Swab Test Ketiga Dan Keempat Negatif, Pasien Positif 01 Kabupaten Paluta Akan Dipulangkan

By July 09, 2020 20
PALUTA (Tabloid Polmas Poldasu) - Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Lairar Rusdi Nasution SSTP menyatakan telah menerima hasil swab ketiga dan keempat dari pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif yakni pasien dengan jenis kelamin perempuan inisial RN (57) asal kecamatan Padang Bolak dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dengan hasil negatif.
 
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan konferensi pers yang digelar diposko GTPP Covid-19 kabupaten Paluta, Selasa (30/6).
 
“Kami telah menerima hasil swab ke tiga dan keempat dari pasien positif 01 yakni ibu RN (57) asal kecamatan Padang Bolak. Dan Alhamdulillah hasilnya negatif,” katanya.
 
Dijelaskannya, pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab test kedua beberapa waktu lalu dan kemudian pasien dirawat di RSUD Gunungtua serta diambil kembali sampel Swab test ketiga dan keempat pada 16-17 Juni lalu.
 
Sesuai dengan surat hasil Swab test dari Dinkes Propsu dengan nomor 433.33/7866.9/DINKES/VI/2020 tanggal 27 Juni 2020 tentang hasil swab test positif 01 atas nama RN (57) yang hasilnya negatif, maka pihak GTPP Covid-19 kabupaten Paluta saat ini sedang mempersiapkan untuk memulangkan pasien tersebut ke rumahnya.
 
“Karena hasil swab test ketiga dan keempat dinyatakan negatif, maka kita akan memulangkan pasien ke rumahnya dan kita anjurkan untuk tetap di isolasi mandiri selama 14 hari kedepan,” ujarnya.
 
Selain itu, sebelumnya pihak GTPP Covid-19 kabupaten Paluta juga sudah menerima hasil swab test dari PDP 04 yakni pria inisial S asal kecamatan Portibi dan PDP 06 yakni remaja inisial AK (15) warga kecamatan Padang Bolak yang hasilnya juga dinyatakan negatif.
 
Sedangkan untuk ODP yakni perempuan inisial SAL (56) yang sebelumnya di Rapid test dengan hasil reaktif, akan kembali dilakukan Rapid test lanjutan setelah dilakukan isolasi mandiri selama 10 hari.
 
“Untuk pasien ODP yang sebelumnya di Rapid test dan reaktif, akan kembali kita Rapid test setelah dilakukan isolasi mandiri selama 10 hari sebelumnya,” terangnya.
 
Pada kesempatan ini, ia menyampaikan bahwa tugas untuk kebijakan penerapan new normal di kabupaten Paluta masih menunggu jawaban/keputusan dari pemerintah Propsu.
 
Dan saat ini tugas utama GTPP Covid-19 kabupaten Paluta adalah terus mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 dan protokol kesehatan untuk mengantisipasinya dalam menghadapi penerapan new normal nantinya dikabupaten Paluta.
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo