Dinas PU Langkat di Demo

By October 10, 2019 84
Langkat (Polmàs Poldasu) - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Grub Diskusi Masyarakat dan Mahasiawa Langkat Bersatu mendatangi kantor Dinas Pekerjàan Umum (DPU) Langkat (Jum'at 4/10/2019).
 
Didepan kantor PU Langkat yang sudah ditunggu personil Polres Langkat itu mereka berorasi menuntut dan membeberkan betapa buruknya kenerja PU Langkat dilapangan serta sarat dengan indikasi korupsi yang sangat merugikan masyarakat .
 
Dugaan adanya indikasi korupsi itu dikatakan kordinator lapangan pengunjukrasa Andika Perdana SH.I pada pengerjaan fisik Rehab Jembatan Dusun VIII Kelantan Luar Uk 9m×3m di desa Pasar Rawa ,Kecamatan Gebang Sumberdana APBDP tahun 2018 debgan pagu anggaran sebesar RP.300.000.000,- yang dikerjakan CV.BIRU, dalam pengerjaan kami menduka tidak sesuai RAB dan bestek, karena barusaja dikerjakan bagian tugu jembatan sudah kelihatan retak katanya.
 
Masih bersama Andika dalam Orasinya yang cukup banyak mengait perhatian massa itu membeberkan dengan lantang "Kami sudah melihat kelapangan. PU Langkat belum dapat bekerja dengan baik. Coba lihat pengerjaan Pembuatan Jembatan Rangka sepanjang 100m dengan lebar Jembatan 6m di Desa Sekoci Kec. Besitang yang dimenang tenderkan oleh PT TOMBANG APBD 2018 dengan nilai HPS  13,5M dalam pengadaannya hanya menghasilkan pondasi jembatan tak lebih dari itu dan dilanjutkan dengan pengadaan lanjutan ke II" kata Kordinator lapangan pengunjuk rasa ini.
 
Yang sangat mencurigakan adanya permainan antara Dinas PU dan rekanan yakni PT. ZHAFIRA TETAP JAYA dimana penanda tanganan kontrak dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2019 namun faktanya dilapangan  Pada lanjutan pengerjaan jembatan di desa Sekoci Kec. Besitang dengan pagu sebesar 15 M ini baru dikerjakan pada Oleh rekanan pada tanggal 1 Oktober 2019 kami kuat menduga kalau uang tersebut di masukkàn Ke Bank agar dapat dibungakan pungkas Andika Perdana.
 
Selang beberapa lama berorasi pihak Dinas PU Langkat mempersilakan beberapa perwakilan dari pendemo untuk diterima diruangan Kepala Dinas PU Langkat dan langsung bertatap muka dengan SUBIYANTO . SE selaku Kadis PU Langkat juga didampingi Kabag OPS Polres Langkat AKP Yusuf beserta personil Polres Langkat.
 
Setelah mendengarkan tuntutan dan kritik dari pengunjuk rasa dengan nada rendah saja kadis PU Langkat SBY mengatakan kalau dia berterima kasih kepada adik-adik yang sudah memberikan peringatan dan pelajaran bagi kita semua. dan bahwa saya  baru saja menjabat di sini maka untuk itu saya harap agar supaya saudara Louren Ginting selaku Kabid Bina marga dapat menjelaskannya kepada adik-adik kita ini harap SBY.
 
Louren Ginting ST Kabid Bina Marga PU Langkat langsung menjelaskan kepada audien yang ada diruangan itu..sebelumnya pak Lauren bertanya kepada mahasiswa pengunjuk rasa kuliah pada jurusan apa ? mahasiswa menjawab jurusan Hukum..kalau begitu sama-sama belajarlah kita semua ya, kata Lauren santun.
 
"Bahwa pengerjaan jembatan itu memakai proses dan ada acuan presudurnya, bukan asal asalan saja, untuk pengadaan barang pada pengerjaan jembatan yang adik -adik orasikan tadi kepada pihak rekanan kita kasi waktu selama 60 hari baik yang di Besitang maupun di kecamatan Gebang, dianggaran tahun 2018 pembuatan jembatan itu start kerjannya kita menyelesaikan bangunan pada pondasi , ya setelah segala hal pondasi rampung pada anggaran tahun 2019 pada lanjutan pengerjaannya maka kita di TOP yakni bagian atas jembatan, setelah itu barulah erektion atau ereksen jembatan yakni pemasangan rangka baja dan seterusnya hingga finisiaing dari jembatan itu jelas Kabid Bina Marga PU Langkat ini.
 
Kepada wartawan Polmas Poldasu  Rezeki Hariansyah Putra selaku Kordinator Aksi Mahasiswa mengatakan "kami sudah diterima dengan baik oleh PU Langkat bang, bukan berarti melemahkan semangat kami untuk meminta penegak hukum  memanggil dan periksa Kadis PU Langkat dan  Pejabat pembuat Komitmen (PPK)  beserta POKJA Pengadaan dan juga memanggil Rekanan -rekanan yang kami duga kuat adanya indikasi korupsi berjamaah didalam tubuh Dinas Pekerjaan Umum ( DPU) Langkat itu harapan kami dan masyarakat Langkat bang" harapnya. (Syahrial).
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo