Kepolisian Resort Batu Bara, Laksanakan Pers Releasse Tindak Pidana Penipuan Pengurusan PNS.

By August 06, 2019 372
Limapuluh (Polmas Poldasu) - Pelaksanaan Pers Releasse 05 Agustus 2019, Pukul 14 : 00 wib, Didepan Pelataran Ruang Sat Reskrim, Kepolisian Resort Batu Bara. Kasus Tindak Pidana Penipuan atau penggelapan dengan Laporan Polisi Nomor : LP /166/Vll/2019/SU/Res Batu Bara, 02 Juli 2019.
 
Tepatnya di bulan April tahun 2018 setelah tersangka ( Nur Dosni Riana. Br Saragih ) Mengetahui Pekerjaan suami Rosanni Br Sipayung (Frendly Tamsar ) Merupakan Honorer di Pemko Medan, Selanjutnya tersangka mengatakan, Bahwa : Dirinya dapat menguruskan PNS di Kabupaten. Simalungun.
 
Sudah banyak orang yang lulus menjadi PNS dan sudah bekerja di Pemkab Simalungun. Terang ( Tersangka) Dikarenakan  Rosanni. Br Sipayung,  mengatakan tidak mempunyai uang untuk mengurus PNS, Selanjutnya tersangka ( Nur Dosni Riana Br Saragih ) menyambut perkataan Rosanni. Br Sipayung, untuk masuk menjadi PNS Kan bisa dijual atau digadaikan apa yang bisa di jual atau di gadaikan sesuai dengan nilai rincian biaya pengurusan ( Frendly Tamsar ) menjadi PNS sebesar Rp 95.000.000.( Sembilan puluh lima juta rupiah ) Dan untuk pengurusan PNS (Rosanni Br Sipayung) Sebesar Rp 120.000.000 (Seratus dua puluh juta rupiah).
 
System pembayaran pembiayaan senilai Rp 100.000.000 ( Seratus juta rupiah) diberikan langsung cas.  Ada juga melalui pengiriman atau transfer lewat Bank Sumut, Unit Kebun Kopi Kecamatan. Sei Suka. Kabupaten, Batu Bara sebanyak 6 kali transfer, hingga bulan april 2019 Penyerahan uang keseluruhannya. Nilai total Rp 255.000.000 (Dua ratus Lima puluh lima juta rupiah), 
 
Tindak Pidana Penipuan Diatur dalam Pasal 378 KUHP, Sedangkan tindak pidana penggelapan diatur dalam pasal 372 KUHP. 
 
Dilihat dari motifnya, Tindak Pidana Penipuan bertujuan untuk mendapat keuntungan, dengan mendapatkan barang, diberikan utang, ataupun dihapuskan utang. Orang yang melakukan tindak Pidana Penipuan diancam penjara maksimal 4 tahun. Pasal 378 KUHP selengkapnya berbunyi sebagai berikut:
 
Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun Rangkaian Kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana Penjara paling lama empat (4) tahun.
 
Sedangkan tindak pidana penggelapan dilihat dari Motifnya bertujuan untuk memiliki barang atau uang yang ketika itu ada dalam penguasaanya yang mana barang atau uang tersebut sebenarnya adalah kepunyaan orang lain. Pelaku Tindak Pidana Penggelapan diancam penjara maksimal empat (4) tahun. Selenglapnya pasal 372 KUHP berbunyi barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain tetapi yang didalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena Penggelapan dengan Pidana Penjara paling lama empat (4) tahun atau pidana denda Rp 900.000.000. (Sembilan ratus juta rupiah).
 
Selengkapnya Pelaksanaan Pers Releasse di Hadiri oleh Kasat Reskrim Kepolisian Resort Batu Bara AKP. PANDU WINATA, SH.SIK MH., KBO Reskrim Kepolisian Resort Batu Bara. IPTU P. SIALLAGAN, SH. dan Personil Sat Reskrim Kepolisian Resort Batu Bara. Serta dihadiri juga oleh. Para Wartawan Media Cetak dan Elektronik, Kabupaten .Batu Bara. (R. Hutagaol)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo