Pengakuan Pelaku Pembawa 26,5 Kg Sabu, Jika Berhasil Dijanjikan Dapat Jutaan Rupiah

By March 01, 2019 36
Medan (PoLMAS) - Tertangkapnya 3 tersangka penyelundup narkoba, dalam kurun waktu 3 hari, mulai 22-24 Februari 2019, yang dilakukan oleh Petugas Kepolisian Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, cukup diapresiasi tinggi. Total dari para tersangka diamankan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu seberat 33,5 Kg dan 13,500 butir pil ekstasi.
 
Salah seorang tersangka, Joni Iskandar (39) mengaku bahwa ia berperan sebagai perantara, untuk mengantar barang.
 
”Saya dijanjikan akan diberi uang Rp 50 juta kalau berhasil mengantarkan barang sampai tujuan,” kata Joni di Polda Sumut, Rabu (27/2/2019)
 
“Ini kedua kalinya saya mengantarkan barang dengan tujuan ke Medan. Tapi,saya tidak kenal orangnya siapa,” sambungnya.
 
Joni menjelaskan bahwa untuk penyuruh yang pertama dan kedua masih tetap orang yang sama. Komunikasi yang dilakukan melalui HP lewat aplikasi WhatsApp. Tapi tidak pernah tahu siapa orang yang menyuruh tersebut.
 
”Saya disuruh jemput barang di Sialang Buah, Perbaungan,” ujar Joni.
 
Tersangka lain, Safril (33) mengaku tidak mengetahui berapa jumlah sabu yang dibawa.
 
”Saya di upah Rp 10 juta kalau bisa mengantarkan barang sampai tujuan. Ini yang pertama kali saya mengantar. Yang menyuruh namanya Adi. Barang direncanakan dibawa ke Medan ke Jalan Singa,” ucap Safril.
 
Sementara itu, tersangka lainnya Verdi Syahreza (25) mengaku bahwa ini baru pertama kalinya ia mengantarkan paket sabu.
 
“Saya perantara, bawa 2 kg. Di beri upah Rp 2 juta kalau mengantarkan sampai tujuan dan barang mau dibawa ke Medan,” kata Verdi.
 
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka terancam pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU No 35 tentang narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara atau hukuman mati dan paling banyak denda 10 miliar. (Red)
 
 
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved