RAKYAT SEDANG SUSAH, BANGGAR DPRD KABUPATEN BATU BARA MALAH BERMEWAH MEWAH BAHAS FINALISASI RAPBD 2022 DI HOTEL CAMBRIDGE MEDAN

By RK/MT November 13, 2021 865
Foto saat Sekretaris DPRD Kabupaten Batu Bara Agus Andika, S.Sos., M.Si., memberikan penjelasan kepada Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu seputar pelaksanaan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 di Hotel Cambridge Medan, Kamis (11/11). Foto saat Sekretaris DPRD Kabupaten Batu Bara Agus Andika, S.Sos., M.Si., memberikan penjelasan kepada Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu seputar pelaksanaan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 di Hotel Cambridge Medan, Kamis (11/11).

Batu Bara (Polmas)

Keterlaluan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Batu Bara, di tengah rakyat dalam kondisi susah akibat pandemic Covid 19, mereka malah bermewah mewah melakukan finalisasi pembahasan RAPBD Tahun 2022 di Hotel Cambridge Medan, sebuah hotel berbintang 5 (lima). Apa yang dilakukan oleh Banggar DPRD Kabupaten Batu Bara juga sekaligus merupakan bentuk pembangkangan terhadap Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 yang mengisyaratkan kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk menggunakan anggaran berdasarkan skala prioritas, efesiensi, efektifitas, dan hemat serta menghindari penggunaan anggaran yang konsumtif, bermewah mewah, dan tidak bermanfaat buat rakyat.

 

Untuk mengetahui secara lebih detail mengenai urgensi pelaksanaan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 mengapa harus dilakukan Banggar DPRD di hotel mewah berbintang 5 (Hotel Cambridge), Manajemen Polmas Poldasu menugaskan Tim Investigasi untuk meliput jalannya finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022. Berdasarkan laporan Tim Investigasi, Kamis (11/11), sesampainya mereka di Hotel Cambridge, mereka tidak diperkenankan masuk ke arena finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 oleh petugas resepsionis dengan alasan rapat finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 bersifat internal dan tertutup untuk wartawan. Namun dari hasil perbincangan dengan pihak resepsionis hotel, Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu sempat menerima penjelasan bahwa Banggar DPRD Kabupaten Batu Bara melaksanakan rapat finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 berada di Lantai 25 Hotel Cambridge.

 

Dilarang tidak boleh masuk ke lokasi finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 tidak membuat surut semangat Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu. Dengan berbagai cara yang dilakukan, akhirnya Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu berhasil menerobos Lantai 26 Hotel Cambridge yang digunakan sebagai tempat makan peserta finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022. Melihat Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu berada di Lantai 26, staf Sekretaris DPRD Kabupaten Batu Bara yang bernama Arbi menemui Tim Investigasi dan mengajak berbincang di ruangan lain. Dalam perbincangan tersebut, Arbi menyatakan klo Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu mau ketemu Sekwan silahkan menunggu sebab Sekwan sedang rapat bersama Banggar DPRD Kabupaten Batu Bara dan TPAD Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Foto 2 (dua) orang Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu yang ditugaskan meliput pelaksanaan finalisasi pembahasan RAPBD Tahun 2022 di Hotel Cambridge Medan, Kamis (11/11) masing-masing Raman Krisna dan Muhammad Taufik. 

Setelah berjam jam menunggu dari siang hingga malam, Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu akhirnya berhasil bertemu dengan Sekretaris DPRD Kabupaten Batu Bara Agus Andika, S.Sos., M.Si., Kamis (11/11). Ketika Tim Investigasi menanyakan urgensi dan dasar hukum penyelenggaraan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 dilaksanakan di Hotel Bintang 5 Cambridge Medan dan tidak dilaksanakan di Gedung DPRD, Agus Andika menjawab bahwa penyelenggaraan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 di Hotel Cambridge telah sesuai dengan Undang Undang, namun Agus tidak menjelaskan Undang Undang nomor berapa, tahun berapa, dan tentang apa.

 

Selanjutnya kepada Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu, Agus Andika juga mengemukakan kalau penyelenggaraan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 sah sah saja dilaksanakan di Hotel Cambridge guna menghilangkan rasa penat atau rasa stress Pimpinan dan Anggota Banggar dalam membahas RAPBD Tahun 2022 yang diketahui prosesnya cukup panjang. Menutup perbincangannya dengan Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu, Agus Andika menyarankan kepada Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu untuk menemui Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Safi’I, S.H. yang secara ex officio menjadi Ketua Banggar sebab beliaulah yang mengusulkan kegiatan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 dilaksanakan di Hotel Cambridge Medan, sedangkan Sekwan hanya bertugas memberikan fasilitas.

 

Guna mengetahui apakah Rapat Banggar DPRD Kabupaten Batu Bara dalam rangka finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 bertentangan dengan Peraturan Perundang undangan atau tidak, Tim Tabloid Polmas Poldasu telah menghubungi praktisi hukum Suhairi, S.Sos., S.H. melalui sambungan seluler, Kamis malam (11/11). Menurut Suhairi, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Pasal 91 ayat (1) disebutkan “Rapat DPRD dilaksanakan di dalam Gedung DPRD”. Sesuai Pasal 91 ayat (1) tersebut jelas dan tegas bahwa semestinya rapat finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 dilaksanakan di Gedung DPRD dan bukan di luar Gedung DPRD.

 Lebih lanjut Suhairi menjelaskan, mengadakan Rapat DPRD di luar Gedung DPRD mesti harus ada alasan pembenarnya baik itu karena alasan hukum maupun karena alasan situasional. Berdasarkan alasan hukum, Rapat DPRD di luar Gedung DPRD kata Suhairi dapat saja dilakukan dengan ketentuan demi efesiensi, efektifitas, dan harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Sedangkan karena alasan situasional, Rapat DPRD dapat diadakan di luar Gedung DPRD apabila terjadi situasi kahar, seperti: Gedung DPRD Kabupaten Batu Bara sedang direhab, listrik padam selama berhari hari atau berminggu minggu, terjadi bencana banjir atau gempa bumi, lebih efesien dari sisi penggunaan anggaran jika rapat DPRD dilaksanakan di luar Gedung DPRD, atau tidak terjaminnya keamanan apabila rapat dilaksanakan di Gedung DPRD, misalnya ada aksi unjuk rasa dan lain sebagainya. Alasan alasan pembenar ini tegas Suhairi secara situasional tidak terjadi di Kabupaten Batu Bara sehingga finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 harus dilaksanakan di Gedung DPRD setempat.

 

“Saat ini Kabupaten Batu Bara dalam kondisi aman terkendali, Gedung DPRDnya juga layak sebagai tempat Rapat Rapat DPRD dan tidak sedang direhab, kemudian listrik juga tetap hidup, intinya tidak ada hambatan untuk menggelar rapat finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022, lantas mengapa rapat finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara harus dilaksanakan di hotel mewah???”, tanya Suhairi heran.

 

Oleh karena tidak ada alasan pembenar untuk melaksanakan rapat finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 di luar Gedung DPRD baik dari sisi hukum maupun dari sisi situasional, Suhairi menilai telah terjadi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 di Hotel Cambridge Medan sehingga diminta baik kepada pihak kepolisian maupun kejaksaan untuk memanggil Pimpinan Banggar dan Sekretaris DPRD Kabupaten Batu Bara guna klarifikasi mengenai urgensi dan dasar hukum penyelenggaraan rapat finalisasi pembahasan RAPBD Tahun 2022 di Hotel Cambridge. “Jika dari hasil klarifikasi nantinya ditemukan adanya indikasi penyelewengan anggaran maka sangat diharapkan adanya tindakan hukum”, harap Suhairi mengakhiri perbincangannya.

 

Saat dimintai tanggapannya atas pernyataan Sekretaris DPRD Kabupaten Batu Bara Agus Andika, S.Sos., M.Si. bahwa pelaksanaan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 telah sesuai Undang Undang dan sah sah saja hal itu dilakukan untuk menghilangkan rasa penat dan rasa stress Pimpinan dan Anggota Banggar, Suhairi menegaskan kita minta Agus Andika untuk membuktikan Undang Undang mana yang melegalkan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 dilaksanakan di Hotel Bintang 5 Cambridge Medan, padahal dari sisi pembiayaan melaksanakan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 di Hotel Cambridge justru mencerminkan pemborosan anggaran serta alasan kahar tidak terjadi di Kabupaten Batu Bara. Kemudian, kalau alasan melaksanakan finalisasi pembahasan RAPBD Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 untuk menghilangkan rasa penat atau rasa stress Pimpinan dan Anggota Banggar, terang Suhairi itu malah keblinger, sebab jika alasan tersebut menjadi justifikasi maka negara ini akan bangkrut, bentar bentar Anggota DPRD di seluruh Indonesia rapatnya di hotel berbintang terus.

 

Sementara itu Tokoh Masyarakat Kabupaten Batu Bara Abdul Aziz saat diminta tanggapannya terkait permasalahan a quo, Kamis (11/11), ia sangat menyayangkan Banggar DPRD Kabupaten Batu Bara yang terkesan tidak memiliki empati terhadap kesusahan dan penderitaan rakyat saat ini. “Idealnya, kalau rakyat sedang susah ya wakil rakyatnya (Anggota DPRD) harus menunjukkan rasa prihatin dengan tidak mempertontonkan gaya hidup hedonis”, sebut Aziz kesal. (RK/MT).

 

© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved