Dalam 3 Hari, Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 33,5 Kg Sabu dan 13.500 Pil Ekstasi

By February 28, 2019 39
Medan (POLMAS) - Dalam kurun waktu 3 hari, mulai 22-24 Februari 2019, Petugas Kepolisian Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu dan ekstasi.
 
Berdasarkan informasi dari masyarakat, pada Jumat (22/2/2019) sekitar pukul 07.00 WIB, ada 1 unit mobil merk Mobilio membawa narkotika jenis sabu.
 
Kemudian Petugas Kepolisian Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, melakukan pembuntutan dan pemberhentian mobil itu dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 orang tersangka laki-laki bernama Joni Iskandar (39) yang berperan sebagai perantara.
 
Dir Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung kemudian menjelaskan bagaimana proses cara penangkapan ketiga tersangka. 
 
Awalnya tim mendapat informasi bahwa akan adanya dibawa sejumlah metamfetamine (sabu) berjumlah 26,5 Kg dan dilakukan pencegatan di simpang Matapao, Serdang Bedagai.
 
"Mereka menggunakan roda empat dan kita temukan barang bukti 26,5 Kg dan tiga bungkus plastik berisi butiran pil ekstasi berjumlah 13,500 butir," kata Hendri, Rabu (27/2/2019).
 
Kemudian, lanjut Hendri di kembangkan kembali dari pelaku Joni, bahwa ada seseorang yang membawa sabu dan berusaha dilakukan pencegatan kembali.
 
Tim Unit 4 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, pada Minggu (24/2/2019) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Medan-Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang tepatnya di luar pintu tol Tanjung Morawa dilakukan penangkapan terhadap 1 orang laki-laki bernama Safril dengan barang bukti disita berupa 1 bungkus plastik warna putih, berisikan 5 bungkus plastik kuning keemasan Guanyinwang narkotika jenis sabu seberat 5 Kg.
 
"Kita temukan barang bukti methapetamine (sabu) seberat 5 Kg," ucap Hendri.
 
Kemudian saat dilakukan pengembangan, Safril melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri hingga diberikan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki sebelah kanan.
 
Masih kata Hendri, dari hasil interograsi Safril di dapatkan keterangan bahwa ada 1 orang laki-laki di Binjai yang menerima pengiriman narkotika jenis sabu dari Provinsi Riau
 
Unit I Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, kemudian lakukan pengembangan dan pada Minggu (24/2/2019) sekitar pukul 14.30 WIB, di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai tepatnya di pinggir jalan dilakukan penangkapan terhadap 1 orang laki-laki bernama Verdi Syahreza (25) dan disita barang bukti berupa 1 bungkus plastik warna hitam berisikan 2 bungkus plastik kuning keemasan Guanyinwang berisikan narkotika jenis sabu seberat 2 Kg.
 
"Semua rangkaian barang-barang ini, adalah barang-barang yang keluar dari Medan. Ada yang masuk dari Aceh dan Tanjungbalai," beber Hendri.
 
Lebih lanjut, Hendri menerangkan bahwa barang-barang ini adalah barang yang berasal dari Internasional. Hal itu dibuktikan dengan sabu yang berjumlah 26,5 Kg dibungkus menggunakan kemasan baru.
 
"Bungkus kopi berisi sabu ini bertuliskan Ringgit Malaysia (RM) 15,49. Ini kemasan baru, karena kemasan ini belum pernah kita temukan. Karena biasanya bungkus Guanying Cina. Modus pelaku memasukkan BB kedalam 2 buah karung. Sedangkan yang 2 Kg dan 5 Kg dibungkus menggunakan plastik kresek," jelas Hendri.(Red)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved