Aksi Polisi Gadungan di Medan Berakhir di Penjara

By March 09, 2020 57

Medan (POLMAS) - Aksi polisi gadungan yang telah sembilan kali beraksi di wilayah Kota Medan, Sumatera Utara, akhirnya berujung di balik jeruji besi.

Polisi gadungan bernama Budi Andika alias Budi Kodok (39) warga Jalan Simpang Sunggal, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, diberi timah panas karena berusaha melawan petugas.

Kepada polisi, Budi mengaku telah sembilan kali melakukan aksi kejahatan di beberapa kawasan di Kota Medan. Pelaku telah meraup setidaknya enam motor, emas, dan ponsel dari berbagai aksinya selama ini.

Penangkapan Budi dilakukan petugas Polsek Sunggal di Jalan Bungau, Pos Perumahan Rastan, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal pada Kamis (5/3/2020).

Dari penangkapan tersebut petugas amankan barang bukti berupa satu buah borgol, satu buah mancis (korek api) berbentuk pistol, dan satu buah HP Samsung.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, berdasarkan laporan polisi ke Polsek Sunggal, Tekab melakukan penyelidikan terhadap keberadan pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya. Tekab Polsek Sunggal mendapat informasi yang dapat dipercaya, bahwa pelaku berada di Jalan Bangau, depan pos security.

"Kemudian kami lakukan penangkapan terhadap pelaku yang sedang duduk di pos security perumahan. Setelah diamankan pelaku mengakui perbutanya bersama rekan pelaku Nd dan Ge (DPO)," ujarnya, Minggu (8/3/2020).

Tekab Polsek Sunggal mencari keberadan palaku Nd dan Ge (DPO) dan sementara pelaku Budi mengakui perbuatanya telah melakukan kejahatan di wilkum Polsek Sunggal sebanyak sembilan kali.

"Kami melakukan pengembangan dan mencari pelaku lain beserta barang bukti sesuai keterangan di atas. Namun pada saat melakukan pengembangan pelaku melawan dan berusaha melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur," ungkapnya.

Informasi lain yang didapat, sembilan lokasi yakni, Jalan Seroja, mencuri Vario warna hitam. Di Jalan Gagak Hitam mencuri Beat hitam, Jalan Ringroad mencuri Mio putih, kemudian di Jalan Sunggal dekat gudang Pelangi mencuri Honda Beat putih biru.

Jalan Gagak Hitam depan MICC mencuri CBR 150, Jalan Merak mencuri Honda Vario, Jalan Ringroad dekat loket PMTOH, mencuri HP Samsung. Jalan Ringroad dekat Sanura, mencuri HP Xiomi dan bongkar rumah di Jalan Merpati sebelah Komplek Residen, mencuri emas.(Red)

 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo