum dewan Darwis Boangmanalu dengan wartawan. BKD mengatakan segera memanggil yang bersangkutan secepatnya. 

 

"Segera dipanggil. Terima kasih teman-teman wartawan sudah menyampaikan soal dugaan penghinaan yang dilakukan oleh oknun dewan," kata Ketua BKD Hotmauli Malau didampingi Edison Manik, SE, Kamis 23 September saat menerima audiensi wartawan Pakpak Bharat di gedung dewan. 

 

Edison Manik mengatakan pemanggilan oknum dewan segera dilakukan tapi dilakukan secepatnya. 

 

"Secepatnya kita panggil. Nanti waktunya kita lihat. Kita juga ingin dengarkan langsung pernyataan pak Darwis seperti yang disampaikan oleh saksi wartawan," ungkapnya. 

 

Edison mengatakan kejadian ini jangan terulang lagi. "Kejadian ini menjadi yang terakhir. Jangan terulang lagi. Tapi intinya kami panggil yang bersangkutan biar jangan sepihak kita dengarkan," katanya. 

 

Rapat tersebut juga dihadiri wakil ketua DPRD Pakpak Bharat Elson Angkat, Marido Padang dan Parulian Boangmanalu. 

 

Sebelumnya, perasaan tidak menyenangkan dialami oleh dua wartawan yang bertugas di Pakpak Bharat. Mereka Robert Boangmanalu (Sumut24) dan Idem Berutu (Suara24) merasa dihina oleh oknum anggota DPRD Pakpak Bharat DBM, Rabu 22 September 2021 di ruang bagian Umum Sekretariat DPRD Pakpak Bharat sekira pukul 13.00 WIB. 

 

"Kemarin saya dan teman saya mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salah seorang anggota dewan. Namanya DBM. Kemarin dia mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada saya bahkan dia mengusir," kata Robert Boangmanalu, Kamis (23/9). 

 

Ditanya soal apa saja kata-kata yang tidak pantas, Robert mengatakan menyuruh wartawan keluar karena DBM merasa terganggu karena ada wartawan di ruang bagian umum. 

 

"Kalau nggak senang keluar. Saya yang punya rumah ini. Saya mewakili rakyat. Kalau tidak senang keluar," ucap Robert menirukan kata-kata DBM. 

 

Paling parahnya lagi kata Robert, DBM menyebut dirinya mantan preman. 

 

"Saya juga mantan preman," ucap Robert lagi mengingat kata-kata DBM. 

 

Ditanya soal sikapnya atas perlakuan tidak menyenangkan, Robert akan segera membuat laporan ke Polres Pakpak Bharat. 

 

"Saat ini saya di Medan mencari perlindungan, saya takut kata-kata dia mantan preman. Hari ini saya menyampaikan kejadian ini ke pimpinan media Sumut 24 di Medan. Setelah itu saya membuat laporan. Saya siap jadi saksi saya ingat betul kejadian itu dan banyak saksi," ucapnya. MT

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas resmi dilantik Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor digelar di Aula Balai Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Jumat (17/9/2021).

Pelantikan delapan pejabat tersebut dihadiri Wakil Bupati H Mutsyuhito Solin DR M.Pd, Sekda Sahat Banurea, S.Sos M.Si, Ketua TP. PKK Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta pejabat lainnya.

“Dengan memohon ridho dan petunjuk dari Allah, Tuhan Yang Maha Esa, saya Franc Bernhard Tumanggor dengan ini melantik saudara”, ucap Bupati saat membacakan naskah pelantikan.

Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas yang dilantik antara lain akan mengisi beberapa posisi Sekretaris Dinas dan Badan serta beberapa Kepala Bidang. Franc dalam arahannya berpesan agar para pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru, langsung bekerja serta mengeksekusi kebijakan pemerintah.

Pakpak Bharat saat ini membutuhkan Aparatur Pemerintah yang berintegritas, berkualitas serta mampu bekerja keras dan cerdas dalam mengejar target visi dan misi Pemerintah.

“Rotasi, promosi dan mutasi adalah bagian dari kebutuhan sebuah organisasi dalam rangka mengakselerasi kinerja organisasi sekaligus sebagai upaya pembinaan dan pengembangan karier bagi seorang aparatur”, ungkap Bupati.

Franc juga mengingatkan sebuah tanggungjawab besar bagi aparatur yang dipercayakan memegang sebuah jabatan. Harus kita pahami bahwa jabatan adalah kepercayaan, kehormatan dan tanggungjawab besar, untuk itu saya perlu tegaskan kepada para pejabat yang baru dilantik ini untuk senantiasa menjaga kepercayaan yang telah diamanahkan, memberikan manfaat serta sanggup mengemban tugas dalam mendukung dan mencapai visi dan misi Pemerintah. Selalu terapkan core values Pemkab Pakpak Bharat yang telah saya jelaskan beberapa waktu lalu.

Dirinya juga mengingatkan seluruh aparatur Pemkab Pakpak Bharat jangan pernah main-main dalam melaksanakan tugas demi pelayanan kepada masyarakat, “Saya tidak akan memberikan toleransi kepada segenap aparatur yang tidak bekerja dengan sungguh-sungguh, bagi siapa saja yang tidak menunjukkan performa yang baik harus segera memperbaiki diri atau mundur untuk digantikan oleh sosok yang dinilai lebih mampu”, tegas Bupati. MT

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Nama Drs. Manihar Tumanggor masih asing di Pakpak Bharat. Drs Manihar Tumanggor diketahui sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMA N 2 Sidikalang. Namun 3 bulan lalu Drs Manihar Tumanggor pindah ke Pakpak Bharat. Ia ditempatkan staff di Dinas Pendidikan Pakpak Bharat.

Tak lama jadi staff Dinas Pendidikan, Siang ini Jumat 17 September 2021, Manihar Tumanggor sudah dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan. Manihar dilantik bersama 7 eselon III lainnya.

Kepala BKPSDM Pakpak Bharat, Sartono Padang membenarkan Tumanggor dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan. Menurutnya, sebelumnya Manihar adalah ASN provinsi. Manihar 3 bulan lalu pindah ke Pakpak Bharat.

Sartono mengatakan Manihar sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMA N 2 Sidikalang.

Ditanya soal apakah Manihar sudah diplotkan? Sartono membantah. “Nggaklah,” ucapnya.

Soal nama Manihar Tumanggor sejak awal berhembus kabar akan mengisi salah satu posisi penting di Pakpak Bharat. Bahkan kabar Manihar sudah akan ditempatkan sebagai pejabat di Dinas Pendidikan. Kabar tersebut santer terdengar.

Namun soal kabar sudah diplot sebagai pejabat Dinas Pendidikan Manihar tidak berkata banyak. “Itu yang nggak bisa saya jawab,” kata Manihar saat ditemui di Bale Sada Arih usai dilantik sebagai Sekretaris.

Ditanya berapa bulan sudah pindah ke Pakpak Bharat, Manihar mengatakan baru 3 bulan. “Baru 3 bulan,” ucapnya singkat. MT

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Diantara kedatangan Kepala Daerah Bupati/Walikota dalam rangka menghadiri Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Provinsi Sumatera Utara, kehadiran Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor terlihat sangat berbeda jauh dengan para kepala daerah lainnya yang ada di Sumatera Utara.

 

Pasalnya, para Bupati/Walikota biasanya menggunakan kendaraan mewah, namun orang nomor satu di Kabupaten Pakpak Bharat tersebut malah terlihat menggunakan kendaraan jenis Toyota Avanza berwarna putih.

 

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor saat turun dari kenderaan terlihat menggunakan seragam PDH ASN berwarna coklat langsung menuju Aula Tengku Rizal Nurdin di Kompleks Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Kamis (16/9/2021) dengan terlebih dahulu melewati pemeriksan persyaratan Protokol Kesehatan.

 

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor kepada sejumlah wartawan mengatakan, kehadiran dirinya ini dalam rangka acara pengarahan Bapak Presiden Joko Widodo kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara beserta Bupati /Walikota se-Sumatera Utara.

 

“Kehadiran saya disini untuk memenuhi undangan pengarahan dari Pak Presiden Ir. Joko Widodo”, sebut Franc Bernhard Tumanggor.

 

Ketika ditanyakan terkait kendaraan berplat merah Bernomor Polisi BB 1 Z yang ditumpanginya, Bupati Pakpak Bharat menyatakan kendaraan tersebut adalah kendaraan dinasnya.

 

“Iya, ini kenderaan operasional saya, yaah.. harus kita sesuaikan lah dengan kondisi dan kemampuan daerah lah”, ungkap Franc.

 

Terkait kendaraan yang digunakan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, dirinya mengaku biasa saja. Bahkan dirinya juga mengaku sering melakukan kunjungan kerjanya di daerah dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis Vespa.

 

“Biasa saja, kalau di Pakpak Bharat saya malah sering menggunakan kendaraan roda dua saat melakukan kunjungan kerja, gak apa kan?” ujar Franc Bernhard Tumanggor.

 

Diketahui Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu kabupaten yang baru dimekarkan di Provinsi Sumatera Utara. Jarak Kota Medan ke Kabupaten Pakpak Bharat diperkirakan 191 KM, dengan waktu tempuh sekira 5-6 Jam. MT

TMMD Ke-112 Resmi Dibuka Oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor

 

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menandai dibukanya program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) ke-112, tahun anggaran 2021 di wilayah Kodim 0206/Dairi, pada Rabu (15/09).

 

Acara pembukaan yang tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan secara ketat ini dilangsungkan di Gedung Serba Guna Salak, Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat dan dihadiri oleh Komandan Korem 023/KS yang diwakili Kepala Staf Korem 023/KS, Letkol Inf Deny Enggel Rupingi, Dandim 0206/DR, Kapolres Pakpak Bharat, Ketua DPRD Kabupaten Pakpak Bharat, Hotma Ramles Tumanggor, perwakilan Kejaksaan, perwakilan PN Sidikalang, para Danramil, pimpinan OPD, Instansi vertikal serta unsur lainnya.

 

Dandim 0206/Dairi, Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono, SH, yang juga merupakan Dansatgas TMMD ke-112, menjelaskan adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah berdasarkan surat Pangdam Bukit Barisan No ST/ 32/2020 tanggal 13 Januari 2020 tentang perintah dan merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan kegiatan TMMD ke-112, tahun 2021 dengan tujuan membangun pemerintah daerah dalam akselerasi pembangunan daerah khususnya Kabupaten Pakpak Bharat wilayah Kodim 0206/Dairi.

 

Adapun sasaran fisiknya adalah pembukaan jalan sepanjang 8000 meter dengan lebar 8 meter, pemasangan flat beton sebanyak 2 unit, pembuatan gorong-gorong sebanyak 5 unit dan pengecoran tempat ibadah yakni mushola dan gereja sebanyak 2 unit.

 

“Sedangkan sasaran non fisik adalah penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian, penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan sosialisasi narkoba, penyuluhan keagamaan serta penyuluhan lainnya.

 

Kegiatan dilaksanakan 15 September – 14Oktober 2021 berlokasi di Desa Aornakan II dan Desa Kecupak I Kec PGGS Pakpak Bharat. Untuk personil Satgas, SSK TMMD terdiri dari Yonif 125, 93 orang, Yon Zipur 10 orang, TNI-AU 2 orang, TNI-AL 2 orang serta Polres Pakpak Bharat 3 orang, Posko Satgas 15 orang dengan jumlah seluruhnya 125 orang.” jelas Dandim 0206/Dairi,

 

Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono, SH dan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam amanatnya mengatakan bahwa, Program TNI manunggal membangun desa adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah, serta segenap lapisan masyarakat.

 

Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan penguna hasil TMMD.

 

Peran dan kerjasama yang erat dari semua stakeholder, baik kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, swasta yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD.

 

Program TMMD telah membantu tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

Melalui program TMMD secara berkesinambungan, diharapkan akan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman yang muaranya akan berdaya guna bagi kepentingan pertahanan negara.

 

Dalam program TMMD ke-112 ini, TNI bekerja sama dengan beberapa instansi terkait, sesuai yang telah disampaikan oleh Dansatgas TMMD ke- 112, akan melaksanakan kegiatan sasaran non fisik, yaitu berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, pertanian, peternakan, kamtibmas, narkoba, keagamaan, kesehatan, lingkungan hidup, kehutanan, serta penyuluhan tentang stunting posyandu dan posbindu.

 

Sedangkan sasaran fisik yang dilakukan tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum lain yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, dalam rangka memberdayakan masyarakat pedesaan. Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-112, yaitu : “TMMD wujud sinergi membangun negeri”.

 

Bupati Franc berharap tema ini dapat terus dijadikan pendorong semangat untuk membantu pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan di daerah, sehingga diharapkan Kabupaten Pakpak Bharat semakin maju dan sejahtera.

 

Lanjut Bupati Franc, Dalam konteks kepentingan kemanunggalan TNI-Rakyat, saya selaku kepala daerah Kabupaten Pakpak Bharat mewakili masyarakat meminta kepada seluruh komponen yang terlibat dalam kegiatan TMMD ini, jadikanlah kegiatan ini sebagai salah satu langkah nyata dalam mewujudkan makna kebersamaan sehingga TNI dapat selalu mencintai dan dicintai oleh rakyatnya, khususnya masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat. Kami berpesan tetap jaga faktor kesehatan, tingkatkan imun tubuh guna menangkal penyebaran covid 19″ ujar Bupati Franc mengakhiri.

 

Akhir acara juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Utara kepada Bumdes Maju Bersama Kecamatan PGGS berupa Hand Tractor 1 unit, Mesin Babat 3 unit, Cangkul 20 unit dan kreta sorong 6 unit. MT

BUMN Siap Bantu Pemkab Pakpak Bharat Tingkatkan Pembangunan Melalui UMKM

 

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) BUMN menyatakan siap membantu Pemkab Pakpak Bharat untuk meningkatkan pembangunan melalui UMKM yang ada. Hal ini disampaikan oleh Perwakilan Kementrian BUMN (GM Witel sumut Telkom, Remigius Adam Widodo) saat penyerahan bantuan alat kesehatan kepada Kabupaten Pakpak Bharat,di Rumah Candu Pendopo Bupati Pakpak Bharat, pada Selasa (14/09/21). 

 

Bantuan berupa ventilator dan oksigen consentrat, diserahkan langsung oleh perwakilan kementerian BUMN yang diwakili oleh GM Witel Sumut Telkom, Remigius Adam Widodo,dan diterima langsung oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.

 

Hadir dalam penyerahan bantuan ini Ketua DPRD Pakpak Bharat, Hotma Ramles Tumangger dan sejumlah anggota DPRD, Kepala Cabang BRI Sidiklang,Marsudi, Ka.Cabang Mandiri, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Salak, tokoh masyarakat dan unsur lainnya. 

 

Perwakilan Kementrian BUMN (GM Witel sumut Telkom, Remigius Adam Widodo) mengatakan bahwa BUMN punya program yang intinya bersinergi. Saat ini, sinergitas BUMN juga membuat program Rumah BUMN (Rumah Kreatif) yang terletak di Kaban Jahe,Kab.Tanah Karo, yang berfungsi menyiapkan orang yang akan dilatih untuk bisa memberikan experience lebih terutama terkait pembangunan UMKM baik permodalan, pemasaran dan lainnya. Sebab, UMKM bukan hanya menjadi tanggung pemerintah daerah saja tetapi pihak BUMN juga bertanggung jawab membangun UMKM bersama sama dengan pemerintah daerah.

 

"Mudah mudahan sinergi BUMN yang ada disini bisa membantu Bupati Pakpak Bharat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat" kata Remigius Adam Widodo

 

Ka.Cab BRI Sidikalang,Marsudi, berharap sinergitas BUMN ini membuat efesiensi BUMN yang lebih bagus sehingga bisa memberi makna yang lebih buat masyarakat dan negara. BUMN juga dituntut untuk melakukan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.

 

" Mungkin salah satu bentuknya adalah bantuan yang diserahkan pada hari ini. harapan kami kegiatan ini bisa terus berjalan dan meningkat terutama buat masyarakat Pakpak Bharat. Sehingga tujuan Bapak Bupati Pakpak Bharat demi kesejahteran dan kemakmuran masyarakat, kami bisa ikut mendorong sesuai dengan kapasitas masing-masing" ujarnya.

 

Ketua DPRD Pakpak Bharat, Hotma Ramles Tumangger, mengatakan atas nama DPRD Kabupaten Pakpak Bharat menyampaikan terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas bantuan yang diberikan oleh pihak kementrian BUMN kepada Pemkab Pakpak Bharat

 

" Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh pihak kementrian BUMN, Kabupaten Pakpak Bharat bisa semakin maju, masyarakatnya sehat sehat melalui alat yang telah diberikan." katanya. 

 

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, mengatakan jika melihat Kabupaten Pakpak Bharat dengan APBD yang kecil dan penduduk sekira 60 ribu dengan mayoritas petani serta banyaknya hasil bumi maka, dengan adanya rumah kreatif yang dibuat oleh sinergitas BUMN ini, sangatlah penting.

 

" Masyarakat Pakpak Bharat butuh pembingbingan sehingga rumah kreatif BUMN itu sangatlah penting, bagaimana nanti anak anak kaum minelial bisa berkreatif dan harus bisa membangun dirinya sendiri serta berfikir kedepan. Terima kasih atas bantuannya dan Bantuan dengan nilai setara dengan dua unit mobil pajero tersebut akan kami manfaatkan kepada masyarakat semaksimal mungkin " kata Bupati Franc.

 

Bupati Pakpak Bharat mengatakan pentingnya BUMN buat Kab.Pakpak Bharat adalah karena investasi dari luar banyak melirik Pakpak Bharat. Dengan adanya dua program ecotourism dan forest tourism, dimana Kab Pakpak Bharat memiliki wisata alam yang baik dan cukup oke seperti beberapa air terjun,kompetisi arung jeram yang sudah disurfei,wisata berburu serta lainnya sehingga bisa menarik infestor dan BUMN seperti Bank,telkom dan lainnya pasti hidup.

 

" kebetulan saat ini juga pihak BRI dan Dinas pertanian sedang merapikan data-data supaya bantuan ke masyarakat tepat guna dan tepat sasaran. pemerintah saat ini sangatlah pro rakyat. Hal ini juga sesuai dengan visi misi pak Presiden dan visi misi Gubernur yaitu Sumut merbartabat." ujar Bupati Franc.

 

Dipenghujung acara, sebagai ungkapan kebesaran hati dan ucapan terima kasih, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, menyematkan oles suku Pakpak dan menyerahkan cindera mata serta nenas PakpakBharat kepada masing-masing perwakilan kementrian BUMN. MT

Bupati Terima Audiensi Pimpinan Cabang BRI Kanca Sidikalang

 

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima audensi dan silaturahmi Pimpinan Cabang BRI Sidikalang, di Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat, Senin (13/09/2021). Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat Maringan Bancin, ST, MT turut mendampingi Bupati dalam pertemuan ini.

 

Dalam pertemuan ini Pimpinan Cabang BRI Sidikalang Marsudi yang turut mengajak beberpa jajarannya di kantor cabang Sidikalang dan Unit Pakpak Bharat sekaligus memperkenalkan diri dimana Marsudi selaku Pinpinan Cabang BRI Sidikalang masih tergolong baru bertugas di Wilayah ini.

 

Dalam pertemuan singkat ini Bupati dan Kepala Cabang BRI Sidikalang sempat mebicarakan beberapa program Pemerintah khususnya bidang pertanian yang saat ini terkendala akibat kurangnya modal dalam pelaksaannya.

 

Massyarakat petani kami saat ini sangat kesulitan dalam mengembangkan usaha pertanian mereka dikarenakan kurangnya modal usaha untuk mendukung dan membangun usaha pertanian, padahal sektor pertanian ini adalah sektor usaha paling utama di Kabupaten ini, nah, dalam hal ini kami sangat berharap banyak kepada pihak perbankan khusunya BRI agar bisa membantu kami dalam hal permodalan ini, ungkap Bupati dalam pertemuan ini.

 

Menanggapi harapan Bupati Pakpak Bharat, Kepala Cabang BRI Sidikalang Marsudi menjelaskan beberpa program mereka dalam hal pemberian pinjaman kepada kelompok usaha kecil dan mikro yang bisa diterapkan di Pakpak Bharat.

 

Nantinya akan kita lihat dan pelajari bersama, mana program dan bentuk pinjaman dengan bunga kecil tentunya, yang bisa kita gelontorkan kepada para petani dan usha kecil di Pakpak Bharat, pada prinsipnya kita sangat mendukung rencana pak Bupati dalam hal mendukung dan membangun pertanian Pakpak Bharat, serta mengupayakan Pakpak Bharat mendiri secara pangan pada masa yanga kan datang, ucap Marsudi usai pertemuan dengan Bupati. MT

Ujian Kompetisi PPPK Guru 2021 Di Kab.Pakpak Bharat Diikuti 119 Orang

 

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Ujian kompetisi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2021 di Kab.Pakpak Bharat diikuti sebanyak 119 orang sedangkan formasi yang dibutuhkan sebanyak 53 formasi. Ujian dilaksanakan dalam 3 sesi perharinya yang dilaksanakan mulai tanggal 13 hingga 17 September 2021.Pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

 

Guna memastikan pelaksanaan seleksi berjalan dengan lancar,Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Supardi Padang,Kepala sekolah dan unsur lainnya, meninjau pelaksanaan seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru tahun 2021, di SMP N I Salak, Senin (13/9).

 

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor berharap, kepada para peserta yang lulus Setelah bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten pakpak Bharat, bekerja sesuai tupoksi, kreatif dan berinovasi untuk memberikan pelayanan serta berkinerja yang lebih baik kepada masyarakat.

 

"Mari bersama-sama bahu membahu memajukan Kabupaten Pakpak Bharat, khususnya disektor pendidikan, untuk mewujudkan SDM dan Generasi muda yang unggul kedepannya," ujar Bupati Franc. MT

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Sumatera Utara, Nawal Lubis mengukuhkan Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor secara virtual bersama 20 Bunda Paud kabupaten lainnya di sumatera Utara, (10/09).

 

Nawal Lubis yang juga adalah Istri gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam acara ini mengambil tempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara. Sementara para Bunda Paud yang dikukuhkan mengambil tempat di posisi dan kedudukan masing-masing.

 

Bunda PAUD Pakpak Bharat pada kegiatan pengukuhan yang juga dihadiri Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Ketua Pokja Bunda Paud Prof. Dr. Sri Minda Murni.M.S, mengambil tempat di Balai Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

 

Nawal Lubis dalam acara ini mengatakan bahwa pendidikan bagi anak usia dini sangatlah penting, Karena membentuk mental dan karakter semasa kecil atau pada usia 0-5 tahun sebelum masuk sekolah pada tingkat pertama disekolah dasar berada ditangan ibu.

 

Ini yang disebut masa-masa emas (Golden Age) pada si anak yang diharapkan menjadi generasi emas (Golden Generation) bagi Indonesia,” ucap Nawal ditempat.

 

Bunda Paud Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutannya, Menegaskan kembali bahwa anak-anak usia dini yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat sekarang ini adalah merupakan bagian dari generasi emas dan masa depan bangsa pada masa yang akan datang.

 

Karena pendidikan anak usia dini adalah masa emas tumbuh kembang bagi seorang anak,” ucap Ny. Juniatry di lokasi acara.

 

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor sendiri mengatakan tentang besar harapannya bagi perkembangan dan pendidikan usia dini yang sedang dipersiapkan sebagai generasi emas dan aset paling berharga pada masa datang.

 

“Kita akan benahi terus sistem pendidikan kita khususnya Pendidikan Anak Usia Dini ini, Mengingat betapa pentingnya mempersiapkan mereka, Para generasi emas ini untuk kemajuan dan keberhasilan mereka kelak dimasa datang. Peran besar dari para ibu tentunya menjadi kontribusi utama dalam hal ini,” ungkap Bupati seraya mengajak para Bunda Paud tingkat Kabupaten maupun Kecamatan untuk berkolaborasi, Saling berbagi informasi untuk mencapai pendidikan yang bermutu bagi anak usia dini. MT

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) Di awal kepemimpinan Bupati Franc Bernhard Tumanggor, Di Kabupaten Pakpak Bharat, bantuan dibidang sektor pertanian diperkirakan sudah masuk ke Kabupaten Pakpak Bharat mencapai 10 miliyar. Bantuan yang diperkirakan mencapai 10 miliyar tersebut, bersumber dari bantuan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi berupa alsintan, bibit, pestisida, pupuk dan bahan lainnya.

 

Hal ini dikatakan oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Pada senin (13/09), saat penyerahan sejumlah bantuan kepada sejumlah kelompok tani di Pendopo Bupati Pakpak Bharat, Salak Pakpak Bharat.

 

Adapun bantuan yang diserahkan kepada penerima kelompok tani adalah Corn Sheller 2 unit, kepada kelompok Tani Maju bersama dan Dalanta Merpulung. Kelompok Tani penerima cultivator adalah Tani Maju, Persabahan, Nantampuk Emas, Persada, Maju Terus dan Bintang Tani.

 

Kelompok Tani Penerima Hand spray adalah Kelompok Tani Sada Sungkun, Ulang Mahangke, Sada Arih, Arihta, Maju, Merandal dan Mersipekaden.

 

Saat penyerahan bantuan Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan sesuai dengan visi misinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat saat ini fokus pada sektor pertanian.

 

Diperkiran bantuan yang berasal dari kementrian pertanian dan pemerintah provinsi yang sudah masuk ke Kabupaten Pakpak Bharat ditafsir telah mencapai 10 milyar.

 

” Inilah bantuan yang kita dapat dari kementerian pusat dan bantuan provinsi serta bantuan lainnya jika diuangkan sudah mencapai 10 miliyar” jelas Bupati Franc.

 

Bupati Franc berharap dimasa pemerintahan sekarang fokus pada sektor pertanian, masyarakat juga diharapkan agar lebih fokus dalam menjalankan pertaniannya sehingga produktivitas pertanian meningkat maka perekonomian dan kesejahteraan petani pun meningkat.

 

“Bagi kelompok penerima alsintan agar benar-benar memanfatkan bantuan ini serta merawatnya. Semoga dengan adanya bantuan ini produktifitas pertanian bisa meningkat” ujar Bupati Franc.

 

Hal senada juga dikatakan oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian Maringan Bancin, bahwa sejak kepemimpinan Bupati Franc di Kabupaten Pakpak Bharat, bantuan pertanian yang masuk diperkirakan masuk ke Kabupaten Pakpak Bharat sudah mencapai 10 Milyar. Untuk itu Kadis Pertanian berharap para penerima kelompok tani supaya memanfaatkan seluruh bantuan tersebut untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat.

 

Sementara itu salah satu perwakilan anggota kelompok tani penerima bantuan, Judin Berasa dari Kelompok Tani Ulang Mahangke Desa Perolihen, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor yang telah membuat kebijakan sehingga para kelompok tani bisa mendapatkan bantuan pemerintah pusat maupun dari pemerintah Provinsi.

 

” Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi semoga bantuan ini bisa meningkatkan produktifitas pertanian kami” ujar Judin Berasa. MT

Page 1 of 5
© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved