Sembunyi Setahun, Polrestabes Medan Ringkus Tersangka Penganiaya Tetangga di Komplek Cemara Asri

By March 22, 2019 26
Medan (POLMAS) - Nyaris setahun menghilang, pelaku penganiayaan terhadap Leo Cangga Wardana (44), di Jalan Belibis No 88 K, Komplek Cemara Asri, Kelurahan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (8/4/2018) lalu, akhirnya ditangkap polisi, Selasa (19/3/2019) kemarin. 
 
Personel Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan meringkus Arifin alias Tek Ling (44), dari persembunyiannya di kos-kosan di Jalan Daan Mogot No 3B, RT8/RW4, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 
 
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, dalam keterangannya kepada wartawan, membenarkan penangkapan tersebut. Tek Ling ditangkao setelah Kasubnit Jatanras dan personel Timsus Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa pria itu berada di Jakarta. 
 
Mendapat informasi tersebut, tim dari Polrestabes Medan langsung berangkat ke Jakarta dan berhasil mengamankan Tek Ling di sebuah kos-kosan di Jalan Daan Mogot. 
 
“Saat diamankan, tersangka sedang bermain laptop di kamarnya. Selanjutnya personel membawa tersangka ke Polrestabes Medan untuk proses lanjut. Tersangka melakukan penganiayaan terhadap anak dan melanggar pasal Pasal 80 ayat 1 yo 76 C UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” jelasnya. 
 
Lebih lanjut dijelaskan Putu Yudha, aksi penganiayaan tersebut berawal ketika Leo Cangga Wardana bersama keluarganya sedang beristirahat di dalam rumah. Tiba-tiba, Leo korban mendengar gongongan anjing peliharaannya. Karena penasaran, mereka sekeluarga melihat keadaan di luar rumahnya melalui CCTV. 
 
Ternyata, Tek Ling tetangganya terlihat akan memukuli anjing peliharaan Leo Cangga. Melihat itu, Leo pun keluar dari rumah untuk menghentikan tindakan Tek Ling. 
 
Namun, alih-alih berhenti, pria itu malah semakin emosi. Tek Ling kemudian hendak memukul Leo Cangga. Mengetahui ayahnya akan dipukul James Lui, anak Leo, kemudian keluar rumah dan berusaha melerai. 
 
“Namun terlapor malah mencekik leher anak pelapor bernama James Lui, sehingga mengalami luka cakar pada bagian leher,” beber Putu Yudha. 
 
Selanjutnya, Leo berusaha melepaskan cekikan sehingga terjadi pergumulan dan terjatuh ke lantai. Setelah bangkit, Tek Ling kembali mencoba memukul anjing, namun istri Leo Cangga, Elisabeth Subolo yang berusaha menghalangi kemudian dicekik tetangganya itu. 
 
Tek Ling kemudian makin mengamuk setelah melihat kedatangan Leo Citra–adik Leo Cangga. Tek Ling sempat menyerang Leo Citra. Beruntung, Leo Citra sempat menghindar, namun Tek Ling kemudian menyerang mobil Toyota Avanza milik Leo Citra. 
 
Meski dikerumuni keluarga Leo Cangga, Tek Ling tak sedikitpun gentar. Dia kemudian mengancam akan mengambil senjata sembari berlalu masuk ke dalam rumahnya persis yang bersebelahan. 
 
“Berselang beberapa menit, dari dalam rumah Tek Ling terdengar suara letusan tembakan berkisar 7 sampai 8 kali. atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan dirugiakn kemudian melaporkannya ke Polrestabes Medan,” jelas Putu. 
 
Tek Ling akhirnya ciut, setelah korban dan keluarganya melapor ke polisi. Diam-diam, dia kabur dan sejak itu menghilang hingga ditangkap polisi, Selasa (19/3/2019) kemarin. (Rel)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved