Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak 109 Desa Se Kabupaten Batu Bara sudah Diambang Pintu

By October 24, 2019 107

Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Inisiator Gerakan Masyarakat Kabupaten Batu Bara Untuk Pilkades Serentak jangan di nodai dengan budaya Politik  uang (Rizal Hutagaol) mengajak seluruh elemen masyarakat, Khususnya Desa Sumber Rejo Kecamatan. Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara. Untuk menolak praktik uang pada gelaran Pilkades  serentak se Kabupaten Batu Bara 14 - 17 November 2019 mendatang telah ditetapkan sebanyak 109 Desa se Kabupaten Batu Bara akan mengikuti pesta demokrasi tingkat Desa.

Pastikan gerakan moral dan sosial ini berangkat dari rasa prihatin, kekhawatiran, dan bentuk kasih sayang kepada publik dan masyarakat ditingkat Desa. Siapapun tidak menginginkan even ini dikotori oleh politik uang yang akan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Politik uang, seolah membutakan hal-hal yang bernilai, karena akan melenyapkan pandangan terhadap kapasitas, kesungguhan kinerja, kebaikan akhlak, maupun aspek lainnya dari sang calon Kepala Desa itu sendiri. Terjadinya praktik uang di pilkades sangat beresiko tinggi terhadap masyarakat. Nantinya, Kepala Desa yang terpilih memiliki alasan karena bantuan politik uang dikahwatirkan akan bermain-main dalam program pembangunan didalamnya.

“Jadi saya menggelorakan gerakan moral dan gerakan sosial ini bagian dari pendidikan politik,”

Saya, mengajak semua pihak ikut serta mengawasi jalannya pilkades. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat secara luas harus berani melawan politik uang dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Pasal hukumnya sudah ada tentang politik uang, tentang suap menyuap. Jadi semua lapisan masyarakat harus terlibat untuk mengawasi,”  

Singkirkan kemunafikan sejak dini. Biasanya ciri munafik dimiliki oleh orang- orang bersuara besar dan begemuruh  selalu melontarkan kalimat kebaikan seolah melambangkan dirinya lah yang paling suci. Kemunafikan dapat hadir dikarenakan situasi atau keadaan yang tidak pernah dirasakan seumur hidupnya, Dengan alasan itu ia akan ingkari semua kalimat atau janji yang pernah dilontarkan. Jadikan pengalaman masa lalu agar tidak terperosot oleh kenistaan dalam kemunafikan. Kemajuan Desa mu tidak terlepas dari kebijakan untuk memilih pemimpin Desa yang bermoral, jujur serta amanah. Hindari politik uang yang akan berhimbas buruk serta merugikan masyarakat.  

Kita dapat melihat calon Kepala Desa tahap kedua  pasti berani untuk bernegosiasi dalam hal membeli suara. Tetapi bila masyarakat sadar bahwasanya uang yang digunakan untuk bernegosiasi adalah uang masyarakat yang di ambil dengan caranya semasa menjabat. Tidak kurang dari 75% kebahagiaan yang di raih selalu berada diatas pederitaan orang lain. 

Oleh Rizal Hutagaol. 

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo