Tiga Pekan Buron, Tim Buser Polsek Indrapura Ringkus Kawanan Perampok Nek Musinem

By March 19, 2020 274

Lima Puluh (POLMAS) - Tim Buser Polsek Indrapura Polres Batubara berhasil meringkus dua kawanan perampokan dengan mengancam korban memakai kampak.

Setelah 3 minggu buron dari kejaran Polisi, akhirnya pelaku utama kasus perampokan nenek Musinem (78) warga Kampung Jawa Desa Simodong Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara berhasil diringkus.

S alias Jiweng terpaksa dilumpuhkan petugas Kepolisian dengan tembakan terukur menembus kedua kakinya, karena berusaha melarikan diri saat pengembangan, Selasa

Polsek Indrapura Polres Batubara Selasa menggerebek ditempat persembunyian di Desa Pantai Labu Kabupaten Serdang Bedagai, tersangka yang diketahui bernama S alias Jiweng (40) warga Simodong, petugas lakukan pengembangan dan ditempat terpisah berhasil meringkus Ad (39) juga turut ditangkap pada malam hari disebuah SPBU di Desa Pakam Raya, Medang Deras.

Petugas mengamankan kedua tersangka dan satu unit sepeda motor yang dibeli tersangka dari hasil rampokan milik Musinem yang jumlahnya mencapai Rp46 juta dan saat ini dalam proses pemeriksaan.

Namun Kapolsek Indrapura AKP Mitha Natasya S, Ik, SH ketika dihubungi lewat Kanit Reskrimnya Ipda Jimmy Sitorus diruang kerja Rabu (18/3/2020) belum bersedia memberi keterangan resmi,  namun membenarkan atas penangkapan dua pelaku 365 tersebut.

"Proses penangkapan tersangka yang merupakan otak pelaku eksekutornya sudah kami amankan di sebuah tempat persembunyian," ujar Jimmy.

Jimmy menduga dalam pengembangan selanjutnya, masih ada tersangka lain, dari itu permintaan pimpinan jangan diberitakan dulu. "Kita tunggu ya rilis dari Polres, Jumat ini sudah ada keterangan resmi pimpinan," tambah Jimmy Sitorus.

Diberitakan sebelumnya, kasus perampokan yang terjadi di siang bolong terhadap nenek Suminem warga kampung jawa desa Simodong Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara Senin (24/2/2020)  sekitar pukul 11.00 wib sempat membuat warga sekitar geger, bagaimana tidak perampokan yang terjadi disiang bolong itu korban nenek renta, diancam dengan sebuah kampak sehingga nenek itu syok, setelah melumpuhkan nenek Musinem, pelaku yang memakai  sebo itu langsung mengacak ngacak seisi kamar tidur anaknya Wono mantan ketua PD.

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Batubara yang pagi naas pergi bertugas sebagai guru, pelaku mengambil uang yang disimpan didalam laci almari, dan perhiasan emas seberat 15 gram yang ada didalam sarung bantal, setelah berhasil pelaku melarikan diri, sementara senjata pelaku berupa sebuah kampak ketika itu ditemukan Polisi ditengah sawah.

Wono berharap agar uang dan emas yang rampok dapat kembali, termasuk BPKB mobil miliknya. (Rel/Ris)

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo