Ke Danau Toba, Raja dan Ratu Belanda Tak Salam Menteri dan Bupati

By March 13, 2020 42

Toba (POLMAS) - Selama berkunjung ke berbagai kawasan di Danau Toba, Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima tidak berjabat tangan dengan siapa pun.

Tindakan itu bukan hanya terhadap warga setempat yang dia kunjungi, melainkan juga kepada para menteri dan kepala daerah yang ditemuinya di Kawasan Danau Toba, Kamis (12/3/2020).

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan, sejak turun dari pesawat terbang di Bandara Raja Sisingamangaraja XII di Silangit, Raja dan Ratu Belanda tidak ada bersalaman dengan siapa pun.

Raja dan Ratu Belanda, kata Nikson, memang memiliki aturan agar tidak berjabat tangan dengan siapa pun kecuali dengan Presiden Joko Widodo. Aturan itu diterapkan untuk menghindari kemungkinan tertular virus Corona atau COVID-19.

"Tidak ada bersalaman selama di Kawasan Danau Toba, seperti waktu menyambut kunjungan di Bandara," ujar Bupati Taput. Dalam kunjungan ke Danau Toba, Nikson menyampaikan harapannya kepada Raja dan Ratu Belanda, agar bisa bekerja sama membangun salib kasih dan lainnya. "Ingin membangun salib kasih dan Monumen Nomensen, juga Mussson Lyman," kata Nikson.

Sebelum rombongan tiba, Menko Maritim Luhut Bisar Panjaitan, Menteri Parkraf Wisnutama, Pejabat Kedutaan Belanda di Jakarta, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, Danrem Kawal Samudera, Dandim 0210 TU bersiap menunggu.

Menko Maritim Luhut Bisar Panjaitan kemudian menyematkan ulos sebagai bentuk sambutan kedatangan Raja dan Ratu Belanda, di Sumut. Mengganti bersalaman, Raja dan Ratu Belanda tampak memberi salam melekatkan kedua telapak tangan berbentuk sembah kepada para pejabat yang hadir. (Red)

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo