Virus Corona di Indonesia, 34 Positif, 4 Sembuh, 1 Meninggal

By March 12, 2020 47

Medan (POLMAS) - Jumlah pasien terinfeksi virus corona di Indonesia kian bertambah, kini totalnya menjadi 34 orang.

Sebanyak empat orang sudah dinyatakan sembuh, namun satu orang meninggal dunia.

Sementara itu, dari 34 pasien yang dirawat, sebagian tertular dari orang asing ketika berada di luar negeri.

“Hari ini ada penambahan sejumlah 7 pasien, dengan kondisi rata-rata tampak ringan sedang, semuanya adalah imported case,” kata Juru Bicara Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto Rabu (11/3/2020) dikutip Tribunnews dari YouTube KompasTV.

Achmad Yurianto mengumumkan hal ini pada Rabu, 11 Maret 2020 pukul 17.00 WIB.

Kasus imported case mendominasi adanya corona di Indonesia, yakni 19 kasus.

Orang dalam kategori ini diduga kuat tertular covid-19 ketika berada di luar negeri.

Pemerintah pun mengakui para pasien imported case itu sulit terdeteksi mengalami gejala virus corona ketika tiba di bandara.

Menurut Yurianto, hal tersebut terjadi karena mereka tidak mengalami demam tinggi sehingga lolos dari pemeriksaan thermal scanner, sebagaimana dilansir Kompas.com.

Kabar WNI Positif Virus Corona

Sebelumnya, kabar warga Indonesia yang positif terkena virus corona telah disampaikan Presiden Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020).

Terdapat dua orang dalam kasus baru yang muncul di Indonesia.

Kasus pertama adalah seorang perempuan berusia 31 tahun dan ibunya yang berusia 64 tahun untuk kasus kedua.

Mereka terkena virus setelah melakukan kontak dengan warga Jepang ketika berada di Indonesia.

Kini, tengah dilakukan perawatan medis di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta.

Terkait hal tersebut, pemerintah pun terus melakukan penelusuran terhadap aktivitas mereka.

Hingga akhirnya, ada dugaan virus corona tersebar di lokasi yang sama saat Kasus 1 melakukan kontak dekat dengan warga Jepang, di sebuah restoran di Jakarta Selatan.

Penelusuran dilakukan dengan metode klaster, seperti mencari orang-orang yang berada di lokasi sama.

Awalnya, pemerintah menelusuri dan mendapatkan 80 pengunjung serta orang yang berada di restoran pada 14 Februari 2020.

Lalu, dilakukan screening dan dikerucutkan menjadi 20 orang yang dilakukan pemeriksaan secara mendalam.

Selain itu, petugas mencari tahu seberapa dekat kontak yang dilakukan dan ada tujuh pasien yang dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pemeriksaan, pemerintah memastikan ada tiga pasien lagi yang mengidap Covid-19, yaitu Kasus 3, 4, dan 5, sebagaimana dilansir Kompas.com.

Kemudian, muncul kembali adanya Kasus 6, namun tidak terkait dengan klaster Jakarta.

Dia merupakan kru kapal pesiar Diamond Princess yang sebelumnya menjadi satu di antara lokasi persebaran virus corona.

Pasien 6 merupakan seorang laki-laki yang kini dirawat di RSUP Persahabatan.

Kasus 7 merupakan perempuan berusia 59 tahun yang kondisinya sakit ringan sedang dan stabil setelah kembali dari luar negeri.

Namun, berapa saat menunjukkan gejala dan dilakukan pemeriksaan PCR.

Pasien kasus 08, seorang laki-laki berusia 56 tahun yang tertular dari pasien kasus 07.

Mereka merupakan pasangan suami istri, dilansir Tribunnews dari Kompas.com.

Kasus 9 terjadi pada perempuan yang berusia 55 tahun, kondisinya sakit ringan sedang.

Pasien 10 dan 11 adalah laki-laki berusia 29 tahun dan perempuan 54 tahun, WNA.

Selanjutnya, pasien kasus 12, laki-laki berusia 31 tahun dan pasien kasus 13, perempuan berusia 16 tahun.

Sementara itu, pasien 14, seorang laki-laki berumur 50 tahun dan seorang perempuan, 43 tahun menjadi pasien 15.

Pasien kasus 16, perempuan, 17 tahun dan pasien 17, laki-laki, 56 tahun.

Untuk pasien 18, laki-laki berumur 50 tahun dan pasien 19, laki-laki berumur 40 tahun.

Beberapa pasien baru yang dinyatakan positif, yakni kasus 20 perempuan (27 tahun), kasus 21 perempuan (47 tahun), kasus 22 perempuan (36 tahun), kasus 23 perempuan (73 tahun) kondisinya saat ini menggunakan ventilator, namun keadaannya stabil.

Kasus 24 laki-laki berusia 46 tahun, kasus 25 WNA perempuan (53 tahun) kondisinya stabil, kasus 26 WNA laki-laki (46 tahun), dan kasus 27 laki-laki (33 tahun), WNI stabil.

Dari pengumuman Juru Bicara pemerintah terkait penanganan virus Corona, 2 kasus merupakan terinfeksi dari cluster Jakarta dan  5 kasus merupakan imported casa, Selasa (10/3/2020).

Sementara itu, untuk satu kasus nomor 27 merupakan infeksi penyebaran lokal yang harus diinvestigasi lanjut oleh pihak terkait.

Selanjutnya, ada penambahan 7 kasus baru terinfeksi virus corona, Rabu (11/3/2020).

Pasien kasus 28 merupakan laki-laki berusia 37 tahun, kasus 29 adalah laki-laki berusia 51 tahun, kasus 30 laki-laki berusia 84 tahun, dan kasus 31 perempuan berusia 48 tahun.

Kasus 32 laki-laki berusia 45 tahun, kasus 33 laki-laki berusia 29 tahun, dan kasus 34 laki-laki berusia 42 tahun.

 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo