Miris, Siswi SD di Tobasa Diperkosa Disaksikan Temannya

By April 08, 2019 7
Tobasa (POLMAS) - Warga Dusun V Desa Pintubatu, Kecamatan Silaen, Toba Samosir berduyun-duyun mencari DP, Selasa (2/4/2019) siang kemarin. 
 
Pasalnya, pria berusia 42 itu diketahui baru saja memperkosa seorang siswi SD, warga sekampungnya yang masih berusia 7 tahun. 
 
Mirisnya, pemerkosaan itu dilakukan di hadapan temannya sendiri! 
 
Informasi yang diperoleh dari salah seorang keluarga korban, Rabu (3/4/2019), bocah perempuan berinisial TSP itu diperkosa sepulang dari sekolah sekira pukul 11.30 Wib. 
 
Ditemui di Mapolsek Silaen, RP yang merupakan namboru (bibi) korban mengatakan, dia baru mengetahui keponakannya itu diperkosa setelah diberitahun teman TSP sendiri berinisial SP. 
 
“Jadi, waktu sampai di rumah, si SP ini mengadu sama saya, ‘Namboru sudah pincang jalan si TSP karena diperkosa si DP tadi di pollak (ladang)’, katanya,” beber RP, Rabu (3/4/2019) siang. 
 
Sementara itu, SP, yang berhasil ditemui mengatakan, kejadian bermula saat dia dan TSP pulang dari sekolah menuju ke rumahnya di Desa Pintubatu. Di tengah perjalanan, tiba-tiba DP muncul dan memanggil mereka berdua. 
 
“Dikasih uang Rp4000 kami terus diajak ke kebun,” tuturnya polos. 
 
Sesampainya di kebun, DP kemudian merebahkan tubuh TSP di sebuah pondok yang ada di kebun tersebut, sembari membuka celana dalam sang bocah dan celananya sendiri, lalu menindih tubuh gadis kecil itu. 
 
Diduga karena ketakutan, TSP hanya pasrah diperkosa, sementara SP melihat semua perbuatan DP tersebut dari luar gubuk yang tidak tertutup itu. 
 
Puas melakukan aksinya, DP kemudian menyuruh kedua bocah tersebut pulang ke rumah mereka masing-masing. Sementara SP melihat temannya TSP terpaksa berjalan tertatih-tatih karena kesakitan. 
 
Sesampainya di rumah Sepentina langsung memberitahukan kejadian yang di lihatnya pada RP–namboru atau bibi korban. 
 
Mendengar pengakuan itu, RP pun menghubungi orangtua korban TP (40) dan beberapa keluarga lainnya. Mereka pun mengejar DP ke lokasi kejadian. 
 
Namun tiba di sana, DP ternyata sudah melarikan diri. RP dan Panjaitan dan orangtua korban kemudian sang bocah ke Polres Tobasa melaporkan kejadian tersebut. 
 
Sementara itu, warga yang merasa berang dengan ulah DP, beramai-ramai terus mencari DP ke tempat persembunyiannya. Rabu (3/4/2019) pagi sekira pukul 9.00 Wib, DP akhirnya berhasil ditangkap warga di Desa Pintubosi, Kecamatan Laguboti. 
 
Pria itu kemudian diserahkan ke Mapolsek Silaen. Kapolsek Silaen, AKP Junaidi ketika dikonfirmasi metro24jam.com membenarkan pihaknya sudah mengamankan DP dan segera akan menyerahkan tersangka ke Unit PPA Polres Tobasa. 
 
“Di Polsek kan tidak ada unit PPA, jadi kita hanya mengamankan pelaku dan untuk proses selanjutnya kita serahkan kepada Unit PPA Polres Tobasa yang proses,” katanya. (Red)
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved