Diduga Ada Kesengajaan, Hutan Kaldera Toba Terbakar Lagi

By March 06, 2020 25

Sidikalang (POLMAS) - Untuk kesekian kalinya, hutan Kaldera Toba di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi terbakar lagi. Menurut informasi, titik api berada di Desa Paropo, dekat perbatasan Desa Sikodon-kodon, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanahkaro.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Kebakaran Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, Dendi Simbolon, kebakaran ini disinyalir akibat unsur kesengajaan. "Dugaan sementara, kebakaran itu terjadi akibat pembukaan lahan yang dilakukan masyarakat. Warga membuka (lahan) dengan cara membakar, sehingga api tertiup angin dan merembet kemana-mana," kata Dendi, Rabu (4/3/2020).

Ia mengatakan, saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dibantu aparat gabungan TNI/Polri. Namun, Dendi tidak mengetahui secara detail, apakah warga yang membuka lahan itu ada diamankan atau tidak.

Sebab, yang tahu kondisi di lokasi adalah petugas lapangan KPH. "Saat ini proses tersebut sudah ditangani langsung oleh polsek setempat," ungkap Dendi.

Ia mengatakan, bagi warga yang sengaja membakar kawasan hutan dapat dijerat pasal berlapis, terkait Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan.

Apalagi, Presiden RI, Joko Widodo sudah memberi ultimatum agar jangan adalagi kawasan hutan yang terbakar. Sementara itu, Humas Manggala Agni Kementerian LHK Sibolangit, Angfier Sinaga justru melontarkan statemen yang berbeda.

Katanya, kebakaran hutan ini karena lokasi berisi vegetasi rumput ilalang.

"Luas (lahan yang terbakar) nya setengah hektare. Namun sudah berhasil dipadamkan," ungkap Sinaga.

Jika sebelumnya kebakaran disebut akibat unsur kesengajaan, lain halnya dengan Sinaga. Kata dia, lokasi itu memang kering dan jarang hujan.

"Vegetasi rumput ilalang yang ada di sekeliling Danau Toba itu menjadi rawan terbakar," tandas Sinaga.

Sebagaimana diketahui, kawasan hutan Kaldera Toba ini sudah beberapa kali terbakar. Bahkan, pada September 2019 silam, di lokasi yang sama terjadi tiga kali peristiwa serupa.

Sementara itu, Kapolsek Tigapanah, AKP Ramli Simanjorang memastikan areal Kabupaten Karo tidak terdampak terhadap kebakaran hutan dan lahan di kawasan Paropo. Katanya, untuk mengantisipasi peristiwa serupa terjadi, pihaknya pun telah menyiagakan personel di sejumlah lokasi yang dianggap rawan.

"Kalau personel, sudah pasti kami siagakan. Yang jelas, kami tetap memantau kondisi di lapangan. Apalagi ini musim kemarau," kata Ramli. Tidak hanya menyiagakan anggota, Ramli mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya masyarakat di sekitar kawasan hutan. "Masyarakat setempat juga kami bina untuk ikut serta mengantisipasi hal yang dapat menimbulkan Karhutla," ucapnya.(red)

 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo