Labusel , (Polmas Poldasu) - Bisnis ilegal penimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium bersubsidi dari spbu di kecamatan Torgamba. Kian menjamur dan para pengusahanya terkesan kebal hukum.

Sesuai pantauan wartawan tabloid polmas poldasu, salah satu lokasi penimbun BBM di labusel yang terdapat di wilayah Cikampak (Torgamba) menggunakan minibus jenis kijang yang sudah dimodifikasi sehingga tangkinya bisa menampung Premium sebanyak 250 liter.

Mafia BBM tersebut dengan leluasa keluar masuk spbu. Hal ini bisa terjadi karena diduga ada kerjasama antara pengemudi minibus dengan oknum pengisi BBM di SPBU.

Sesuai Undang Undang Migas No. 22 Tahun 2001 Tentang minyak dan gas bumi pasal 55, "setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan atau Niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) Tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh milyar rupiah)".

Meski sanksi dan hukumnya cukup berat ternyata tidak membuat takut para mafia migas.
Masyarakat berharap kepada pihak Polres labuhan batu, Kapolda sumatra utara, Mabes Polri, Pertamina pusat dan BPH Migas melakukan tindakan tegas terhadap aktifitas penimbunan BBM tersebut (Tumpal.S)

Siimalungun (Polmas Poldasu) - Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, mungkin inilah ungkapan yang dirasakan Klara Br Purba warga Nagori Silau Malela Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, bagaimana tidak, Minggu (3/5/2020) sekira pukul 14.00 WIB, cucunya yang bernama Lulu Fernando Sidauruk (14) meninggal tertimpa patahan batang sawit.

Meninggalnya anak siswa salah satu SMP di Kecamatan Tanah Jawa ini, menurut salah satu warga yang mengaku masih kerabatnya kepada awak media bermula saat keponakannya tersebut mengangon,menggembala sapinya diareal perkebunan sawit PTPN III Kebun Bangun tepatnya Afdeling III Blok B5, TM 2000 bersama adiknya Hamdalika Sidauruk (13) dan tetangganya Bani Jonatan Purba (20),

Tak lama berselang sekitar pukul 13.45 WIB, cuaca mendadak mendung dan turun hujan diiringi angin yang kencang sehingga mereka bertiga sepakat untuk berteduh dibawah salah satu pohon kelapa sawit, khawatir akan akibat kencangnya tiupan angin akan merobohkan pohon kelapa sawit dan menimpa mereka, hal ini disadari oleh Hamdalika Sidauruk dan Bani Jonatan Purba yang terlebih dahulu sempat menghindar, namun naas brakkk!! Lulu Fernando Sidauruk tak sempat menghindar dan patahan batang sawit tersebut menimpa dirinya hingga meninggal di tempat.

"yang baik budinya anak ini bang, walaupun orang susah, tapi tak pernah menyusahkan orang,"ujarnya

Sempat terjadi kesulitan saat jenazah lulu akan di evakuasi, karena patahan batang kelapa sawit yang menimpa tubuh mungil lulu cukup besar sehingga harus menunggu alat potong chainsaw untuk mencincang batang sawit tersebut terlebih dahulu sebelum mengevakuasi jenazahnya.

Ikut dalam evakuasi yang berlangsung dramatis tersebut Pangulu Nagori Silau Malela Budianto Saragih , Babinkamtibmas Gunung Malela, Aiptu Suyuti yang dibantu beberapa warga Silau Malela dan setelah jenazah lulu berhasil dievakuasi, selanjutnya diantar kerumah oppungnya di Huta II Silau Malela.

Atas kesepakatan antara keluarga dan Pemerintah Nagori, demi keamanan dan kesehatan, rencananya jenazah Lulu akan dikebumikan Senin 4 Mei 2020, dan tidak diiringi acara adat agar tidak mendatangkan orang banyak guna antisipasi penyebaran Covid-19.

JS

Tarutung, (Polmas poldasu) 01/05/2020 - Satu unit mobil penumpang pribadi merk Nissan X-trail dengan nomor polisi BK 1813 MJ yang dikemudikan oleh Marolop silaban ( 47 ) warga desa sei semayang deli serdang tabrakan dengan satu unit unit mobil barang pick up merk Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi BK 8455 RE yang dikemudikan oleh Bambang Harmoko ( 35 ) warga pakkat kabupaten humbang hadundutan dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Kapolres taput melalui kasubbag humas Aiptu W.Baringbing, membenarkan peristiwa tersebut. Kecelakaan tersebut terjadi kamis 30/04/2020 pukul 14.40 wib, di jalan umum tarutung balige km 04-05 desa hutauruk kecamatan sipoholon taput.

Atas peristiwa tersebut , dua orang meninggal dunia yaitu Bambang harmoko dan Minanijar supir dan penumpang grandmax.

Kronologis kejadian nya, mobil nissan x-trail datang dari arah siborongborong menuju tarutung sedangkan gradmax datang dari tarutung menuju siborongborong berlawanan arah.

Setibanya di tempat kejadian, mobil nissan x-trail lari jalur ke sebelah kanan se arah tujuan nya , sehingga penyebab terjadi nya tabrakan. Di tempat kejadian, posisi jalan tikungan ke kiri arah ke tarutung.

Korban BH meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan M meninggal di rumah sakit tarutung setelah di evakuasi petugas.

Petugas kita sudah melakukan olah TKP dan mengamankan supir nissan x-trail dan juga kedua mobil yang terlibat di kantor unit laka. Sedangkan korban sudah di buatkan visum et revertum dan jenazah nya sudah di serahkan kepada keluarganya.

Lamhot Silaban

Lintongnihuta (Polmas Poldasu) 28/04/2020 - Kenekatan seseorang untuk menghabisi nyawanya dengan cara minum racun ( pestisida ) sangatlah tidak terpuji, hal tersebut dilakukan LS 34 thn ( lk") warga desa sibuntuon parpea Kecamatan Lintongnihuta, kabupaten Humbahas.

Adapun kejadian tersebut diketahui oleh saksi Dimpos Sihombing alias Ama Sani, ketika menggedor pintu depan rumah korban ber'ulang-ulang kali,namun korban tidak meresponnya.

Berhubung karena tidak direspon, membuat Saksi semakin bingung, dan langsung menuju arah belakang rumah korban serta mendobrak pintu belakang rumah tersebut hingga terbuka.

Ketika saksi masuk kedalam rumah melihat korban LS 34 thn menggelepar disertai mulut ber'busa diduga korban minum racun pestisida.

Melihat hal tersebut saksi langsung membawa korban ke puskesmas lintongnihuta dan selanjutnya pihak puskesmas merujuk korban ke RSUD Doloksangul.

Pada pukul 23:00 wib korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia dan disemayamkan dirumah duka didesa sibuntuon parpea Kecamatan Lintongnihuta.

Pihak kepolisian melakukan tindakan memeriksa para saksi- saksi, serta menghimbau keluarga korban lakukan autopsi dan menyarankan agar segera memakamkan korban secepatnya dan membuat surat pernyataan penolakan Autopsi.

Dari hasil koordinasi kepolisian, pihak keluarga korban, bersedia tidak lakukan Autopsi terhadap korban bunuh diri tersebut, dan bersedia memakamkan korban secepatnya, keluarga korban pun memakamkan korban pada pukul 10:00 wib 27 April 2020 sebut Paur Humas Polres Humbahas mengakhiri.

Lamhot Silaban

Parlilitan Humbahas (Polmas Poldasu) 11/04/2020 - Penemuan Sosok Mayat oleh suami korban dan warga dusun tolong, desa Sion Utara kecamatan parlilitan Pada hari Sabtu 11 April 2020, sekira pukul 11.00 Wib.
 
Adapun tindakan yg dilakukan pihak kepolisian sektor parlilitan
Memeriksa kondisi fisik korban, dan ditemukan bahwa batok kepala korban pecah, serta pelipis sebelah kiri pecah dan darah keluar dari bagian batok, kedua mata korban membiru serta bibir pecah akibat benturan batu di dalam sungai, visum luar telah dilakukan oleh pihak puskesmas dari hutagalung.
 
Dugaan sementara kematian korban hernita br sinaga 30 thn, warga dusun tolong desa Sion Utara, akibat bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan ke sungai aek rahu dusun tolong desa sion utara kecamatan parlilitan adapun jarak rumah korban dari tempat kejadian berkisar 
Satu (1) KM.
 
kejadian tersebut diketahui suami korban, binsar tamba ketika terbangun dari tidur pagi saat terbangun tidak melihat istrinya ada di dalam kamar, namun dugaan suami korban istrinya lagi memasak di dapur.
 
Suami korban pun bergegas bangun dari tempat tidur lalu pergi melihat istrinya ke dapur namun suami korban tidak menemukan istrinya berada di dapur, sehingga BINSAR TAMBA suami korban mencari ke rumah tetangga namun tidak menemukannya.
 
Langsung suami korban memberitahukan kepada warga desa sion utara bahwa istrinya tidak di ketahui keberadaannya sedari bangun pagi dan selanjutnya warga desa Sion utara melakukan pencarian bersama-sama ke berbagai arah.
 
Akhirnya korban ditemukan pukul 11:00 wib, sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi di dalam sungai aek rahu.
 
Selanjutnya warga desa Sion Utara membawa korban pulang ke rumahnya di Desa Sion Utara.
 
Dari keterangan kepala desa sion utara raja jonri tinambunan
menyebut, korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri melompat dari atas jembatan ke dalam sungai aek rahu, akibat permasalahan himpitan ekonomi.
 
Dan keluarga korban telah sepakat membuat surat pernyataan bahwa tidak akan melakukan tuntutan hukum atas meninggalnya korban.
 
kesepakatan tersebut dari pihak keluarga orang tua korban serta suami korban, menyatakan cukup hanya dilakukan Visum luar terhadap korban.
 
Seluruh keluarga korban bersedia untuk mengebumikan korban pada hari ini juga di desa sion utara kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbahas.
 
Rencana tindak lanjut dari pihak kepolisian sektor parlilitan membuat laporan, serta mengirimkannya ke polres humbang hasundutan dan mengajukan permohonan hasil Visum Luar yang dilakukan bidan Puskesmas hutagalung kecamatan parlilitan, Sabet br Simanjuntak.
 
(Jumpa R Sianturi)
Page 1 of 3
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo