Serdang Bedagai (Polmas Poldasu) - panitia Romantis yang biasanya Ramai pengunjung kini menjadi sepi karena dampak Pandemi covid 19, pada hari Minggu tanggal 31 Mei 2020, 
 
Pantauan awak media di pantai Romantis semua pengunjung yang hendak memasuki pintu gerbang masuk pantai Romantis harus mematuhi protokol kesehatan bahkan di pastikan mengikuti cek suhu normal apa bila melewati batas suhu normal tidak di bolehkan memasuki pintu gerbang dan di arahkan putar balik.
 
Penjaga pintu gerbang masuk ke pantai Romantis di dampingi oleh tim gugus tugas dan Dinas kesehatan setempat hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus Corona covid 19, karena pengelolaan panitia Romantis selalu mengedepankan keselamatan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan pengunjung.
 
Salah satu Rombongan keluarga yang datang dari luar kota berkunjung ke pantai Romantis mengatakan kepada awak media "kami selalu berkunjung ke pantai Romantis di saat hari libur atau hari besar seperti hari raya idul Fitri 1441 Hijriyah ini, tapi lebaran tahun ini agak sepi pengunjung mungkin merasa takut dengan virus Corona covid 19. tapi kami tidak takut dengan penularan virus Corona covid 19, karena di pantai Romantis sangat ketat dengan mengutamakan kenyamanan pengunjung" ujarnya.
 
salah seorang setap pengelolaan pantai Romantis ketika di konfirmasi oleh awak media ini mengatakan "kami sebelum lebaran ini tidak bukan tutup (lockdown) setelah lebaran baru di buka, tapi kami tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan bahkan kami minta di dampingi oleh tim gugus tugas dan Dinas kesehatan setempat hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi pencegahan wabah virus Corona covid 19, di pantai Romantis ini" pungkasnya.
 
Pantai Romantis sangat indah dengan panoramanya seperti pepohonan Cemara yang Rindang pasir putih yang sangat bersih air laut yang biru di hiasi pondok yang memakai tirai seperti pelaminan dengan warna warni, pengelolaan pantai Romantis selalu memanjahkan pengunjungnya. (Nurdin)
 
 
 

Humbahas, (Polmas Poldasu) 28 Mei 2020 - Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE dan Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Kelompok Tani (Poktan) Lamhot menanam bawang merah (27/5) di Desa Hutapaung Kecamatan Pollung. Turut hadir dalam penanaman bawang merah ini Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Jamanat Sihite dan Roberto Manullang bersama Kepala Dinas Pertanian Ir. Junter Marbun.

Dalam pertanaman bawang merah tersebut, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE memberikan arahan agar Kelompok Tani memperhatikan waktu mulai dari penanaman sampai pemupukan, yaitu pemupukan pertama dilaksanakan  14 hari setelah dilaksanakan pertanaman. Hal ini sangat mempengaruhi kepada hasil pertanaman bawang merah.

Dosmar menambahkan agar para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Petugas Pertanian Swadaya (PPS)  agar tetap memantau perkembangan pertanaman serta mencatat tanggal pertanaman sampai tanggal pemupukan bawang merah tersebut.

Setelah selesai melaksanakan pertanaman bawang merah, rombongan menuju  Desa Parsingguran untuk melihat tempat pembibitan kentang oleh PT Indofood. (Protokol)

Ebdy Boy Sihombing

Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) - Pj Bupati Pakpak Bharat,Dr.H.Asren Nasution,MA, mencatatkan sejarah bagi Jemaah Mesjid Nurul Habi,Desa Kuta Jungak, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat.Dimana untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Masjid Nurul Habi, Kuta Jungak, baru kali ini mereka mendapat kunjungan langsung pemimpin orang nomor satu di Kabupaten Pakpak Bharat ini.

Hal ini diakui oleh jemaah Masjid Nurul Habi, L.Manik, usai pelaksanaan solat jumat di Masjid Nurul Huda, Desa Kuta Jungak, pada Jumat (22/05).

Kedatangan Pj Bupati Pakpak Bharat ke wilayah ini tanpa ada rombongan dan protokoler sehingga warga pun tidak meyangka-nyangka  jika orang nomor satu di Pakpak Bharat ini datang ke wilayah mereka.

Menurut L.Manik, jemaah Masjid Nurul Huda, Jumat (22/05) mengatakan Mesjid ini sudah ada sekira enam tahun yang lalu dan jemaah ini ada sekira 46 KK.

Masjid ini sudah ada sekira enam tahun dan baru kali ini Bupati datang ke mesjid ini. Kedatangan Bupati ini menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan bagi jemaah. Kami merasa ini suatu berkah buat kami. Semoga Bapak Pj Bupati diberikan kesehatan panjang umur dan diberkati, lias ate njuah-njuah, ujar L.Manik.

Usai Melaksanakan solat Jumat, Pj Bupati menyempatkan diri berdialog santai di Posko Covid-19, bersama Camat Siempat rube, dan Bhabinsa, 

Kepada Camat, Asren Nasution,berpesan agar memasukkan program pembangunan infrastruktur jalan alternatif  Kuta Jungak-Mungkur yang saat ini dalam keadaan kurang bagus.

Selain itu Pj Bupati Pakpak Bharat,Asren Nasution juga mengatakan jika dirinya tertarik dan berniat memiliki rumah kecil/panggung untuk tinggal sesekali di Kuta Jungak, 

Desa  Kuta Jungak, berada di Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak dan berbatasan dengan Kabupaten Dairi. Desa Kuta Jungak cukup indah dengan udara yang sejuk dengan kondisi pedesaan yang tentram, aman, nyaman, asri yang terdiri dari hamparan pesawahan dan sungai kecil serta  bukit-bukit yang mengelilingi desa ini begitu indah. MT

 
 
 
 
Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) - Pj Bupati Pakpak Bharat,Dr H Asren Nasution,MA,sampaikan sikap hormat gaya khas prajurit kepada tiga pilar desa yaitu  Bhabinsa,Bhabinkamtibmas serta Kepala Desa yang bertugas di seluruh Desa se-Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal ini disampaikan beliau usai monitoring BLT-DD di Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak dan Desa Bandar Baru,Kec STTUJehe, Kabupaten Pakpak Bharat,Pada Rabu (20/05).

Menurut Asren Nasution,walaupun dirinya pernah meniti karir militer hingga berpangkat Kolonel, beliau berpendapat tidak ada salahnya jika dirinya menyampaikan sikap hormat penuh Kepada tiga pilar tersebut sebab berkat pengabdian mereka, dinilai luar biasa dalam  dua bulan ini tak obahnya seperti berada di medan tempur  untuk membantu menggerakkan masyarakat bersama tokoh-tokoh desa,unsur BPD,Tokoh Pemuda,bidan desa serta unsur desa lainnya untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dari pandemi Covid-19.

 "Mereka tanpa lelah tidak kenal hujan dan panas, mungkin juga ada yang sedang berpusa, saya salut bangga atas solidaritas dan pengabdian mereka. Seluruh desa bergerak seluruh desa masyarakat desa sudah paham dan mengerti wabah covid dan paham upaya pencegahannya" Jelas Asren Nasution.

Rasa hormat yang setinggi-tingginya juga disampaikan oleh Pj Bupati Pakpak Bharat Asren NasutionKepada forkopimda Bapak Dandim Kapolres Kajari PN dan pimpinan dewan DPRD beserta seluruh anggota Dewan Ketua lembaga sosial dan tokoh-tokoh lainnya.

"Saya sampaikan penghormatan yang tinggi, peran serta dorongan motivasi sepirit berbagai bentuk bantuan moril materil yang diberikan kepada masyarakat merupakan energi yang hendak terus kita tumbuh suburkan.Pakpak Bharat akan semakin maju hebat,sejahtera dan bermartabat juga semangat bahu membahu, tolong-menolong, saling peduli terus kita pertahankan. Bagi pribadi saya Covid ini memberi hikmah yang besar" katanya.

Untuk itu Pj Bupati Pakpak Bharat, Asren Nasution berharap agar semangat tersebut hendaknya terus digelorakan  walau ada atau tidak ada covid-19, namun semangat militansi untuk membangun desa dalam berbagai aspek adalah suatu kepastian.

 " Pandemi Covid-19 ini merupakan momentum untuk kita bangkit bersama membangun Daerah yang kita cintai  ini terus menerus dan tanpa batas.Secara pribadi saya bersyukur semua elemen sudah berbuat maksimal dengan daya upaya yang dimiliki. Berbagai kekurangan disana sini jadi bahan catatan untuk evaluasi menyusun langkah-langkah kedepan, penanganan Covid baru kali ini kita lakukan tentu suasana pisikis kegamangan terutama kawan-kawan aparatur di desa-desa kita maklumi. Ini pengalaman baru bagi kita semua tanpa kecuali. Kita bersyukur kita bisa ikut terlibat berbuat sekecil apapun peran kita paling tidak kita bisa berbuat untuk mengamankan menjaga kesehatan diri peribadi dan keluarga kita, terima kasih terima kasih kepada semua kita tanpa kecuali. MT
 
 
Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) - PJ Bupati Pakpak Bharat,Dr.Asren Nasution,MA, meminta dengan tegas agar dalam pencairan  bantuan sosial  Bansos kepada masyarakat tidak ada terjadi pemotongan dan pengurangan dengan alasan apapun.

Hal ini ditegaskan beliau saat melakukan pemantauan dan peninjauan penyaluran BLT-DD di sejumlah Desa dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat, pada Selasa (19/05).

Sesuai Permendes, penerima BLT desa akan mendapatkan bantuan Rp600 ribu per kepala keluarga. Bantuan diberikan selama tiga bulan ke depan, mulai April hingga Juni ini.

Dalam beberapa hari ini, Pj Bupati Pakpak Bharat pun terus turun ke desa-desa untuk melakukan pemantauan dan memastikan penyaluran BLT-DD di Kabupaten Pakpak Bharat agar segera terealisasi dan tepat sasaran.

Saat berada di Desa Kuta Tinggi, Pj Bupati Pakpak Bharat Pj Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI/Polri, Kecamatan dan desa serta diharapkan pengawalan oleh TNI/Polri terhadap penyaluran bantuan terus dilakukan.

Saya mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bhabinsa,  Bhabinkamtibmas, Kecamatan serta desa sehingga penyaluran bantuan BLT-DD ini bisa berjalan aman dan lancar, ucap Asren Nasution.

Saya menginstruksikan agar Penyaluran BLT-DD  diimplementasikan dengan cepat dan tepat sasaran sehingga beban warga yang terdampak Covid-19 bisa terbantu, ungkapnya

Hingga berita ini diturunkan seluruh penerima bantuan BLT DD mengaku tidak ada dilakukan pemotongan maupun pengurangan.

Lias ate mo nidokken bai pemerintah karena nggo nijalo bantuan mbuena 600 ribu, sai ndormo penyakit corona en laus ikutanta en nai, njuah njuah mo kita karina" kata Munte,Salah satu warga Desa Kuta Tinggi. MT

 
 
 
 
Page 1 of 19
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo