Warga dan kades mekar baru klarifikasi tudingan serobot tanah warga

By March 08, 2020 58

Datuk tanah Datar (Polmas Poldasu) - Pengaduan dugaan penguasaan tanah yang dilakukan oleh pemerin tahan desa mekar baru atasnama  nurlela  kepolres batu bara  men dapat tanggapan dari kades dan perangkat desa dan warga.Kades Suwono melalui sekretaris desa Nur Azijah menjelaskan bahwa apa yang disampaikan terse but tidaklah benar menanggapi pertanyaan wartawan Polmas seputar masalah pengaduan Nurlela kepolisi,karena lahan itu bukan dikuasai melainkan untuk peruntukan jalan umum bagi warga apalagi dikaitkan untuk pribadi kepala desa dan oknum perangkat desa .

Jalan itu sudah  puluhan tahun digunakan masyarakat ,semasa almarhum pak Azis pun tidak ada larangan apalagi pengaduan kepolisi  baik oleh almarhum pak Azis maupun keluarganya bahkan mendapatkan persetujuan untuk usulan pembangunan jalan permanen dalam bentuk pengerasan oleh salah satu pihak keluarga anak kandung pak. Alm Azis yaitu bangsafaruddin juga selaku pengurus BPD desa yang ikut menandatangani kegiatan pembangunan jalan itu bersama  warga yang sangat mendukung program pemerintah melalui kegiatan  PNPM Mandiri.

Nur menyayangkan pengaduan oleh ahli waris pak Azisibuk Nurlela,dulu pak Aziz (alm) itu yang dikenal warga suka membantu dan suka bergotong royong semasa hidupnyapun memberi persetujuan tanah itu dipakai untuk jalan warga dan masyarakat digunakan warga sebagai jalan umum yang membentang dari tengkolan Masjid sampai keperlintasan rel kereta apididusun 6 desa petatal yang sekarang berada menjadidusun 3 desa mekar baru .

Jadi jalan itu memang sudah menjadi perlintasan warga dan almarhum bapak Abdul Aziz pun tidak  keberatanbahkan memberikan lahan tersebut untuk digunakan sebagai jalanbanyak warga menggunakan  untuk kegiatan sehari hari sebagai perlintasan umum sehingga pada tahun 2007 warga bersama pemerintah desa mengusulkan agar jalan itu dibuatkan pengerasan melalaui dana PNPM Mandiri ditahun 2007 itu sepanjang2.98 metertermasuk dititik jalan  yang belakangan diributkan kembali oleh anak Almarhum Nurlela yang selama ini setahunya tinggal di medan  bukanpenduduk desa Mekar Baru terang Nur selaku sekretaris desa.

Sementaragara itu kepala desa mekar. Baru Suwono menjelaskan bahwa  kegiatan pembangunan jalan melalui programDana Desa yaitu peningkatan kapasitas jalan berbentuk rabat beton berdasarkan usulan musyawarah desa menyepakati dilokasi lahan jalan yang sudah ada yaitu sudah dibangun pengerasan tersebut dibangun lagi jalan rabat beton dengan alokasi Dana Desa .sementara itu untuk menelusuri asal usul tanah yang disetujui untuk pembuatan jalan menurut keterangan  tambahan dari warga lainnyasoal tanah alm Aziz digunakan buat jalan keterangan didapat dari kek Kijan sebagai orang yang mengurus tanah pak almarhum Abdul Aziz yang juga telah meninggal dunia.(IN)

 

 

Last modified on Sunday, 08 March 2020 21:54
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo