Polres Langkat Berhasil meringkus warga Aceh beserta 28 Bal Ganja

By November 30, 2019 50
 
Langkat (Polmas Poldasu) - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Langkat, meringkus 2 warga Provinsi Aceh (NAD), di Depan Pos Lantas Sei Karang, di Jalan Lintas Medan-Aceh, atau di Dusun Sidomulio, Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 06.00 Wib.
 
Kedua tersangka ditangkap, dikarenakan membawa Narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 28 bal / bungkus, dengan berat kotor sekitar 28.000 gram atau 28 kilogram.
 
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK, melalui Kasubag Humas Polres Langkat, IPTU Rohmat, kepada wartawan mengatakan, kedua tersangkat atas nama Azhari Mahmud (45) warga Dusun Kampung Lama Desa Meucat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.
 
Dan tersangka Fauzal Akbar (24) warga Dusun Tgk Di Meunjee, Desa Reudeup Kecamatan Meuriah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.
 
Kronologisnya, sebut Rohmat, pada waktu itu, Kapolres Langkat mendapat informasi dari masyarakat yang layak di percaya, dan mengatakan, akan ada penumpang Bus PT Putra Pelangi Perkasa, dengan No Pol BL 7483 AA dari Aceh menuju Medan, akan ada membawa Narkotika jenis Ganja.
 
Dari informasi tersebut, kemudian Kapolres Langkat memerintahkan Kasat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan.
 
Selanjutnya Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono, SH dan Kanit II IPTU Amrizal Hasibuan, SH beserta Team Opsnal melakukan penyelidikan.
 
Hasil lidik saat itu sekitar pukul 06.00 Wib, kemudian terpantau oleh Team sebuah bus sesuai identitas, melintas di depan Pos Lastas Sei Karang.
 
Kemudian bus tersebut dihentikan, dan kemudian Team melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang penumpang laki – laki yang mencurigakan.
 
Setelah dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan barang -barang / tas milik kedua tersangka, ungkap Rohmat, di temukan 2 kotak kardus yang berisikan 28 bal / bungkus narkotika jenis Ganja yang dibalut lakban warna coklat.
 
Kemudian Kasat Res Narkoba dan Team melakukan interogasi terhadap tersangka (TSK), dan TSK menerangkan bahwa kedua TSK disuruh oleh MR (dalam pencarian) untuk mengantar Ganja tersebut dari Aceh Utara menuju Bengkulu dengan janji upah Rp.15.000.000,-, jika sudah barang bukti tersebut berhasil diantarnya ke Bengkulu.
 
“Untuk ongkos awal mereka sudah diberikan Rp.500.000,-, yang mana nantinya kedua TSK akan diarahkan oleh MR kepada orang yang dituju, ketika sudah sampai di Bengkulu,” bebernya Rohmat, sembari mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses pengembangan.(Syahrial)
 
 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo