Praktisi Hukum Minta Penganiayaan di Unimed Harus Diusut Tuntas

By March 01, 2019 31
Medan (POLMAS) - Kepolisian harus mengusut tuntas penganiayaan di Kampus Universitas Negeri Medan (Unimed), Selasa (19/2) sore, hingga menewaskan Joni Pernando Silalahi (30) dan Steven Sihombing (21), keduanya warga Jalan Tangkul I, Kelurahan Siodorejo, Kecamatan Medan Tembung.
 
Hal itu dikemukakan seorang praktisi hukum di Medan, Harlianda Saputra SH, Rabu (27/2). "Itu namanya peradilan jalanan. Tindakan itu tidak dibenarkan secara hukum. Pada diri orang yang dituduh itu kan melekat asas praduga tak bersalah," ujarnya.
 
Memang, lanjutnya, kepoliain dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka tentu didasari bukti yang cukup, tapi juga diharapkan melakukan pengembangan penyelidikan karena tidak tertutup kemungkinan ada pihak lainnya yang terlibat di tempat kejadian perkara.
 
"Saya kira dengan melihat video yang viral di media social bisa diketahui dengan jelas orang-orang yang terlibat dalam penganiayaan itu. Secara hukum siapa pun yang ikut dalan aksi itu bisa dimintai pertanggungjawaban, terlepas statusnya sebagai mahasiswa ataupun satpam," kata Harlianda.
 
Dia pun menyatakan sangat menyayangkan aksi tersebut bisa terjadi di lingkungan Kampus Unimed, bahkan di antara pelakunya berstatus petugas satuan pengamanan (satpam) yang seharusnya bertindak mengamankan dan menjaga ketertiban di lingkungan tugasnya.
 
Sementara itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan sedang melakuan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan yang mengakibatkan dua orang terduga pencuri helm di Kampus Unimed tewas, Selasa (19/2) sore.
 
Menurut Kasubbid Penerangan Masyarakat Poldasu AKBP MP Nainggolan, kepolisian telah menerima dua laporan terkait kasus itu, yakni dari mahasiswa yang helmnya dicuri dan dari orang tua kedua terduga pencuri yang tewas akibat dianiaya.
 
Laporan itu, kata dia, sedang ditindaklanjuti, namun kepolisian kesulitan untuk mendapatkan saksi. "Sudah kita panggil, tapi saksi belum ada yang mau," kata MP Nainggolan, Kamis (21/2). (Rel)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved