Perihal Penggerebekan SG, satu orang Tersangka dan Identitas Pengelola nya Sedang di Buru

By April 08, 2021 949

Deli Serdang (Polmas Poldasu) - Prihal Pengerebekan di Diskotik Sky Garden, berlokasi Jalan Sei Petani, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Jumat (2/4/2021) yang lalu.

Sehingga, pihak Kepolisian Polrestabes Medan menetapkan HH menjadi tersangkan. Karena diduga menyediakan lapak judi dan narkoba di perbatasan Kabupaten Deli Serdang, Binjai, dan Perbatasan Kabupaten Langkat.

Tak hanya itu, pihak Polrestabes juga akan segera memburu pemilik tempat hiburan malam sebagaimana dimaksud.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, kepada awak media, usai pihaknya menggerebek lokasi perjudian pada Jumat (2/4/2021) dinihari lalu.

“Kita datang ke TKP dan ada tiga orang yang diamankan, ada peralatan dadu, mesin judi jackpot serta ada peti berisi senjata tajam,” ujarnya, kepada awak media, Selasa (6/4/2021).

Masih sambungnya, dari pemeriksaan terhadap tiga orang tersebut, akhirnya pihak Polrestabes menetapkan satu orang tersangka berinisial HH (34), warga Kecamatan Binjai Timur, yang berperan sebagai kasir judi di SG.

“Dari penggeledahan terhadap tersangka, juga ditemukan diduga Narkotikan jenis Sabu- Sabu, timbangan elektrik, dan daun ganja kering seberat 4,83 gram,” pungkas melati tiga tersebut.

Masih sambung Riko, saat ini pihaknya juga memburu pengelola hiburan malam Diskotik SG, yang diduga menyediakan lapak judi dan narkoba.

“Kemarin di TKP memang kita temukan wilayah yang luas, ada hiburan, ada diskotik, dan ada hotelnya. Juga ada tempat bermain judi dan pengguna narkoba. Identitas pengelolanya sudah ada sama kita, dan saat ini sedang kita buru,” cetus Kapolrestabes Medan kepada Wartawan.

Dirinya juga tidak menampik jika pengelola judi sempat berencana menyerang Petugas Gabungan, yang akan menggelar razia di Diskotik SG.

Buktinya, ditemukan satu peti yang berisi 50 senjata tajam jenis Kelewang di lokasi perjudian.

“Saat di TKP, masyarakat atau pengurus yang jaga disitu lari. Pada saat lari, kita mendapatkan informasi kalau mereka sudah mempersiapkan sajam (senjata tajam) untuk melawan Petugas,” tegas Kombes Pol Riko Sunarko.

Disinggung mengenai penutupan lokasi hiburan malam Diskotik SG tersebut, Kapolrestabes menjawab jika pihaknya akan mengecek perizinannya terlebih dahulu.

“Untuk masuk ke TKP melewati kabupaten lain. Peluang ini mereka gunakan untuk membuka perjudian. Bagi yang tidak tahu, pastinya masyarakat akan menduga jika tempat itu adalah wilayah Binjai,” Ungkapnya.

Diketahui, pada Jumat (2/4/2021) dinihari lalu, Petugas Gabungan menggerebek sarang perjudian yang berada di wilayah perbatasan Medan-Binjai, tepatnya di Desa Namorambe Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam penggerebekan tersebut, Polisi berhasil mengamankan 73 unit mesin Jackpot, 1 set alat judi Dadu, 1 unit Loudspeaker serta 1 unit Televisi.

Tidak hanya itu, pada saat penggeledahan di lokasi, Petugas gabungan juga berhasil menemukan satu kotak berisi 50 senjata tajam berbagai jenis. Sedangkan sejumlah orang yang berada di lokasi perjudian langsung kocar kacir.

Dari tempat terpisah, Ustad Karim salah satu Tokoh Agama Kota Binjai mengaprsiasi tindak lanjut pihak Kepolisian Poldasu melalui Polrestabes Medan.

"Semoga semuanya kondusif dan semoga pihak Kepolisian Polrestabes Medan dapat mengatasi hal tersebut,"imbuh Ustad Karim yang biasa disapa Abah Karim menerangkan kepada Wartawan, Rabu (7/4/2021).(Siswanto Ihsan)

Teks. Foto : Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat konfrensi Pers menunjukan barang bukti dari Diskotik SG. (tabloidpolmaspoldasu.com/Sis)

© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved