Pembangunan Jembatan Dijalan Lintas Desa Pasir Pasir Kecamatan Sei Balai Banjir Akibatnya Aktivitas Para Pengguna Jalan Terhambat Total.                   

By October 25, 2019 94
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Melihat kondisi pembangunan jembatan di jalan lintas Desa Pasir Pasir Kecamatan Sei Balai menuju kota Tanjung Tiram sangat memprihatinkan, karena jalan darurat yang di sediakan bukan jembatan layang darurat melainkan jalan darurat yang di beri beberapa potong belahan batang pohon kelapa dan beberapa bongkahan sisa pecahan aspal dari pembangunanjembatan.  Akibatnya aktivitas para pengguna jalan terhambat total karena jalan darurat yang di sediakan banjir hingga berkedalam 50 cm. 
 
Seketika awak media menghimpun keterangan dari Pelaksana pembangunan jembatan yang merupakan orang kepercayaan dari CV. Diori (Erwin) memaparkan dengan lugas seolah tanpa beban : Memang begitu lah jalan darurat yang kami persiapkan, karena buangan saluran air memang tidak ada. (Ucap Erwin Santai).
 
Sangat berbeda keterangan dari pengguna jalan (Hendra) biasanya pembangunan jembatan menyediakan jembatan darurat agar aktivitas pengguna jalan tidak terhambat. kalau banjir sedalam ini bagaimana pula pertangung jawaban pihak kontraktor sementara perwakilan  pelaksana pembangunan banyak tertidur tanpa memikirkan untuk mempersiapkan jembatan darurat agar akses jalan tidak lumpuh total. 
 
Senada dengan keterangan beberapa warga ( Nama tidak disebutkan) Akibat pembangunan jembatan yang hanya memikirkan keuntungan besar bagi pihak Kontraktor, masalah jembatan darurat dianggap masa bodoh. Sementara Pembangunan Jembatan ini sumber dananya dari APBD Provinsi Sumatera Utara. Diharapkan juga kepada beberapa Dinas di Kabupaten  Batu Bara, Camat Wilayah Sei Balai, Bupati Batu Bara dan DPRD Kabupaten Batu Bara agar dapat mempertanyakan hal pembangunan jembatan yang telah menghambat akses jalan yang tidak di sediakan jembatan darurat, agar aktivitas para pengguna jalan tidak terhambat total. ( Terang masyarakat lirih).
 
Dusun Kebun Sayur Sahata Desa sei muka. Kecamatan. Datuk Tanah Datar juga mengalami kebanjiran berkedalaman mencapai 60 s/d 70 cm. Seketika wartawan menghimpun keterangan dari beberapa warga Dusun Kebun Sayur Sahata Desa Sei Muka ( RH/ EW) menjelaskan. Banjir yang menggenangi Dusun kami karena luapan saluran Air dari PT SMA. Akibatnya tidak sedikit rumah warga yang terendam sementara pihak PT SMA tidak ambil peduli sedikitpun. Kami masyarakat minta perhatian Bupati Kabupaten Batu Bara - Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perizinan Kabupaten Batu Bara agar segera menindak lanjuti atau Audit semua system Saluran Air yang ada di PT SMA. Yang lebih ironisnya, Bantuan pangan hanya didapat dari uluran tangan masyarakat Desa terdekat.(Terang masyarakat Bingung) 
 
(R. Hutagaol)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo