Pemko Subulussalam Akui Manfaat Aplikasi SIDATANG Yang Diinisiasi Oleh Kominfo Pakpak Bharat

By May 13, 2020 150
Pakpak Bharat (Polmas Poldasu) - Lahirnya Aplikasi Sidatang yang diinisiasi oleh Dinaskominfo Pakpak Bharat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan perannya yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menjadi salah satu bagian terpenting untuk memudahkan para petugas untuk melakukan pemantauan dan pendataan terhadap para pelaku perjalanan.

Diskominfo Kabupaten Pakpak Bharat yang terlebih dulu menggunakan aplikasi Sidatang sekaligus pembuatnya, rela berbagi  tekonologi informasi tersebut dengan sejumlah Kabupaten/kota tetangga.  Salah satu diantaranya  adalah berbagi dengan Dinaskominfo Kota Subulussalam.

Setelah dilaksanakannya pertemuan dan pembahasan antara kepala Daerah di dua Kabupaten/ Kota tersebut beberapa waktu  lalu , Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat,Aryanto Tinambunen dan  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Subulussalam, Baginda Nasution, juga melakukan pertemuan sebagai tindak lanjut koordinasi perkembangan aplikasi sidatang, di Posko Covid-19 Pakpak Bharat, Lae Ikan,Kec STTUJehe, Pada Senin (11/05),dan disaksikan oleh Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution, Sekda Sahat Banurea,  Asisten I, Staf ahli dan pimpinan OPD serta unsur lainnya yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Subulussalam, Baginda Nasution,Senin(11/05) mengaku bahwa kerja sama Kota Subulussalam dengan kabupaten Pakpak Bharat terkait  aplikasi sidatang sangat positif. Baginda Nasution juga mengaku jika aplikasi Sidatang yang digagas oleh Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat sangat membantu petugas pendataan terhadap para pendatang di wilayah Pemko  Subulussalam.

Aplikasi Sidatang ini tersistem,jadi kita cepat tau informasi asal dan tujuan dari pelaku perjalanan. Kami sebagai admin atau sebagai kadis Kominfo, data yang dibuat staf kami bisa kami lihat,khususnya di tiga pintu masuk menuju kota Subulussam. Intinya Aplikasi Sidatang ini sangat mendukung dan terbantu" jelas Baginda Nasution.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Subulussalam, Baginda Nasution, juga mengaku jika dirinya dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat,Aryanto Tinambunen sering komunikasi terkait perkembangan informasi teknologi aplikasi Sidatang tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat,Aryanto Tinambunen, dalam kesempatan yang sama mengatakan,bahwa kerjasama diantara kedua daerah ini semakin diperkuat dengan kekompakan bersama dalam hal antisipasi dan pencegahaan Covid-19. Pertemuan ini diawali dengan pertemuan dua kepala daerah. Bentuk kerjasamanya bagaimana penanganan Covid-19 lebih intensif dengan memanfaatkan sistem informasi.

Awalnya kita menelusuri terlebih dahulu apakah daerah ini sudah mempunyai sistem yang ada, ternyata belum, sehingga Pakpak Bharat menginisiasi untuk membuat atau menerbitkan aplikasi yang bisa memantau atau mengendalikan pelaku perjalanan yang kita nyatakan bisa sebagai penular covid ini" jelas Aryanto.

Lebih lanjut Aryanto Tinambunen mengatakan bahwa melalui kerja sama ini,Kabupaten yang bertetangga ini bisa berbagi data untuk mengendalikan pelaku perjalanan atau mengetrack riwayat pelaku perjalanan yang terindikasi Covid-19 dengan cepat.

Aplikasi ini dapat diakses melalui browser dengan URLhttp://sidatang.pakpakbharatkab.go.id. dan memiliki beberapa Fitur, diantaranya Keamanan,Form Entry Pendatang,Dashboard,Notifikasi, dan Rekapitulasi Pendatang.

Untuk Keamananya, aplikasi ini telah dilengkapi dengan system login dan ssl ( https),Form Entry Pendatang, berisi data pelaku perjalanan mulai nama,alamat,asal,tujuan,suhu tubuh,kondisi kesehatan dan lainnya dan Dashboard,digunakan untuk memantau dan administrasi data pendatang

Sementara Notifikasi atau Pemberitahuan adalah untuk memberikan pemberitahuan melalui email kepada petugas. Begitu ada data pendatang yang masuk melalui posko pendataan kepada Puskesmas untuk diverifikasi dan selanjutnya data pendatang diberitahukan lagi ke perangkat desa,termasuk bides melalui email dan Rekapitulasi Pendatang adalah untuk memberikan laporan kepada petugas untuk dilakukan analisa dan pengambilan kebijakan.

Selain Kota Subulussalam, aplikasi Sidatang ini juga sudah dipergunakan oleh Kab Aceh Singkil dan tidak tertutup kemungkinan juga akan dipergunakan oleh Kabupaten tetangga lainnya. MT

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo