Sat Narkoba Polres Binjai Amankan Pengedar 18 Kg Ganja Kering di Karung Berisikan Lengkuas

By April 01, 2019 9
Binjai (POLMAS) - Polres Binjai melalui tim satuan narkoba yang dikomando oleh AKBP Nugroho Tri Nuryanto Sik, berhasil mengamankan pengedar 18 Kg ganja kering antar lintas Sumut tepatnya di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara pada hari Rabu dini hari (27/03/2019).
 
Adapun tersangka yang berhasil diringkus yakni, Faisan (32) Warga Dusun Buket Jouk, Desa Panton Rayuek, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur. Bermula penangkapan terhadap pelaku dari adanya laporan informasi yang menyebut pelaku akan melintas naik bus membawa ganja dalam ukuran besar. Menanggapi itu, tim Opsnal Satres Narkoba pun langsung lidik dan mengumpulkan baket.
 
Hasilnya, petugas menerima informasi jadwal keberangkatan pelaku yang akan melintas naik bus di kawasan Binjai.  Begitu dihentikan, petugas pun langsung menggeledah seluruh isi bawaan penumpang. Dari dalam bagasi, petugas menyita barang bukti satu karung berisi 19 bal ganja seberat 18 kilo yang dibalut lakban warna kuning.
 
Penumpang bus bernama Faisal yang membawa barang haram tersebut tak berkutik saat diciduk polisi. Ia mengaku disuruh mengantarkan ganja tersebut ke Medan.
 
Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subs pasal 111 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan minimal 6 tahun.
 
“Kita mengamankan pelaku yang membawa 19 bal ganja dan setelah ditimbang beratnya 18 kilogram,” katanya.
 
Dijelaskan Kapolres tersangka sempat mencoba mengelabui petugas dengan menempatkan 19 bal ganja di dalam karung berisi lengkuas. Namun setelah diperiksa, di dalam karung tersebut ternyata juga berisi 19 bal ganja.
 
“Pelaku sendiri dijanjikan upah sebesar Rp. 1 juta untuk mengantarkan barang haram tersebut,” ujarnya.
 
Sementara itu, Faisal sendiri mengaku terpaksa membawa barang tersebut karena iming iming dijanjikan upah sebesar Rp. 1 juta rupiah dari temannya dan Rencananya upah itu dipakainya untuk keperluan membeli baju seragam sekolah anaknya.
 
“Saya cuma disuruh ngantar aja dan dijanjikan dapat upah satu juta dan baru kali pertama disuruh ngantar melalui karung gono yang mungkin dari sana sudah di campur dengan lengkuas agar tidak ketahuan," akunya. (Siswanto Ihsan)
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved