Hasyim: Keputusan DPP, Bobby Akan Diberikan Jabatan di Badan DPC PDIP Medan.

By August 14, 2020 151

Medan (Tabloid Polmas Poldasu) 12 Agustus 2020 - Ketua DPC PDIP Medan Hasyim. Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Medan Hasyim, menggali solid mendukung keputusan DPP yang memilih Bobby Nasution-Aulia Rahman sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada 2020.

Hasyim menjelaskan pernyataan dirinya tentang Bobby Nasution yang bukan kader PDIP, hal itu sebelum rekomendasi diserahkan.

"Kita mengatakan Bobby bukan kader itu sebelum mendapatkan rekomendasi, makanya dikatakan bukan kader," ujar Ketua DPRD Kota Medan ini, Rabu (12/8/2020).

Menurut Hasyim, Bobby dalam waktu dekat akan diberikan mandat menjadi Ketua salah satu Badan yang ada di DPC PDIP Medan.

"Dengan adanya rekomendasi, berarti Bobby dapat penugasan dari DPP, dan nanti beliau akan jadi pengurus di salah satu Badan dan itu bagian dari DPC PDIP Medan. Dengan begitu sudah otomatis jadi kader. Jadi jangan ada lagi polemik mengatakan dia bukan kader," ungkapnya.

Hasyim menjelaskan, terdapat 2 opsi badan yang akan dipimpin oleh Bobby Nasution. Pertama, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu). Kedua, Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK).

"Badan itu setara dengan DPC, berada di struktur induk. Otomatis dia jadi kader, jangan dijadikan polemik lagi," pungkasnya.

Lebih lanjut, Hasyim juga menepis penyataan Gumana terkait akar rumput PDIP menolak Bobby-Aulia sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang diusung PDIP dan mendeklarasikan mendukung Akhyar Nasution.

"Gumana dan teman-temannya hanya mengatasnamakan, bukan akar rumput, bukan mereka aja, mereka itu hanya beberapa orang," jelasnya.

Dikatakan Hasyim, seluruh kader dan struktur kepengurusan DPC PDIP Medan solid mendukung Bobby-Aulia.

"Jangan buat polemik di bawah, jangan ada statemen dari beberapa oknum pengurus partai yang mengatas namakan akar rumput yang menolak Bobby," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, sejumlah kader PDIP Kota Medan langsung bereaksi menyusul diumumkannya pasangan calon yang direkomendasikan DPP PDIP untuk Kota Medan, Selasa (11/8/2020).

Para kader menyatakan penolakan terhadap pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman karena keduanya dianggap bukan kader PDIP.

Mereka juga menegaskan akar rumput PDIP akan ramai-ramai memilih Akhyar Nasution-Salman Al Farisi karena Akhyar meski telah dipecat PDIP tetap merupakan anak ideologi partai.

"Kami sangat mendukung pengumuman pasangan calon dari PDIP. Saya sebagai Ketua PAC dan Ketua Forum Eksponen 98 PDIP Sumut sangat sependapat dengan pernyataan Ketua DPC PDIP Medan Hasyim yang menegaskan tidak ada kader PDIP di Pilkada Medan. Ketua juga tegas menyebut Bobby itu bukan kader,"Namun akan diberikan Jabatan di Badan DPC PDIP ungkap Gumana Lubis didampingi Jumali, Suhardiono, Nurbaiti Silalahi, Khairuddin, Legiman, Tumpal Sitanggang, Iwan Hardian, Syahri, Putra, Adol Saragih, Rijal Bewok dan kader lainnya. Ahirnya sepakat dan Solid dengan keputusan DPP yang memilih Bobby Nasution-Aulia Rahman sebagai calon Wali kota dan Wakil Walikota Medan di Pilkada 2020. ( Ambarita )

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo