5 Tahun Jual Narkoba, Sat Narkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Narkoba Sei Bamban

By February 01, 2019 45
Sergai (POLMAS) - Menindaklanjuti peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sergai oleh Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK,M.Si memerintahkan Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu untuk memetakan para pengedar narkoba dan melakukan upaya upaya penindakan untuk menekan peredaran narkoba.
 
Kemudian pada hari Selasa 29 Januari 2019 personil Sat Narkoba Polres Sergai dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu dengan Kanit Idik 2 IPDA Maruli Sihombing berhasil menangkap seorang bandar di Dusun 1 Desa Pon Kec Sei Bamban Kab.Serdang Bedagai yang sudah 5 tahun lebih mengedarkan narkotika jenis sabu.
 
Adapun tersangka yang ditangkap bernama Fadly warga Desa Pon Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai.
 
Dari tersangka diperoleh barang bukti berupa, 1 unit timbangan elektrik, 1 unit HP Nokia, uang tunai Rp 300.000, 1 bungkus plastik besar berisi kristal berat bruto 26.89 gram, dua 10 bks plastik klip sedang berisik ktistal berat 10.37 gram, dan tiga 4 bks plastik klip kecil berat 0.89 gram dengan berat sruto seluruhnya 38,15 Gram.
 
Sebelumnya pada hari selasa 29 Januari 2019 pukul 15.00 Wib Personil Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu bersama Kanit 2 IPDA Maruli Sihombing dan anggota Opsnal menindak lanjuti informasi tentang peredaran narkoba di dsn 1 desa pon Kec  Sei bamban Kab. Sergai.
 
“Dari hasil penyelidikan diketahui ciri ciri pelaku yang bernama FADLY Als aceh sedang berada dirumahnya selanjutnya dilakukan  penangkapan di belakang rumah tsk.di temukan 2 paket plastik sedang yg di duga narkotika di saku celana depan sebelah kanan.selanjutnya di lakukan penggeledahan rumah di dampingi kadus,” ujar AKP Sitepu.
 
Pada tiang jemuran tas sandang yang tergantung yg di dalamnya di temukan plastik diduga narkotika/sabu. 1 plastik besar dgn berat 26.89 gram, 8 bks sedang dgn berat 10.37 gram,4 bks kecil dgn berat 0.89 gram.1 buah timbangan elektrik , 1 buah Hanpon, uang Rp 300.000.
 
“Dari interogasi awal tersangka mengakui memperoleh sabu dari H warga Medan, yang kini masih didalami,” jelas kasat.
 
“Saya sudah lebih dari 5 tahun pak mengedarkan sabu,tahun 2013 saya bebas dari LP kasus sabu juga setelah divonis 2 tahun,”ungkap Tersangka.
 
Tersangka kini dijerat pasal 114 Sub 112 dengan ancaman maksimal penjara 20 tahun. (Rel)
 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo