Pupuk bersubsidi Urea & Poskha Langka di Dairi

By March 06, 2020 33

Dairi (Polmas) - Tanaman jagung adalah merupakan tanaman primadona bagi petani di Dairi masa kini'karena tanaman  jagung perawatannya simple.harganya juga stabil, 3'5 bulan sudah panen.namun diakhir akhir ini  para petani  di Dairi mengeluh  karena kelangkaan pupuk' hal itu dituturkan sejumlah petani di Dairi seperti dialami warga desa  Kuta tengah siempat nempu hulu dan Lae Gadong Pakpak Pardamamean Kecamatan siempat nempu hilir Dairi.

Mangaraja Maha sudah dua tahun bertani jagung di kampung membenarkan keluhan masyarakat petani, di Dairi akibat kelangkaan pupuk urea dan poskha itu." khususnya pupuk bersubsidi ,karena bisa kita lihat petani didairi masih banyak bergantung kepada pupuk bersubsidi tersebut,karena harga pupuk bersubsidi cuma sekitar 110 ribu/zak sementara non subsidi sampai 300 ribuan per zaknya"jadi bagi para petani lemah di Dairi sangat mengharapkan pupuk subsidi itu namun kita lihat dilapangan pupuknya langka."sebutnya kepada Media Polmas Poldasu baru baru ini di Sidikalang.

Padahal mereka kan  sudah punya kelompok tani masing masing dan bahkan punya kartu tani yang diserahkan oleh pemkab Dairi belum lama  ini,namun untuk mendapatkan pupuk subsidi itu masih sulid di dapat masyarakat petani dari penyalur pupuk/agen.

Perlunya pupuk urea dan poskha yang merupakan  kebutuhan mendesak para petani ,apalagi saat ini disaat memulai  musim tanam,sehingga saudara kita masyarakat tani kecil di Dairi sangat mengharapkan pupuk subsidi itu."tegas Maha.

Apalagi  bercocok tanam adalah sebagai mata  pencaharian sehari harinya untuk memenuhi kebutuhan hidup,biaya sekolah anak  dan kebutuhan lain mereka ."sebut Mangaraja Maha.

Untuk itu kita mengharapkan pihak terkait seperti Pemkab Dairi maupun Pemprovsu seperti Dinas Tanaman pangan & kholtikultura untuk dapat mencari solusi dan menyelesaikan masalah kelangkaan pupuk subsudi di Dairi,agar petani Dairi tidak galau dan semakin terpuruk ekonominya,apalagi pendapatan masyarakat dairi 85% dari pertanian."jangan karena akibat isu politis tingkat tinggi di Dairi,akhirnya para petani atau rakyat korban akibat langkanya pupuk subsidi di Dairi.

Rakyat perlu disejahterakan oleh pemerintah tentu salah satunya caranya adalah mengadakan dan mendistribusikan pupuk sebagai kebutuhan rakyat petani salah satunya yaitu berupa pupuk subsidi karena rakyat petani 85% hidup dari profesi pertanian."tegas mantan Pejabat Eselon II pakpak bharat ini yang selalu berkunjung kedairi (kampung)setelah pensiun  ASN.

 
Last modified on Friday, 06 March 2020 11:55
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo