Kapoldasu : Gagalnya Penyelundupan 33,5 Kg Sabu dan 13.500 Butir Ekstasi, Polisi Selamatkan 348.500 Generasi Muda

By February 28, 2019 26
Medan (POLMAS) - Dalam kurun waktu 3 hari, mulai 22-24 Februari 2019, Petugas Kepolisian Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu dan ekstasi.
 
Dari tersangka Joni Iskandar (39) diamankan barang bukti sabu seberat 26,5 Kg dan pil ekstasi 13.500 butir.
 
Tersangka Safril diamankan 5 Kg sabu dan tersangka Verdi Syahreza diamankan 2 Kg sabu.
 
Menanggapi besarnya jumlah narkotika yang diamankan oleh Direktorat Reserse Polda Sumut yang mencapai 33,5 Kg sabu dan 13.500 butir pil ekstasi, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengaku prihatin melihat maraknya peredaran barang haram narkotika.
 
"Bangsa ini diancam bukan hanya dari dalam, tapi masuknya barang yang bisa membahayakan generasi penerus," kata Agus di Polda Sumut, Rabu (27/2/2019).
 
Kapolda Agus kembali menyampaikan, bahwa komitmen Polda Sumut untuk secara sungguh-sungguh memberikan upaya perlindungan kepada masyarakat. Utamanya terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika maupun upaya untuk memecah bangsa.
 
"Kita mohon kepada warga masyarakat sekalian khususnya masyarakat Sumut. Mari kita jaga bersama situasi Kamtibmas. Kalau ada hal-hal yang membahayakan keselamatan masyarakat, sehingga kita bisa melakukan langkah segera," imbau Kapolda.
 
Kembali lagi di sampaikan, lanjut Agus kepada para pelaku yang mengabaikan hak asasi korbannya. Polda Sumut tidak segan-segan melakukan tindakan tegas.
 
"Kami tidak ragu untuk melakukan tindakan tegas," tegas Kapolda.
 
Tertangkapnya barang bukti narkotika golongan I jenis sabu tersebut, dapat menyelamatkan anak bangsa.
 
"Sebanyak 33,5 Kg sabu yang diamankan dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 335.000 orang, dengan asumsi 1 gram sabu untuk 10 orang pengguna. Sedangkan narkotika golongan I jenis pil Ecstasy dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 13.500 orang dengan asumsi 1 butir Pil ekstasi untuk 1 orang pengguna. Total keseluruhan anak bangsa yang diselamatkan sebanyak 348.500 orang," beber Agus.
 
"Para tersangka terancam pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU No 35 tentang narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara atau hukuman mati dan paling banyak denda 10 miliar," pungkas Agus. (Rel)
 
 
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved