Dinas Kesehatan Kota Padang Sidempuan Menunjuk Perusahaan Yang Beralamat fiktif dalam Pengadaan Backpack Sprayer yang di gunakan dalam rangka penanggulangan Covid-19  Tahun Anggaran 2020 dengan   Pagu Anggaran Rp 527,000,00 (Lima Ratus Dua Puluh  Tuju Juta Rupiah) yang dilakukan dengan Metode Penunjukan Langsung kepada PT Deli Karya Prima yang beralamat Kantor Komplek H.M. Saleh  Nst Nomor 1 F Gang subur –Jalan H adam Malik  Medan,Sumatera Utara sesuai yang tertera dalam Dukumen Pengadaan ,  Dengan Nomor Kontrak SPPBJ Nomor 050/     /Dinkes/2020 Dalam Masa Kerja 45 Hari (Empat Puluh Lima Hari, Dokumen   Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan Nomor 050431/Dinkes /2020 Pada Hari Rabu Tanggal Tujuh Belas Bulan Juni Tahun Dua Ribu Dua Puluh  (17-06-2020), Pihak Perusahaan di wakili  Bachtiar Butar Butar Selaku Direktur PT Deli Karya Prima  dan Pihak dinas Pendidikan di wakili oleh Sofyan Subri Lubis,SH ,M,Kes Kadis Kesehatan yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Tim Investigasi Tabloid Polmas Poldasu Mencoba Mengkontak  melalui nomor Telphone, tidak bisa tersambung, langsung   melakukan pengecekan kealamat Perusahan yang tertulis diatas ternyata Alamat tersebut bukan Alamat PT Deli Karya Prima melainkan Alamat Distributor Alat Elektronk Dell, Untuk melengkapi investigasi Tim melakukan wawancara dialamat tersebut, maka dapat keterangan bahwa perusahaan tersebut telah bertahun tahun tidak ada dilokasi itu lagi,  Tim juga melakukan pencarian di dunia maya tidak terdapat Juga data tentang perusahaan tersebut.

Karena tidak dapat keberdaan alamat  tersebut, Tm Investigasi Melakukan  Konfirmasi langsung Kepada Sofyan Subri Lubis S,Sos,M,Kes  melalui  No  WA 0812XXXXXXXX  Pesan dibaca tapi tidak dijawab bahkan nomor HP Tbloid Polmas Poldasu langsung di Blokir  (AH)

Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara (Polmas Poldasu) Awal nya hanya main-main dengan mempergunakan senapan angin bersama teman nya, tak disangka senapan angin tersebut berisi peluru dan teman nya sendiri tertembak.

Peristiwa ini terjadi sabtu ( 10/7/2021) pukul 08.00 wib di dalam kamar rumah Erik Adi Saputra Sitompul ( 20 ) warga Desa Sitompul Kec.Siatas Barita Kab. Taput.

Pelaku penembak teman sendiri yaitu EAS sedangkan korban dalam kejadian tersebut Robin Nababan ( 19 ) warga Desa Sitompul Kec.Siatas Barita Kab. Taput.

Kapolres Taput AKBP Muhammad Saleh SIK. MM melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.

Dari hasil keterangan yang kita peroleh dari penyidikan kasus tersebut, kronologis nya " pada hari sabtu 10/7/2021 pukul 07.00 wib, korban RN dan satu orang teman nya Richad Simanjuntak ( 16 ) mendatangi rumah pelaku.

Setelah tiba di rumah pelaku , koban dan saksi masuk kedalam kamar lalu mereka bercerita-cerita. Sambil bercerita korban RN tidur-tiduran di dalam kamar.

Saat korban tidur-tiduran, pelaku mengambil senapan angin nya dan mengarahkan ke kaki korban dengan berkata " Bangun Kau nanti kutembak kaki mu " dengan main-main. Korban pun dengan santai tidak bangun karena dia menganggap hal tersebut main-main dan senapan tersebut tidak berisi peluru.

Sampai tiga kali pelaku memainkan senapan angin tersebut kepada korban dan yang ke empat kalinya pelaku mengarahkan keleher korban.

Tanpa di sadari pelaku kalau senapan angin tersebut berisi peluru, lalu sepan nya meledak dan mengena pada keher korban.

Beruntung tekanan angin senapan tersebut tidak begitu kuat sehingga peluru yang masuk di leher korban tidak begitu dalam.

Setelah senapan meledak, lalu pelaku , korban dan saksi pun terkejut dan melihat darah keluar dari leher korban dan mereka pun membawa korban ke puskesmas Siatas Barita dan puskesmas pun merujuk langsung kerumah sakit tarutung.

Setelah di rumah sakit korban pun di operasi lalu peluru bisa di keluarkan. Kondisi korban saat ini sudah membaik namun masih di rawat di rumah sakit.

Kejadian ini sempat di tutupi antara keluarga pelaku dan korban dan tidak melaporkan ke kita. Namun dari informasi yang kita dapat, team reskrim meluncur ke TKP dan kerumah sakit tarutung sehingga kita mendapat kejelasan.

Pelaku dan BB Senapan Angin merek Kenon saat ini sudah kita amankan untuk pemeriksaan. Ianya mengakui hal tersebut. Senapan tersebut di beli dari situs online LAZADA empat bulan yang lewat.

Ebdy Boy Sihombing.

Lintongnihuta, (Polmas Poldasu) 28/04/2021 - Sungguh Tragis yang dialami JE.Sihombing,dia pemilik rumah yang terbakar,yang diduga dilakukan nya sendiri,dimana kejadian itu terjadi di kecamatan Lintongnihuta kabupaten Humbahas.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 09.00 wib.dimana seorang warga menghubungi Kepala Desa melalui jaringan seluler,warga melaporkan ke Pj.Kepala Desa Tapian Nauli Darwin Simamora bahwa terjadi kebakaran di Desa nya.lalu Kepala desa langsung menghubungi pihak Damkar Kabupaten Humbahas untuk upaya pemadaman,sekitar pukul 09.30 wib Dua Unit Mobil Pemadam tiba di lokasi kejadian dan dibantu Personil Polres Humbahas dan Polsek Lintongnihuta.dan hanya 20 menit api berhasil dijinakkan dan pihak Polres melakukan olah TKP bahwa penyebab kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh pemilik nya sendiri Juan Efesus Sihombing (22) dimana Pelaku tersebut diduga mengalami gangguan Kejiwaan dan sudah Yatim Piatu.

Dalam kejadian tersebut kerugian ditaksir berkisar 10 Juta Rupiah.

Pada pukul 10.00 Wib, pihak Dinas Sosial kabupaten Humbang Hasundutan tiba di TKP untuk melakukan persuasif kepada Pelaku,yang direncanakan akan membawa JE Sihombing untuk mendapatkan Pengobatan Ke Rumah Sakit Jiwa Prof.Dr.Ildrem di Kota Medan Sumatera Utara.

Lamhot Silaban.

Binjai,(Polmas Poldasu) - Diduga ada masalah di tempat kerjanya, Randa (23) Jenis kelamin Laki-laki Warga Jalan MT. Haryono, Lingkungan 2, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Provinsi Sumatra Utara, pada hari Minggu yang lalu (11/4/2021) hingga Senin (19/4/2021), I minggu lamanya tak kunjung pulang.

Menurut pengakuan salah satu keluarga kandung Randa, Adik kandungnya tersebut sudah 1 Minggu lamanya tidak pulang Kerumah diduga prihal Masalah di tempat kerjanya menaiki sepeda motor Honda SPACY BK 5095 RAI warna hitam ,mengenakan celana warna Abu-abu panjang baju putih.

" Terakhir dia chat Saya pada hari minggu tanggal 11 April, kemudian esok harinya saya telpon Nomor ponsel/WA tidak aktif lagi. Kalau memang dugaan kami digadaikan Sepeda Motor tersebut ke salah satu tempat pinggiran Kota Binjai biarlah Sepeda Motor tersebut yang penting harapan kami Keluarga kandungnya Randa agar segera kembali Kerumahnya agar kami tidak khawatir. Randa pulanglah, semuanya sudah menunggu kepulanganmu Adikku, kami sangat khawatir karena sudah satu minggu kamu tidak kembali kerumah," ujar Nisa Kakak Kandung Nisa memohon kepada semua pihak agar bekerjasama menemukan Adik kandungnya sembari menceritakan kepada Awak Media 9, Senin (19/4/2020).

Masih tambah Nisa, dirinya berharap kalau Adiknya ditemukan tolong segera kabari ke Nomor Redaksi Media ini, karena saya juga berharap kalau Adik saya kembali dengan selamat. Mengenai Sepeda Motornya kami tidak terlalu memikirkannya, yang jadi pikiran kami Keluarga Bekeluarga adalah Randa kembali dengan selamat.

" Kulit Adik saya agak hitam, hidung mancung ada bekas luka di ujung hidung Nama akun FB nya chairanda a rawi. Sekali lagi kami berharap Randa baik-baik saja kalaulah Sepeda Motor tersebut digadenya gak tertebus tidak jadi masalah yang penting dia pulang dengan selamat," harap Nisa.(Siswanto Ihsan)

Teks. Foto : Randa Warga Jalan MT. Haryono, Lingkunan 2, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Provinsi Sumatra Utara.(tabloidpolmaspoldasu.com/Ist)

Tarutung (Polmas poldasu) 03/04/2021 - Malam tak beruntung,Itulah yang terdengar dalam perbincangan masyarakat taput , khususnya di Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita .

Pasal nya kalimat ini muncul di setiap perbincangan publik , karena dalam satu malam yaitu sabtu malam atau malam minggu terjadi peristiwa kebakaran di dua tempat di kecamatan yang berdekatan tersebut, dan menghanguskan lima unit rumah semi permanen .

Saat di konfirmasi sejumlah media, Kapolres taput melalui kasubbag humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.

Di jelaskan " kebakaran tersebut terjadi dalam satu malam, pertama " sabtu malam 3/4 pukul 22.00 wib, di Jln. Marhusa Panggabean Dusun I Desa Sitompul Kec. Siatas Barita Kab. Taput, dua unit rumah ludes terbakar milik Daspor Sitompul ( 80 ) warga Jl. Marhusa Panggabean Dusun I Lumban Dolok Desa Sitompul Kecamatan Siatas Barita dan milik Jappi Sitompul ( 65 ) warga yang sama.

Dalan kejadian ini, api berasal dari rumah Daspor Sitompul yang saat itu kosong karena pergi kerumah anak lalu merembes kerumah Jappi sitompul yang juga berdekatan.

Pertama sekali melihat kebakaran ini terjadi yaitu Hot Marudut Sitompul ( 39 ) warga yang sama, dimana saat itu saksi masih berbincang-bincang di rumah kepala desa, dan tiba-tiba saksi melihat api dan langsung berteriak minta tolong kepada warga lain sambil membunyikan lonceng gereja pertanda adanya kejadian.

Pemilik rumah Jappi Sitompul pun langsung keluar rumah dan melihat kejadian di samping rumah nya terbakar, lalu membanguni istri dan anak-anak nya serta bersama-sama dengan warga sekitar turut membantu mengeluarkan barang-barang nya sambil berusaha memadamkan api.

Sekitar satu jam kemudian, mobil damkar pun tiba , lalu api bisa di padamkan. Saat mobil damkar tiba kedua rumah sudah sempat ludes terbakar. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Sedang kejadian kedua, terjadi minggu pagi 4/3 pukul 05.00 wib di Jl. Op. Lalo Lumbantobing Kelurahan Hutatoruan VII Kecamatan Tarutung Taput. Dalam peristiwa tersebut, tiga unit rumah ludes terbakar milik Hendra Tarihoran (39 ) warga Jl. Op. Lalo Lumbantobing Kel.Hutatoruan VII Kec. Tarutung Taput, milik Hari Matondang (53 ) warga yang sama dan milik Edi Matondang ( 45 ) warga yang sama.

Api berasal dari rumah Hendra tarihoran lalu merembes ke dua rumah yang lain. Dalam peristiwa ini, pemilik rumah masih sedang tidur dan pertama mengetahui kejadian ini yaitu saksi Rosima Br .Sianturi ( 56 ) di saat saksi mau pergi ke gereja untuk ibadah peringatan Bangkit nya Isa Almasih.

Saksi melihat api di atas rumah Hendra Tarihoran , lalu saksi pun menjerit meminta tolong dan pemilik rumah pun terbangun dan keluar menyelamat kan diri, serta tetangga pun berdatangan membantu ketiga keluarga korban.

Dua jam kemudian api baru bisa di padamkan , setelah mobil damkar tiba di tempat kejadian.

Saat ini team inafis Polres Tapanuli Utara Masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut .

Dalam kedua peristiwa ini, tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil kita perkirakan Rp 600.000.000 ( Enam Ratus Juta ) Rupiah.

Lamhot Silaban.

Page 1 of 2
© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved