Akhir Petualangan Polisi Gadungan Dalam Menjalankan Aksi Memeras Para Korbanya

By September 23, 2019 151
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Dengan bermodalkan tampang Polisi,  dua pria melakukan petualangan di wilayah Sematera Utara untuk meraup rupiah dengan cara melakukan pemerasan. Namun petualangan keduanya ter endus Polisi yang pada akhirnya  diringkus Personil Kepolisian Sektor Indrapura. Kecamatan, Air Putih. Kabupaten. Batu Bara 18 /19 September 2019 lalu.
 
Sasaran kedua Polisi gadungan dalam menjalankan aksinya, kepada sejumlah pengusaha di wilayah Kecamatan. Sei Suka dan Kecamatan Air Putih. Kabupaten Batu Bara. Keleluasaan kedua pelaku dalam menjalan aksinya, didukung  penampilan yang sangat  meyakinkan sebagai Polisi, peralatan yang dibawa juga sangat mendukung, apalagi berbicara seolah bagai penyidik profesional, siapa juga yang mengira kalau keduanya polisi gadungan.
 
Pada saat pelaksanaan kegiatan gelar Pers Releasse, 20 September 2019. Kapolres Batubara AKBP. R. Simatupang, SH,M.Hum Yang didampingi Kasat Reskrim AKP.Pandu Winata. SH.SIK.MH. Menyampaikan : 
 
Kedua Pelaku diantaranya. Drs. Nasman Manao. Msi  (52) tahun warga Jalan. Balai Desa gang Antara No. 45. Kelurahan. Timbang Deli. Kecamatan. Medan Amplas. Sugiono alias Yogi. (46) tahun warga dusun Mesjid, Desa Aras. Kec Beringin. Kabupaten. Deli Serdang. 
 
Aksi kedua pelaku yang mengaku Personil Kepolsian Daerah Sumatera Utara (POLDASU) Berpangkat Ipda yang setingkat Kanit, adapun peralatan sebagai perlengkapan kedua tersangka dalam menjalankan aksinya, senjata api non organik sejenis Air Soft Gun.
 
Kedua pelaku tindak pidana pemerasan antar Kabupaten. sudah berpetualang dibeberapa Kabupaten. Apes kedua pelaku di Kabupaten. Batu Bara pada saat menjalankan aksinya melakukan pemerasan terkait izin usaha kepada  Dedy Priono(37) tahun warga dusun I Tamsis. Desa Simpang Kopi. Kecamatan Sei Suka. Kabupaten. Batu Bara.
 
Yang sebelumnya kedua pelaku telah berhasil memeras pengusaha roti klatak sebesar Rp. 1.000.000. juga terkait izin usaha milik Samsiah (50) tahun warga dusun III Desa Tanjung Kubah. kecamatan. Air Putih. Kabupaten Batu Bara.
 
Adapun Barang Bukti sebagai alat yang menyertai perbuatan kedua pelaku tindak pidana pemerasan Berupa : 
1(satu) Pucuk senjata Api Non organik jenis Air soft Gun.
5(lima) Butir selongsong kosong. Beberapa lembar Kartu Pers.
1(satu) Unit mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1469 MP tanpa STNK.
Uang tunai Rp 1.000.000.
2(dua) unit HT (Handy Talki)
1(satu) Unit handpone.
2(dua) KTP atas nama Drs (NM )dan (SO).
1(satu) Pasang plat nomor polisi tambahan BK 1735 DK.
 
Seketika wartawan melakukan koonfirmasi kepada salah seorang  pelaku (Sugiono alias Yogi) mengakui dirinya adalah mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Nias Selatan. Atas aksi yang dilakukan merupakan kesalahan terbesar dalam hidup saya. Bagaimanalah saya silap. ( Terangnya)
 
Tindakan proses selanjutnya oleh Sat Reskrim Kepolisian Resor Batu Bara. Sebagai benruk pertanggung jawaban tindak pidana kejahatan yang dilakukan oleh keduanya di kenai. Pasal. 368 dan Pasal 1 UU Darurat no 51 tahun 1951 KUHP. (R. Hutagaol)
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo