Bantu Gembong Narkoba Kabur, Kompol TM Terancam Dipecat

By February 02, 2019 4
Jakarta (POLMAS) - Kasubdit Pengamanan Tahanan Rutan Polda NTB Kompol Tuti Maryati atau TM dietapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia terindikasi menerima gratifikasi untuk meloloskan upaya kaburnya gembong narkoba asal Perancis, Dorfin Felix.
 
"Kemarin sudah kami konfirmasi, sudah turun Irsus dari Mabes Polri dan yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan serta penahanan," ujar Kepala Bagian Penerangan umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (1/2).
 
Katanya, Kompol TM sudah mengakui perbuatannya. Polwan itu menerima gratifikasi sejumlah uang dari Dorfin untuk membeli peralatan yang dilarang ada di sel tahanan. Seperti TV dan selimut.
 
"Itu dugaan sementara, salah satunya digunakan untuk melarikan diri termasuk selimut dan segala macam itu," tutur Syahar.
 
Ia juga membantah adanya suap sebesar Rp 10 miliar yang diterima Kompol TM. "Itu sudah bisa dibuktikan Irus juga dan Propam sudah menggandeng PPATK, itu tidak benar," sebutnya.
 
Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyidikan. Terutama tentang bagaimana Dorfin melarikan diri. "Semua yang ikut jaga akan diperiksa," tegas Syahar.
 
Penyidikan juga mengarah apakah Kompol TM terlibat pada jaringan narkoba. "Itu bisa kami duga. Tapi kami dalami dulu. Hasil nanti pemeriksaan yang bisa menyatakan apa motifnya," katanya.
 
Sementara atas kelakuannya, tak menutup kemungkinan Kompol TM akan diberhentikan secara tidak hormat alias dipecat. Sebab, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sendiri tegas terhadap anggota yang terlibat narkoba baik langsung maupun tidak langsung.
 
"Bisa (dipecat). Kalau bisa dibuktikan hasil sidang yang menentukan apakah keputusan hakim nanti. Hakim internal. Apa keputusannya tergantung nanti, bisa saja PDTH (pemberhentian dengan tidak hormat)," pungkas Syahar. (JP)
 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo