Masyarakat Meminta Agar Polres Batu Bara Panggil Dan Periksa Jaini.S.Pd - PJS Desa Padang Genting.

By November 12, 2019 97
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Masyarakat Desa Padang Genting, Kecamatan.Talawi Kabupaten.Batu Bara Usir PJS Desa Jaini.S.Pd - 31 Oktober 2019 pukul 10 :05 wib dari Kantor Balai Desa. Selama ini masyarakat diam melihat perlakuan PJS Desa tersebut, pada akhirnya kemarahan masyarakat meledak melihat perlakuan Jaini.S.Pd dalam melaksanakan Fungsinya sebagai PJS Desa semakin merajalela. 
 
Masyarakat sangat menyesalkan kenapa Jaini.S.Pd yang harus menjabat sebagai PJS Desa menggantikan posisi ibu Hj. Halimah, apa karena ada rongrongan dari oknum masyarakat (NZ) yang merasa berkuasa dan mampu untuk mengatur segala hal yang menyangkut dalam tugas pemerintahan Desa. Seperti  kalimatnya yang selalu dilontarkan kepada masyarakat bahwasanya, oknum masyarakat tersebut memiliki kekuasaan penuh sehingga dengan mudahnya dapat mengganti posisi Ibu Hj. Halimah sebagai PJS Desa Padang Genting dengan PJS Desa yang baru Jaini.S.Pd. Atas kekuasaan yang dimiliki oknum masyarakat tersebut dan terbukti bahwasanya ibu Hj Halimah tersingkir sebagai PJS Desa Padang Genting.
 
Karena kekuasaan oknum masyarakat tersebut dapat di buktikan dan dihadirkan kehadapan masyarakat, sehingga oknum masyarakat tersebut dijuluki Bupati ke 2 Kabupaten Batu Bara.
 
Seketika awak media melakukan penelusuran dan koonfirmasi tentang penyelenggaraan (DD) di Desa Padang Genting melalui perangkat Desa ( Nama disembunyikan ) menjelaskan : Saya harus bagaimana dari hari pertama masuk saja Jaini.S.Pd terus saja mencari - cari kesalahan ibu Hj.Halimah. Mau dicari sampai ke lubang semut pun tidak akan ketemu karena tidak ada kesalahan yang dilakukan oleh ibu Hj.Halimah, karena jujurnya masyarakat pun sangat merasa nyaman dan sayang kepada Ibu Hj.Halimah sebab, penyelenggaran pembangunan semua di gelar melalui masyawarah. Sekarang kami resah dan sangat bosan kali melihat (NZ) macam dia pula penguasa di kantor Desa ini, semua mau di aturnya, termasuk penempatan Jaini SPd, menjadi PJS di Desa Padang Genting ini. Sekarang siapa sebenarnya Jaini.S.Pd, yang menjalin kerjasama dengan (NZ) oknum masyarakat penguasa tersebut sudah mulai terjawab. Salah satunya Dana Desa senilai hampir 350 juta di ditarik habis dari Bendahara oleh PJS Desa tersebut.
 
Yang lebih ironisnya seketika Bendahara meminta untuk menanda tangani surat pernyataan pertanggung jawaban bahwa, Dana sudah di ambil semua, dengan nada marah Jaini.S.Pd mengatakan : Berarti kamu tidak percaya sama atasan mu, agar kamu tau saya sudah 25 tahun kerja di pemerintahan, kamu itu bawahan saya, bagaimana kalau uang sama kamu tiba - tiba tengah malam rumah  kamu di bongkar orang (Maling) bisa kamu bertanggung jawab ? kalau uang ini sama saya kan aman.(Alasan Jaini.S Pd)
 
Karena bendahara Desa merasa haknya dikangkangi oleh PJS Desa Jaini.SPd akhirnya bendahara mencari solusi untuk mengambil bukti dengan foto Dana Desa yang ada sama Jaini.S.Pd berikut catatan fisik yang akan di kerjakan. Yang lebih anehnya RAB dapat diubah ubah dan tidak sesuai lagi dengan RAB yang pertama di ajukan. Saya juga tidak tau ada atau tidaknya keterlibatan TA untuk merubah RAB tersebut. Saya hanya minta tolong kepada pihak kepolisian Polres Batu Bara agar dapat memanggil dan memeriksa Kinerja PJS Desa Jaini.S.Pd. Saya dan rekan - rekan perangkat Desa Padang Genting.  Kecamatan Talawi. Kabupaten.Batu Bara, menyatakan bahwasanya sudah tidak ada alasan bila pembangunan fisik Desa terbengkalai. Sementara Dana untuk pembangunan fisik Desa tersebut sudah di tarik habis oleh PJS Desa Jaini.S Pd. Nyatanya dapat dilihat pembangunan terbengkalai, antara lain :
 
Turap di Dusun Pondok Enam Volume. 200 meter. Dana anggaran Rp. 126.815.000.- Turap di Dusun Pujakesuma. Volume 70 meter Dana anggaran Rp. 49.490.000.- Turap di Dusun Samnong. Volume 220 meter. Dana anggaran Rp.45.850.000.-  ketiga fisik tersebut sudah termasuk timbunan, namun yang sudah total selesai hanya 1 titik. Yang lebih ironisnya pembangunan Rabat beton di Dusun Kampung panjang. Volume 100 x 3 meter Dana anggaran Rp. 68.500.000.- yang di kerjakan hanya 20 meter.
Kalau alasan Dana belum dicairkan itu sudah tidak masuk di logika lagi alias bohong.(Papar Perangkat Desa) 
 
Hal tersebut merupakan bentuk pembodohan kepada perangkat Desa pasalnya, melalui Camat Talawi, saya di minta persiapkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) atas pembangunan yang belum selesai. Apa saya bodoh mau persiapkan  Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) sementara pembangunan fisik Desa tersebut belum selesai alias terbengkalai.
 
Kalau Surat Pertanggung Jawaban berupa pengakuan dari PJS Desa Jaini.SPd yang telah menarik semua Dana Desa berikut alasan kenapa pembangunan fisik Desa terbengkalai saya mau saja, jangan pula seenak perutnya mau melibatkan saya dan rekan - rekan perangkat Desa lainya. Saya juga dipaksa untuk ajukan permohonan percepatan pencairan DD tahap III jelas saya tidak mau, selesaikan dulu pembangunan yang terbengkalai baru berani saya ajukan permohon pencairan DD tahap III nya.
 
Saya dan rekan - rekan perangkat Desa lainya tidak akan pernah mau kalau sampai terseret pula ke hukum nantinya. Masalahnya saya dan rekan - rekan perangkat Desa Padang Genting ini benar - benar di bodohi oleh PJS Desa Jaini.S Pd. (Uangkap perangkat geram) 
 
Saya dan rekan - rekan perangkat Desa Padang Genting. Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara, sangat berharap kepada Pihak Kepolisian Polres Batu Bara agar dapat memanggil dan periksa semua Kinerja Pjs Desa Jaini.S.Pd. Berikut alasan terbengkalai nya pembangunan fisik Desa dan apa tujuan merubah RAB pembangunan. Sementara Dana Desa sudah di tarik habis. (Mohon Perangkat lagi)
 
(R. Hutagaol)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo