600-700 Ribu Orang Lebih di Indonesia Beresiko Terinfeksi Virus Corona

By March 22, 2020 11

Jakarta (POLMAS) - Juru bicara Covid-19 Indonesia, Ahmad Yurianto memprediksi ada 600-700 ribu orang lebih di Indonesia beresiko terinfeksi virus Corona. Jumlah orang yang beresiko adalah pada kisaran 600 ribu-700 ribu.

Demikian disampaikan Ahmad Yurianto dalam konfrensi persnya kepada awak media di Kantor BPBD, Jumat (20/3/2020).

Kisaran angka tersebut diperoleh berdasarkan perhitungan populasi resiko yakni jumlahh populasi atau individu yang kemungkinan melakukan kontak secara langsung dengan penderita positif sehingga memiliki resiko tinggi terinfeksi.

Melalui siaran langsung BNPB, Yurianto mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia telah menyeipakan 1 juta alat pemeriksaan virus Corona untuk pemeriksaan secara massal untuk mengidentifikasi kasus posistif yang ada di masyarakat, imbuhnya. 

Prosedur pemeriksaan massal berbeda dengan pemeriksaan menggunakan alat PCR. 

Jubir Covid-19 Indonesia juga menjelaskan bahwa test massal akan mengambil sampel darah untuk diperiksa hasil bisa diketahui dalam waktu dua menit. 

Jubir Covid-19 Indonesia juga menegaskan bahwa pemeriksaan massal hanya dilakukan kepada orang yang kemungkinan terinfeksi. 

Pemeriksaan dilakukan melalui trzacing kepada pasien positif virus Corona. 

"Akan kita trace ke belakang 14 hari, aktivitas pasien tersebut, orang orang sekitarnya akan dilakukan pemeriksaan" ucapnya. 

Jumlah pasien positif Corona di Indonesia terupdate sampai tanggal 20 Maret 2020 mencapai 369 orang, 32 orang meninggal dunia dan 17 orang dinyatakan sembuh (SS).

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo