Masyarakat Meminta Kepada Polres Batu Bara Audit Penyelenggaraan Pembangunan Desa Padang Genting.

By November 26, 2019 43
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Masyarakat Desa Padang Genting, Kecamatan.Talawi Kabupaten. Batu Bara resah menunggu penyelesaian pengerjaan pembangunan fisik Desa melalui DD 2019 yang sampai saat ini tidak diketahui ujung pangkalnya bahkan tidak ada lanjutan untuk pengerjaannya. Sementara pihak penyelenggara PJs Desa Jaini.S.Pd saat ini sudah tidak pernah  menampakan dirinya lagi.
 
Masyarakat Desa Padang Genting, Kecamatan.Talawi.Kabupaten.Batu Bara akan tetap meminta sampai dimana pertanggung jawaban dari PJs Desa Jaini.S.Pd. akankah ada penyelesaian atau terbiar bagitu saja. Faktanya  pengerjaan pembangunan jalan sampai saat ini tidak juga rampung alias terbengkalai. Dengan melihat segala perlakuan PJs Desa Jaini.S.Pd yang mementingkan diri pribadi tanpa pernah memikirkan hak masyarakat, artinya benar bahwasanya Pjs Desa tersebut Kebal Hukum.
 
Sementara pembangunan jalan yang tidak juga rampung alias terbengkalai tersebut, merupakan akses jalan utama sebagai perlintasan masyarakat setiap harinya untuk ber aktivitas. Seketika masyarakat mempertanyakan kepada beberapa perangkat Desa, apa penyebab pembangunan jalan tersebut terkendala dan tidak rampung alias terbengkalai, tidak ada satupun perangkat Desa yang bisa menjawab. Bila pengerjaan pembangunan tidak juga rampung alias terbengkalai, tentunya pihak perangkat Desa tidak akan mampu untuk menyelesaikannya, karena satu alasan bahwa, Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan sudah tidak tersisah lagi karena sudah ditarik bersih oleh Pjs Desa Jaini.S.Pd dari Bendahara Desa dan tidak tau digunakan untuk apa atau digunakan untuk kepentingan pribadi. 
 
Seketika wartawan melakukan koonfirmasi kepada perangkat Desa 18 November 2019 pukul 10 : 00 wib dengan tegas perangkat Desa menjelaskan : DD (Dana Desa) tahun 2019 senilai Rp. 350.000.000.- an lebih benar telah di tarik habis oleh Jaini.S Pd  dari Bendahara Desa dengan segala pujuk rayu dan triknya, Karena Pjs Desa Jaini.S.Pd Merasa memiliki kekuasaan sehingga mampu membodohi sang Bendahara Desa, begitu Dana Desa sudah di kuasai pada kenyataanya penyelenggaraan pembangunan fisik Desa tidak sepenuhnya dikerjakan antara lain : 
 
Pembangunan turap di Dusun Pondok Enam Volume. 200 meter. Dana anggaran Rp. 126.815.000.- 
Pembangunan turap di Dusun Pujakesuma. Volume 70 meter. Dana anggaran Rp. 49.490.000.- Pembangunan turap di Dusun Samnong. Volume 220 meter. Dana anggaran Rp.45.850.000.-  
ketiga fisik tersebut sudah termasuk timbunan, namun yang sudah dianggap selesai dikerjakan hanya 1 titik saja itupun timbunannya masih sangat kurang alias asal asalan. ( terang perangkat)
 
Apalagi pembangunan jalan jenis  Rabat beton yang terletak di Dusun Kampung panjang. Volume 100 x 3 meter dengan Dana Anggaran Rp. 68.500.000.-
 
Di kerjakan hanya sepanjang 20 x 3 meter saja. jelas terlihat kerakusan PJs Desa Jaini.S.Pd menyikat Dana Desa seenak perutnya sendiri tanpa memikirkan hak dan kepentingan masyarakat.(imbuh perangkat)
 
Saat ini masyarakat hanya menunggu dan meminta pertanggung jawaban Jaini.S Pd agar segera menyelesaikan pembangunan yang jelas tidak rampung alias terbengkalai, karena Dana Desa telah ditarik kandas dan dikuasai total. Jadi sudah tidak ada alasan lagi bagi Jaini.S Pd untuk menggantung atau menunda pembangunan yang saat ini terbengkalai. Jangan karena Dana Desa tersebut di gunakan untuk kepentingan pribadi, masyarakat yang di rugikan.  Tanpa ada rasa bersalah sedikitpun atau rasa takut akan jeratan hukum yang akan dihadapi. ( Ucap Masyarakat kesal ).
 
Belum lagi Kendaraan Dinas yang di anggarkan melalui ADD (Alokasi Dana Desa ) seharga Rp. 17.702.000 yang telah di kucurkan toh tidak terlihat juga wujudnya, seolah raib bak di telan bumi.
 
Seketika wartawan polmas poldasu melakukan koonfirmasi kepada Kapolsek Labuhan Ruku lewat selulernya, guna mempertanyakan siapa personil yang bertugas sebagai BhabinKamtibmas Desa Padang Genting, dengan tegas Kapolsek mengatakan : Saat ini BhabinKamtibmas Desa Padang Genting masih kosong, karena BhabinKamtibmas yang bertugas selama ini, sudah pindah penugasanya ke Daerah Tapsel, Kalau permasalahan penyelenggaraan pembangunan Desa Padang Genting melalui ADD dan DD 2019 sesuai dengan amanat Kapolres, bila ada laporan dari masyarakat atau laporan dari pihak lain, Pihak Polsek Labuhan Ruku akan mengarahkannya ke Unit Tipikor Polres Batu Bara. (Terang Kapolsek tegas).
 
Perangkat Desa Padang Genting juga telah menyampaikan keluh kesahnya kepada wartawan Polmas Poldasu bahwasanya : PJs Desa Jaini.S Pd saat ini sudah tidak terlihat lagi bahkan handphone nya juga sulit untuk di hubungi, pak Camat saja tidak bisa untuk menghubunginya, apalagi saya hanya perangkat Desa jelas tidak akan dianggap. Seperti sengaja handpone nya tidak di aktifkan, tetapi kalau Jaini.S Pd yang perlu untuk menghubungi kami, pasti aktif handpone nya. Hal ini terjadi sejak penyelenggaraan pembangunan terlihat terbengkalai.
 
Masyarakat Desa Padang Genting meminta agar Polres Batu Bara turun langsung untuk meng Audit semua pekerjaan yang di selenggarakan oleh PJs Desa Jaini.S.Pd. yang jelas terbengkalai total.
 
(R. Hutagaol)
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo