Terbang, Mobil Brio Hantam Pemotor Tewas

By March 20, 2020 12

Medan (POLMAS) - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut satu korban jiwa terjadi di Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Kamis (19/3/2020).

Laka maut itu melibatkan mobil Honda Brio BK-1637-ES versus sepeda motor bernopol BK-6513-UQ. Kanit Laka Satlantas Polrestabes Medan AKP Prio Achmad Prihatin menyampaikan seorang lelaki meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tersebut.

"Pada Kamis (19/3/2020) di Jalan Cemara pada pagi tadi terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang meninggal," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (19/3/2020).

Lebih detail, AKP Prio Achmad Prihatin menyebutkan identitas korban bernama Wagimin (65), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Dusun X Komplek, Lapangan Sampali, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang.

"Kecelakaan ini tepatnya terjadi di putaran depan PT Indra Angkola," lanjutnya.

Kecelakaan lalu lintas, sambung dia, melibatkan mobil dengan sepeda motor.

Mobil Honda Brio BK-1637-ES melintas di Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur dari arah Barat ke Timur arah Komplek Cemara Asri. Sedangkan sepeda motor BK-6513-UQ melintas di Jl Cemara dari arah Timur ke Barat. “Artinya mereka berlawanan arah," ujar AKP Prio.

"Diduga pengemudi mobil tersebut mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali," tambahnya.

"Mobil tersebut terbang setelah menabrak sesuatu di ujung jalan, yang menyebabkan berbalik arah dan menabrak sepeda motor tersebut," lanjutnya.

Setelah dijelaskannya terjadinya kecelakaan tersebut, AKP Prio Achmad juga menambahkan kondisi korban. "Korban mengalami luka dan meninggal dunia pascakejadian di lokasi atau TKP," terangnya.

Kejadian ini termaktub dalam Laporan Polisi, LP/ 0201 /337/ III /2020. "Sebagai barang bukti untuk melakukan penyelidikan kita mengamankan barang bukti, " tambahnya.

Pengemudi mobil tersebut adalah Amalia Jasmine (23), seorang pegawai swasta yang berdomisili di Jalan Stella, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.

"Petugas sudah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mencatat identitas saksi-saksi, olah TKP, mencatat identitas korban dan membawa ke RSU Pringadi untuk visum," pungkasnya.(Red)

 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo