Nenek 73 Tahun Dirampok Lalu Dibunuh di Rumahnya, Sepedamotor dan Perhiasan Emas Raib

By March 21, 2019 17
Tanjungbalai (POLMAS) - Warga Jalan Sudirman Batu III, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, digegerkan dengan temuan sosok mayat wanita berusia 73 tahun dengan kondisi bersimbah darah di kediamannya, Selasa (19/3/2019) pagi. 
 
Informasi yang dihimpun, wanita bernama Hj Nurani, diduga dirampok lalu dibunuh di kediamannya tersebut. 
 
Temuan itu berawal ketika perempuan yang biasa dipanggil Nek Ani tersebut tak terlihat seperti biasanya, dan pintu rumahnya dalam kondisi tertutup. 
 
Sutiah (62), seorang pemilik warung di depan rumah Nek Ani mengatakan, sebelum temuan menghebohkan itu, dia melihat seseorang membawa sepedamotor Honda Spacy milik tetangganya tersebut. 
 
“Waktu itu, kami sempat berpapasan. Dia pakai jaket penutup kepala. Mukanya (wajah) tak kelihatan, sebab ditutupi kain. Hanya matanya saja yang nampak,” bebernya kepada wartawan. 
 
Sutiah bahkan sempat bertanya keberadaan Hj Nurani kepada terduga pelaku ketika pria itu keluar dari rumah tetangganya itu. 
 
“‘Kemana nenek?’ Ku tanya dia. Dia pun cuma ngasih kode dengan menunjukkan jarinya ke arah rumah,” imbuh Sutiah. 
 
Sutiah semakin curiga telah terjadi hal-hal yang tak diinginkan terhadap tetangganya itu ketika pria tersebut terlihat sangat tergesa-gesa membawa sepedamotor milik Nek Ani. 
 
“Sempat ku tanya lagi, ‘Mau dibawa kemana kreta (sepedamotor) itu. Baru dijawabnya, ‘Sudah ku pinjam sama nenek’,” lanjut Sutiah sembari mengulang ucapan terduga pelaku. 
 
Sementara itu, P Simanjuntak (53), menantu pertama Hj Nurani saat ditemui di RSUD T Mansyur Kota Tanjungbalai mengatakan, pihak keluarga tidak menginginkan jenazah ibu mertuanya itu dibawa ke Siantar untuk diotopsi. 
 
“Dulunya, almarhumah ibu mertua ku ini tinggal berdua sama anak ku. Tapi sekarang dia tinggal sendiri sebab anak ku itu sudah kuliah. Kalau perampokan yang dialami ibu dari almarhumah istri ku ini, bukan yang pertama kali terjadi, yang ketiga lah ini,” kata dia. 
 
Menurut personel TNI AD tersebut, selain sepedamotor matik Honda Spacy warna hitam, ibu mertuanya juga diduga kehilangan barang berharga seperti gelang dan kalung emas dengan mainan kuku harimau seberat 15 mayam. 
 
“Jam 10 malam tadi, almarhummah ini masih nampak lagi memakai gelang dan kalung emas pemberian ku itu. Sebab almarhumah ini sempat lagi berfoto dengan menantu perempuan dari anak laki-lakinya,” pungkasnya. 
 
Terpisah, petugas kamar jenazah RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai, Ilham Sinambela, ketoka dikonfirmasi mengatakan, korban mengalami luka robek di bagian leher kiri dan kanan. 
 
“Jenazah korban dibawa dari rumahnya ke rumah sakit ini sekitar pukul 10:18 Wib. Rencananya akan dibawa ke rumah sakit Siantar untuk diotopsi,” pungkasnya. 
 
Amatan di lokasi, saat ini rumah korban sudah dipasangi police line dari Polres Tanjungbalai. (Red)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved