PASTIKAN TAK TERLIBAT NARKOBA, DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BATU BARA ROAD SHOW LAKSANAKAN PROGRAM TES URIN BAGI TENAGA PENDIDIK (GURU)

By SH/SBT December 05, 2021 125

Batu Bara, (Polmas)

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd. sedang memberikan keterangan kepada para wartawan terkait Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara, Jumat (03/13) di UPTD SMP Negeri 1 Lima Puluh.

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabuppaten Batu Bara Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd. foto bersama dengan Kepala BNN Kabupaten Batu Bara AKBP. Zainuddin, S.Ag., S.H., M.H. beserta stake holder lainnya dalam kegiatan Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di UPTD SMP Negeri 1 Lima Puluh, Jumat (03/12).

Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara secara road show telah melaksanakan Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik guna memastikan bahwa guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dan sebagai ujung tombak pembangunan karakter generasi penerus bangsa tidak terlibat menkonsumi obat terlarang seperti Narkoba. Pelaksanaan Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara telah digelar dibeberapa tempat yaitu: di UPTD SMP Negeri 2 Medang Deras, SMP Negeri 1 Datuk Lima Puluh, SMP Negeri 1 Lima Puluh, SD Negeri 08 Bangunsari Datuk Tanah Datar,  dan UPTD SMP Negeri 1 Lima Puluh.

Pada Jumat (03/12), Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 1 Lima Puluh. Dalam press release yang dikirim ke Tabloid Polmas Poldasu Biro Kabupaten Batu Bara, Jumat (03/12), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd. menjelaskan seputar Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) yang ada di Kabupaten Batu Bara. Diterangkannya, Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) ini menggunakan metodologi random sampling, artinya dari jumlah keseluruhan tenaga pendidik (guru) yang ada di Kabupaten Batu Bara dipilih sampel sebanyak 550 orang, dan dari 550 orang tersebut sudah 421 orang guru yang di Tes Urin dengan hasil mayoritas dinyatakan negatif, hanya 3 orang yang terdeteksi positif.

Lebih lanjut Ilyas memaparkan bahwa Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) yang ada di Kabupaten Batu Bara dilaksanakan pihaknya bukan bermaksud mencari cari kesalahan kawan kawan guru, melainkan sebagai salah satu strategi pencegahan atau deteksi dini untuk memastikan bahwa tenaga pendidik (guru) yang memiliki tugas berat namun mulia mendidik anak bangsa agar menjadi orang orang yang bermartabat dan sukses tidak terlibat Narkoba sehingga mereka dapat menjaga harkat martabatnya sebagai guru serta mereka juga dapat menjaga kemapanan intlektualnya serta kesehatannya.

Masih menurut Ilyas, dengan dilaksanakannya Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara hal itu sekaligus merupakan momentum untuk melakukan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan bahwa sebagai guru mereka tidak boleh berpikir dan bertindak melanggar hukum, melanggar norma susila, dan melanggar norma agama. “Oleh karena untuk mewujudkan Pendidikan Berkarakter bermula dari guru, maka menjaga harkat dan martabat serta kemapanan intlektual guru menjadi mutlak adanya”, sebut Ilyas Sitorus yang pernah menjabat Karo Humas Pemprovsu itu.

Dalam press release yang dikirimkan ke Tabloid Polmas Poldasu Biro Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus juga mengemukakan bahwa Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. sangat mendukung kegiatan Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) yang ada di Kabupaten Batu Bara. Bahkan tambah Ilyas, Bupati Batu Bara minta tidak hanya guru yang di Tes Urin, Pegawai Tata Usaha Sekolah, Penjaga Sekolah, dan Siswa juga harus di Tes Urin. “Intinya Bupati mensupport sekali Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) yang ada di Kabupaten Batu Bara, beliau minta kegiatan ini dilaksanakan terus menerus dan bersifat holistik (menyeluruh) yang maksudnya Tes Urin bagi tenaga pendidik (guru) harus dilakukan di setiap sekolah serta pada setiap guru”, ucap Ilyas datar.

Ilyas mengaku bersyukur kepada Allah SWT karena atas izin-NYA kegiatan Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara berjalan lancar dan sukses serta mendapat dukungan banyak pihak sembari ia menerangkan bahwa Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara terselenggara berkat kerjasama antara pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dengan pihak BNN Kabupaten Batu Bara.

Selain sebagai bentuk pencegahan dini terhadap penyalahgunaan obat terlarang dan Narkoba dikalangan guru, pelaksanaan Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) diungkapkan Ilyas Sitorus juga dimaksudkan sebagai bentuk penguatan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN. Hal ini jelasnya sebagaimana yang dinyatakan oleh Kepala BNN Kabupaten Batu Bara AKBP. Zainuddin, S.Ag., S.H., M.H., Jumat (03/12) yang menyebutkan bahwa Program Deteksi Dini Tes Urin bagi para tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Batu Bara merupakan kegiatan dalam rangka penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). “Jika nanti ditemukan ada tenaga pendidik (guru) yang positif mengkonsumsi Narkotika, Kami sudah membuat kesepahaman dengan Disdik Batu Bara tidak akan dibawa ke ranah hukum, Kami akan lakukan assessment dan pembinaan bersama”, tegas Zainuddin dalam press release yang disampaikan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara kepada Tabloid Polmas Poldasu.

Terkait dengan terdeteksinya 3 (tiga) orang tenaga pendidik (guru) yang positif  setelah dilakukannya Tes Urin, Kepala BNN Kabupaten Batu Bara AKBP. Zainuddin, S.Ag., S.H., M.H. menuturkan, setelah pihaknya melakukan assessment ternyata mereka menggunakan denso, dan denso ini kata Zainuddin adalah jenis obat obatan tetapi tidak termasuk Narkotika.. (SH/SBT).

 

Last modified on Sunday, 05 December 2021 18:22
© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved