PT. SAS MANDIRI BANTAH TAK PENUHI HAK-HAK NORMATIF PEKERJA

By July 14, 2020 317

Sei Suka (Tabloid Polmas Poldasu)Manajemen PT. Sinar Agung Sejahtera Mandiri (PT. SAS Mandiri) Kuala Tanjung  membantah keras tudingan bahwa pihaknya tidak memberikan hak-hak normatif pekerja/buruh pasca berakhirnya kontrak kerja mereka dengan PT. Inalum (Persero) pada 30 Juni 2020 lalu. Bantahan tersebut disampaikan oleh Kuasa Hukum PT. SAS Mandiri Bidang Hubungan Industrial Abdul Aziz, S.H. yang juga menjabat sebagai Ketua DP-KAB. APINDO Batu Bara, kepada Media Tabloid Polmas Poldasu Senin Sore (13/7).

Dalam siaran persnya, Abdul Aziz lebih jauh mengemukakan bahwa PT. SAS Mandiri diujung ujung akan berakhirnya kontrak kerja dengan PT. Inalum (Persero) telah membayarkan uang severance pay untuk Tahun 2019 dan Tahun 2020 kepada pekerja/buruhnya yang diberikan pada Tanggal 29-30 Juni 2020. Selanjutnya, upah terakhir pekerja/buruh untuk Bulan Juni 2020 juga telah dibayarkan pihaknya pada Tanggal 6 Juli 2020 dan seterusnya uang rapel kenaikan upah untuk Bulan Januari 2020 s.d. Juni 2020 serta iuran anak yatim sebanyak 3 (tiga) bulan akan dibayarkan pihaknya kepada pekerja/buruh pada Akhir Juli 2020. Dengan demikian, tegas Aziz PT. SAS Mandiri tidak ingin disebutkan tidak memenuhi hak-hak normatif pekerja/buruh, semua hak-hak normatif pekerja/buruh pada kenyataannya telah diselesaikan oleh PT. SAS Mandiri. Jadi, meskipun kontrak kerja antara PT. SAS Mandiri dengan PT. Inalum (Persero) telah berakhir, namun PT. SAS Mandiri tetap bertanggungjawab untuk menyelesaikan segala yang menjadi kewajibannya kepada pekerja/buruh sehingga PT. SAS Mandiri akan tetap dipandang bermartabat dan profesional oleh semua pihak dalam menjalankan usahanya, sebut Aziz.

Dalam siaran pers yang disampaikan kepada Media Tabloid Polmas Poldasu, Kuasa Hukum PT. SAS Mandiri Bidang Hubungan Industrial Abdul Aziz, S.H. juga menjelaskan  bahwa berkenaan dengan rapel kenaikan upah dan iuran bantuan anak yatim yang baru akan dibayarkan pihaknya kepada pekerja/buruh pada Akhir Juli 2020 tidak perlu menjadi polemik berkepanjangan, sebab komitmen tersebut tidak hanya diucapkan semata melainkan dinyatakan secara resmi melalui surat pernyataan tertulis bermaterai 6000 yang langsung ditandatangani oleh Direktur Utama PT. SAS Mandiri. Oleh karenanya, Aziz minta pengertian dan kesabaran pekerja/buruh untuk menunggu Akhir Juli, “uang rapel kenaikan upah dan iuran bantuan anak yatim pasti akan dibayarkan kliennya PT. SAS Mandiri”, ucap Aziz.  

Menutup siaran persnya, Aziz menyampaikan harapan kepada Wartawan agar sebelum memberitakan sesuatu mestinya harus melakukan konfirmasi terhadap pihak pihak yang terkait dengan isi pemberitaan sehingga berita yang disebarluaskan nantinya merupakan berita yang benar-benar valid, memenuhi unsur check and balancing dan yang lebih penting lagi yang diberitakan bukan berita bohong atau fitnah. Baik Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers maupun Kode Etik Junarlistik kata Aziz telah mewajibkan semua Wartawan untuk melakukan konfirmasi secara akurat terhadap semua pihak yang terlibat dalam pemberitaan yang tujuan itu dilakukan untuk menghindari delik pers yang artinya kejahatan pidana yang dilakukan Wartawan melalui pemberitaan yang ia buat. Selanjutnya Aziz juga mengingatkan Wartawan untuk tidak terjebak melakukan tindakan trial by the press yang maksudnya memvonis atau menghakimi seseorang atau badan hukum melalui pemberitaan. “Tetaplah mengedepankan asas praduga tak bersalah dan jangan sekali kali melakukan perbuatan trial by the press, sebab tugas Wartawan hanya menyampaikan berita dan bukan seperti hakim berwenang untuk menghakimi atau memvonis”, sebut Aziz diakhir siaran persnya.

Sekedar untuk diketahui, PT. SAS Mandiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang  usaha konstruksi, sipil, penerima pekerjaan pemborongan dan penyedia jasa tenaga kerja. Berdasarkan kontrak kerja antara PT. SAS Mandiri dengan PT. Inalum (Persero), PT. SAS Mandiri terhitung sejak 01 Agustus 2018 sampai dengan 30 Juni 2020 diberi wewenang untuk melaksanakan pekerjaan office boy, cleaning service, dan kebersihan di lokasi Smelter Plant PT. Inalum (Persero) Kuala Tanjung. (Suhairi, S.Sos., S.H.).

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo