Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Nelayan Tradisional Batu Bara (MANTAB) Menolak Penceramah Ustad Tengku Zulkarnaen

By March 22, 2019 50
Limapuluh (POLMAS) - Masyarakat Nelayan Tradisional Batu Bara (MANTAB ) Menggelar Aksi Unjuk Rasa 21 Maret 2019. pukul 11:25 wib. Dipimpin langsung ( Syawaluddin Pane, Tuntutan dalam aksi Unjuk Rasa berjumlah 60 ( Enam Puluh ) orang lebih, Menolak Ustad Tengku Zulkarnaen, berikan Ceramah di Walayah Hukum Kabupaten Batu Bara, 
 
Route Unjuk Rasa yang di Gelar Masyarakat Nelayan Tradisional Batu Bara. (MANTAB) Kantor Bupati Kabupaten.Batu Bara. Kantor DPRD Kabupaten. Batu Bara. Kantor Kepolisian Resort. Batu Bara. Kantor Kemenag Kabupaten. Batu Bara. Adapun Alat Peraga yang di gunakan dalam Aksi Unjuk Rasa tersebut. Toa/Pengeras suara. Mega Phone dan Karton.
 
Kami menolak Ustadz Tengku Zulkarnaen memberi ceramah di Wilayah Hukum Batu Bara. Ustadz Tengku Zulkarnaen mendukung salah satu Paslon. Isi ceramah Ustadz Tengku Zulkarnaen selalu Memprovokasi.
 
Sesuai dengan kesepakatan bersama FKUB, MUI, KEMENAG dan Pemkab, menolak tempat ibadah dijadikan tempat Berkampanye. Kami masyarakat Batu Bara tidak ingin terpecah bela dikarenakan kepentingan politik. (Teriakan Aksi)
 
Aspirasi peserta Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Kabupaten. Batu Bara, diSambut oleh, Bupati Kabupaten. Batu Bara, IR. Zahir, MAP. Dan menyampaikan pernyataan, Memang tidak sepantanya dan tidak diperbolehkan dalam melakukan kegiatan Politik di Mesjid selama tahapan Pemilu ini.
 
Pemkab, Batu Bara tidak bisa Deskriminatif dan selalu mendengarkan Inpirasi dari Masyarakat. Saya akan berkoordinasi dengan BKM Mesjid, Camat dan Pihak Kepolisian.
 
Saya berharap jangan terjadi perpecahan di Kabupaten. Batu Bara dan biarkan lah masyarakat itu memilih sesuai dengan hati nuraninya yang diyakini bahwa. pilihannya dapat membawa kemajuan dan keberkahan.
 
Jangan rumah ibadah dijadikan tempat berkampanye demi  menjaga kedamaian dan keamanan sehingga dapat tercipta Kabupaten Batu Bara yang Kondusif, Dalam Pelaksanaan Pemilu Tahun 2019. Yang sudah diambang pintu. ( Lugas Bupati )
 
Sekira Pukul 11.50 WIB Masa peserta Aksi Unjuk Rasa bergeser menuju Kantor DPRD Kabupaten. Bata Bara, untuk melanjutkan Aksi serta menyampaikan Aspirasinya. Peserta Aksi Unjuk Rasa diterima oleh, Sekwan. Zainuddin DPRD Kabupaten, Batu Bara. Disayangkan bagi pengunjuk rasa, Para Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, tidak berada ditempat mengingat lagi melaksanakan tugas Studi Banding.  
 
Namun Aspirasi yang di sampaikan para Pengunjuk Rasa tetap diterima dan akan di sampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten. Batu Bara.
 
Sekira Pukul 12.15 wib. Para Pengunjuk Rasa bergeser lagi menuju, Mapolres Batu Bara untuk melanjutkan kembali aksi serta menyampaikan Aspirasinya. Peserta Aksi Unjuk Rasa diterima oleh, Waka Polres Batu bara Kompol Herwansyah, SH, M.Si sekaligus menyampaikan pernyataan bahwa :
 
Pihak Kepolisian menerima Aspira dari Para peserta Aksi Unjuk Rasa. Segenap Pihak Kepolisian juga sangat berharap agar situasi Kamtibmas Kabupaten, Batu Bara tidak terganggu Kekondusifannya. Serta tidak menginginkan sampai terjadi perpecahan di Kabupaten. Batu Bara yang kita cintai ini. (sambut Waka Polres)
 
Sekira Pukul 12.35 wib. Peserta Aksi Unjuk Rasa bergeser ke Kantor Kemenag. Kabupaten. Batu Bara untuk melanjutkan Aksinya. Peserta Unjuk Rasa diterima oleh Sukri selaku Staf Kemenag Kabupaten. Batu Bara, dan menyampaikan:
Saat ini Kakan Kemenag sedang berada di Medan selama seminggu untuk mengikuti kegiatan MTQ Provinsi.Aspirasi dari para peserta Aksi Unjuk Rasa akan saya sampaikan segera kepada Kakan Kemenag. ( Terang Sukri )
 
Gelar Pelaksanaan Aksi Unjuk Rasa selesai sekira Pukul 12.50 wib. Dalam situasi aman dan kondusif.
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved