Organisasi Ikatan Generasi Peduli Mengajak Pemuda Setempat Untuk Melek Literasi

By October 26, 2020 236

Batu Bara (Tabloid Polmas Poldasu) Gerakan inspiratif digerakkan sekelompok organisasi Ikatan Generasi Peduli Desa Petatal. Mereka turun aksi nyata ke jalanan menggelar lapak Perpustakaan Jalanan guna merangsang minat baca masyarakat dan memberantas kebodohan serta meminimalisir terjadinya penyebaran berita hoax, karena mereka menganggap banyaknya para masyarakat termakan berita hoax disebabkan kurangnya minat baca.

Segelintir anak muda tergabung dalam Ikatan Generasi Peduli Ini pada Sabtu sore rutin mangkal di area SPBU Desa Petatal, Jalan Lintas Sumatera No. 128. Bermodalkan puluhan aneka judul buku hasil sumbangan dan koleksi pribadi, mereka mengajak warga untuk menumbuhkan budaya literasi.

Adalah Muhammad Akhir Ramadhan. Salah satu Mahasiswa dari Bandung yang tidak ingin menyebut nama kampus, merupakan seorang yang mencetuskan pendirian organisasi Ikatan Generasi Peduli dan perpustakaan jalanan merupakan sebuah program dari Bidang Literasi yang diketuai oleh Putri.

"Awalnya kami sih melihat, di desa Petatal ini sebenarnya minat baca anak muda itu tinggi. Tapi di sini kan tidak seperti di kota besar, cari buku yang bagus di sini itu susah apalagi di desa kita belum memiliki fasilitas untuk membaca. Ya kami berinisiatif membuka lapak baca buku gratis bagi siapa saja, barangkali dengan gerakkan ini Pak Bupati bisa mengetahui bahwa di Desa kita ini sangat butuh fasilitas untuk membaca. ungkap M Akhir Ramadhan kepada Pers Unit Poldasu (5/9/2020).

Sebenarnya organisasi ini belum lama berdiri, baru sekitar 2 bulan dan program Perpustakaan Jalanan baru dua kali bergerak namun masyarakat antusias untuk membaca di perpustakaan jalalan ini. Tiap minggunya di area SPBU, sambung Rama jumlah pengunjung datang ke lapak untuk membaca buku terus meningkat.

Ragam bacaan yang disajikan di lapak beralaskan plastik ini bervarisai, mulai komik khusus anak-anak, majalah, hingga buku sejarah dan novel.

Walaupun versi buku di Perpustakaan Ikatan Generasi masih sedikit, namun ketertarikan masyarakat kepada organisasi ini sangat luarbiasa dan bahkan ada salah organisasi KBKC yang jauh jauh rela datang ke lokasi Perpustakaan Jalanan Ikatan Generasi untuk memberi arahan dan masukan kepada Organisasi Ikatan Generasi Peduli, karena mereka menganggap inilah asset bangsa yang tidak boleh diabaikan begitu saja, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli dengan budaya literasi.

Dokumentasi penyerahan buku dari KBKC (Komunitas Binjai Kota Cerdas) kepada Founder sekaligus Ketua Ikatan Generasi Peduli Muhammad Akhir Ramadhan. Foto: Karim Syah

Perpustakaan Jalanan Ikatan Generasi Peduli ini rutin ngelapak di SPBU Petatal setiap Sabtu.

Pemberian materi oleh Bunda Asmawati Selaku Pelopor KBKC (Komunitas Binjai Kota Cerdas)


Rangsang Minat Baca, Ikatan Generasi Peduli menggelar Perpustakaan Jalanan yang dirintis pada 29 Agustus 2020 lalu, Perpustakaan Jalananan makin dikenal dan diminati masyarakat. Foto: Aulia Rahman

"Sejak pertama kali didirikan, pengunjung dari minggu ke minggu selalu meningkat. Banyak anak muda dan Ibu-ibu serta bapak-bapak yang datang untuk membaca buku, dimulai dengan buku agama, Novel, sejarah hingga Novel tutur Rama.

Hadirnya pustaka berjalan, Rama berharap angka kebodohan dan buta huruf di Desa Petatal bisa berkurang. Ia dan kawan-kawannya berambisi meningkatkan minat baca di kalangan anak dan remaja terkhusus di Desa Petatal.

"Ya meskipun kita hanya alakadarnya seperti ini, saya hanya berharap orang-orang bisa gemar membaca, angka kebodohan bisa dikurangi. Meskipun kami hanya ngelapak satu minggu sekali, ini ialah sedikit bukti pengabdian kami kepada negara ini," ujar Rama dan Kawan-Kawan.

“Saya juga berterimakasih kepada rekan rekan saya yang sudah mau meluangkan waktu dan tenaganya karena tanpa ada mereka mungkin ide saya ini tidak bisa berjalan, karena mereka lah perpustakaan jalanan ini bisa eksis di masyarakat,” Lanjut Rama.

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo