Kejari Binjai Segera Sidang Oknum Guru SD Korupsi Gaji Rp375,6 Juta

By March 19, 2019 38
Binjai (POLMAS) - Perkara oknum guru SD 027144, Demseria Simbolon yang ditetapkan tersangka korupsi gaji dan penyelewengan jabatan memasuki babak baru.
 
Kejari Binjai segera melimpahkan perkara wanita paruh baya berambut ikal ini ke Pengadilan Negeri Binjai.
 
Kejari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar mengatakan, Demseria terjerat dugaan penyelewengan uang negara dan pemalsuan status demi mencairkan jaminan kematian ke PT Taspen.
 
DS melakukan penyelewengan uang negara mencapai Rp 375,6 juta, atas gaji yang diterimanya selama 86 bulan bolos mengajar, atau terhitung sejak 2010 silam.
 
"Saat ini beberapa perkara fokus pelimpahan, dalam pekan ini perkara Demseria Simbolon yang akan dilimpahkan. Kalau dia berniat baik harapannya dia mau mengembalikan kerugian negara," tegas Kajari, Senin (18/3/2019).
 
DS saat ini telah ditahan dan dititipkan sementara di Lembaga Pasyarakatan Kelas Ii-A Binjai, pasca ditetapkan sebagai tersangka sejak 23 Oktober 2018, dan ditangkap pada 6 November 2018 lalu.
 
DS dijemput pihak kejaksaan dari rumahnya di Komplek Perumahan Karang Anyar Residence, Blok D, RT 005, RW 007, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
 
Kata Kajari, dalam perkara DS institusi Adhyaksa ini juga menetapkan status tersangka kepada MA, mantan pejabat pelaksana verifikasi (verifikator) dokumen administrasi pengajuan klaim asuransi PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Utama (KCU) Medan.
 
"Tersangka PT. Taspen belum dilimpahkan, satu-satu lah, yang MA juga kooperatif dan mengembalikan uang, jadi bertahap," kata Kajari
 
Tersangka MA yang saat ini bertugas di PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Pematang Siantar telah memulangkan uang Rp 62,3 juta, atas kerugian negara yang ditimbulkan dari pencairan klaim asuransi kematian tersangka DS.
 
Hasil penelusuran ke sekolah tempat Demseria Simbolon mengajar, Demseria disebut-sebut guru SD yang sempat tergolong kalangan ekonomi berada, dibanding guru-guru lainnya.
 
Demseria memiliki kehidupan mencukupi di Perumahan Handayani, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Jatikarya, Binjai Utara.
 
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Binjai Utara, Emi Sutrisnawati membeberkan hal tersebut, sembari mengatakan, bahwa Demseria juga berbisnis selain PNS.
 
Katanya, Demseria sempat sukses berbisnis grosir sebelum terlilit utang.
 
Terkait Demseria kelakuan yang nekad merugikan negara, Emi mengaku sudah membeberkannya semua kepada penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Binjai.
 
Pengakuan Emi bahwa Demseria berulangkali bermasalah dan terus dipanggil oleh Kepala Sekolah SDN 027144 Binjai Utara.
 
Namun, panggilan untuk evaluasi tak membuat Demseria bergeming, berulangkali dia tidak kooperatif.
 
Selain utang koperasi sekolah, Demseria juga disebut-sebut nekad melarikan uang arisan.
 
Arisan di mana dan berapa besarannya tidak bisa disebut Emi. (Red)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved