LSM SIMPARAS: Penangkapan Eldin merupakan klimaks dari kritikan warga Medan

By October 22, 2019 160
Medan(Polmas POldasu) - Tertangkapnya Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuktikan bahwa masyarakat memiliki dasar yang kuat menyebut pemimpin di Kota Medan dinilai kurang  peduli dengan keadaan kota dan masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua DPP LSM SIMPARAS(Suara Inpormasi masyarakat) Kadirun Padang SP di Medan ,menanggapi tertangkapnya Eldin Walikota Medan oleh KPK belum lama ini dan sang Walikota kini sudah menjadi tersangka.

"Ini menjadi klimaks dari kritik yang selama ini yang  disampaikan oleh  masyarakat atas persoalan banji/draenase, kondisi jalan,macet dan lainnya yang membuat Medan menjadi kota yang tidak nyaman,” kata Kadirun Padang,Selasa  (22/10/2019).

Padang,menjelaskan, kasus ini  harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat  terutama warga medan kedepan,untuk tidak memilih lagi calon  pemimpin tahun 2020 yang tidak berintegritas. Pada pilkada 2020 mendatang ia berharap masyarakat medan atau daerah kabupaten/kota lain  benar-benar memiliki kesadaran yang tinggi mengenai pentingnya menjaga integritas dalam memberikan suara pada Pemilukada kedepan.

“Karena kejadian ini sudah menjadi bukti tanparan keras bagi warga medan ,karena pemimpinnya tiga kali berturut turut tersandung masalah hukum. berarti  selama inikita sudah salah pilih selama ini. Ini tamparan keras bagi warga Medan karena pemimpin yang dipilihnya berakhir karena tersandung hukum. Saya kira sudah cukuplah,” ujar Ketua DPP LSM SIMPARAS/LPPPSU ini.

Bukan hanya kepada masyarakat medan namun turut juga daerah lain  berharap,agar  hal ini juga menjadi perhatian seluruh partai politik selaku pihak yang memiliki andil besar dalam menentukan calon pemimpin.(tim/KP

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo