Empat Orang Sindikat Pengedar Uang Palsu Digiring Kepolsek Kota Kisaran

By October 01, 2019 107
Kisaran ( Polmas ) Empat orang sindikat pengedar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, kini terhenti aksinya dan harus  meringkuk di sel tahanan Polsek Kota Kisaran sejak Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.
 
Keempatnya yaitu Irpan Harahap (31) warga Jalan Sisingamangaraja, Gang A Lubis No V, Desa Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan, Kota Padangsidimpuan, Dedi Irwansyah Siregar (33) warga Desa Sei Limbat, Dusun IV, Kecamatan Binjai Langkat, Kabupaten Langkat.
 
Terakhir Dea Surbakti (32) dan Yeni Lestari Lubis (42), keduanya warga Lorong Stasiun, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

"Penangkapan sindikat ini berawal, setelah seorang korban, ibu Nur Aini Manurung, pemilik warung di Dusun IX, Desa Serdang Kampung Teladan, Kecamatan Meranti baru saja kedatangan pembeli yang membeli rokok membayar pakai Upal, pecahan Rp 100 ribu" kata Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo, Senin (30/9/2019).
 
Setelah memulangkan uang kembalian senilai Rp 82 ribu kepada seorang pelaku yang akhirnya diketahui bernama Dedi Irwansyah Siregar, korban pun sadar dan meminta anaknya untuk mengejar kendaraan mobil Toyota Cayla warna hitam BK 1477 JT yang ditumpangi pelaku.
 
Bersama warga pengejaran pun dilakukan, hingga akhirnya kendaraan pelaku berhasil diberhentikan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kisaran.
 
"Korban dan personel Pos Meranti memberhentikan mobil pelaku dengan dibantu oleh warga sekitar. Kemudian pelaku bersama tiga temannya diamankan ke Pospol Meranti," sebutnya.
 
Dari hasil interogasi, modus kejahatan yang mereka lakukan yaitu membelanjakan uang palsu di wilayah pedesaan.
 
Selain membelanjakan upal di warung Nur Aini, para pelaku yang merupakan sindikat ini pun mengaku telah melakukan aksi kejahatan yang sama di Kios milik Suherti di Desa Meranti.
 
Pelaku Dedi dan Dea Surbakti lah diketahui yang berbelanja rokok, mancis dan sebungkus tisu di Kios milik Suherti, masing-masing menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu.
 
"Dari keterangan para pelaku, upal tersebut diperoleh dari seorang laki-laki berinisial AH, warga Belawan, Medan," ungkapnya.
 
Barang bukti yang disita dari tangan keempat pelaku yaitu 37 lembar upal pecahan Rp 100 ribu dan satu lembar upal pecahan Rp 50 ribu.
 
"Selain itu diamankan juga barang bukti berupa satu unit mobil Cayla BK 1477 JT, dua bungkus rokok, satu buah mancis, satu botol bedak. Dari tangan seorang tersangka juga ditemukan satu bungkusan sabu beserta alat hisap," ujarnya.
 
Kini keempatnya sindikat pengedar uang palsu masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut  di Mapolsek Kota Kisaran.
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo