Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Minta Pengunjung PRSU Tidak Parkir Sembarangan dan Berlapis

By March 11, 2019 8
Medan (POLMAS) - Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polrestabes Medan, AKBP Juliani Prihatini menyampaikan, bagi masyarakat yang hendak menyaksikan kegiatan acara di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) diharapkan memerhatikan lokasi parkir. 
 
Pasalnya, sering kali masyarakat tidak perduli akan tempat parkir kendaraan bermotornya, yang kemudian dapat mengakibatkan kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto, tepatnya depan PRSU.
 
AKBP Juliani mengatakan, untuk pengaturan lalulintas di depan PRSU sudah dilakukan dan dilaksanakan oleh pihak Polsek Helvetia dengan bantuan dari Dinas Perhubungan Kota Medan. 
 
“Depan PRSU itu pengaturannya oleh Polsek Helvetia sudah punya strategi lalu lintas, dengan dibantu dari Dishub,” ujar AKBP Juliani, Sabtu (9/3/2019).
 
AKBP Juliani Prihatini juga menyampaikan, bahwa masyarakat jangan memarkirkan kendaraanya secara berlapis, apabila lahan parkir di halaman PRSU sudah penuh.
 
Kemudian, untuk masyarakat apabila memakirkan kendaraanya di badan Jalan Gatot Subroto tepat di depan PRSU, jangan dua lapis. 
 
Menurut AKBP Juliani, untuk satu baris saja kemungkinan kemacetan tidak akan terjadi. 
 
“Sebatas parkir satu lapis saya rasa tidak menganggu lalulintas, kecuali parkir berlapis, makanya nanti kita akan kerjasama dengan dinas-dinas terkait,” ujar AKBP Juliani Prihatini.
 
Menurut AKBP Juliani, wajar bila kemacetan terjadi, dikarenakan pasti masyarakat beramai-ramai datang untuk dapat menyaksikan acara tahunan tersebut. Apalagi, sampai mendatangkan artis-artis Ibu Kota. 
 
Namun, masyarakat juga harus sadar bahwa perlunya memerhatikan arus lalulintas, kata AKBP Juliani, jangan sembarang memakirkan kendaraan. 
 
“Karenakan namanya keramaian, semua orang datang kesitu, semua orang mau simpelnya saja, kadang-kadang mereka juga tidak ada kesadaran parkir sesukanya. Makanya harapannya masyarakat menyadari tidak parkir sembarang dan berlapis-lapis,” kata AKBP Juliani Prihatini.
 
Lalu, masyarakat juga jangan hanya meninggalkan kendaraan begitu saja, dipastikan untuk mengecek kembali. Lantaran acara tersebut dengan jumlah kapasitas masyarakat yang hadir tentu sulit bagi petugas untuk dapat mengontrol semua kendaraan. 
 
Pada setiap memakirkan kendaraanya masyarakat juga harus ingat kuncinya sepeda motornya. Kadang ada masyarakat yang melaporkan kepada kita hilang kendaraan, karena lupa mengambil kunci sepeda motornya, ujar AKBP Juliani mengakhiri. (Rel)
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved