Polrestabes Medan Sita Rp 8 Miliar Aset Bandar Narkoba Hasil TPPU

By March 20, 2020 25

Medan (POLMAS) - Polrestabes Medan menyita sejumlah aset milik bandar narkoba bernama Zakir Husin alias Zakir (48) warga Jalan Pelaminan, Kecamatan Medan Tuntungan/Jalan T Cik Ditiro, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, senilai Rp8 milliar terdiri dari 6 aset barang tidak bergerak serta 2 aset barang bergerak. Aset sebanyak itu merupakan hasil pencucian uang narkoba, TPPU (tindak pidana pencucian uang).

Diketahui, Zakir sendiri telah divonis 15 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Medan pada 3 Juli 2019 silam dan telah dijebloskan ke Lapas Tanjung Gusta Medan.

 “Aset tersangka yang kita eksekusi berupa 5 rumah yang berada di kawasan Jalan Flamboyan, Kecamatan Medan Selayang, Jalan Setia Budi Baru, Kecamatan Medan Helvetia, Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, serta di Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, dan 1 lahan kosong yang berada di Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, sedangkan untuk barang bergeraknya berupa 2 unit mobil “terang Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Edizzon Isir di dampingi Kasat Narkoba AKBP Sugeng Riyadi, Wakasat Narkoba AKP Dolly Nainggolan saat memaparkan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Mapolrestabes Jalan HM Said No1 Medan, Kamis (19/03/2020) .

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Medan juga menerangkan kalau pengeksekusian aset milik bandar narkoba ini merupakan “kebanggaan untuk Polrestabes Medan, pertama sekali menyelesaikan kasus pencucian uang yang dilakukan oleh bandar narkotika di Sumut. Kita bertindak untuk memberikan rasa aman dan kondusif untuk masyarakat Kota Medan,” ujarnya.

Di samping itu, keberhasilan ini merupakan kolaborasi efektif dari Kejari Medan, PPATK dan penyedia jasa keuangan.

Tersangka merupakan bandar besar yang memasok narkoba di 4 wilayah basis narkoba di Kota Medan yaitu Kampung Sejahtera (Eks Kampung Kubur), Mangkubumi, Masjid Taufik dan Polonia. Sejak Januari 2018 Polrestabes Medan telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka.

Dia ditetapkan sebagai DPO usai petugas menangkap istri dan sopirnya dengan barang bukti 0,5 Kg sabu. (Rel)

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo