IKATAN GENERASI PEDULI, ACT DAN ORGANISASI PELAJAR KABUPATEN BATU BARA MELAKUKAN PENGALANGAN DANA UNTUK KORBAN BANJIR MEDAN, SUMATERA UTARA

By December 07, 2020 184

Batu Bara (Tabloid Polmas Poldasu) - Ikatan Generasi Peduli (IGP) melakukan pengalangan dana di Limapuluhkota Kabupaten Batu Bara, untuk membantu masyarakat yang ditimpa bencana alam banjir di Medan Johor, Medan Maimun dan Medan Sunggal, Sumatera Utara.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kami yang ditimpa bencana alam banjir di Medan Johor, Medan Maimun dan Medan Sunggal," kata penanggung jawab kegiatan Muhammad Akhir Ramadhan yang akrab dipanggil Rama, Minggu (6/12/2020).

Data Pusat Pengendalian Operasi Per 5 Desember 2020, banjir mengakibatkan 5 orang meninggal dunia, 2 hilang dan 4.249 KK atau 12.783 jiwa terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama tim gabungan telah mengevakuasi 181 jiwa, di antaranya anak-anak 67 jiwa dan lansia 26 jiwa.

Sedangkan kerugian materiil, sebanyak 1.493 unit rumah warga dan 1 masjid terendam saat kejadian yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB pada Kamis lalu. Di samping itu, seluas 69 hektar lahan juga terendam.

Banjir dipicu salah satunya akibat hujan berintensitas tinggi sehingga ini menyebabkan Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Denai meluap.
Empat kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Maimun, Kecamatan Medan Sunggal dan Kecamatan Medan Tuntungan.

Ikatan Generasi Peduli yang berasal dari Kabupaten Batu Bara ini beserta OSIM MAN Batu Bara, Fun Rohis SMAN 1 Lima Puluh, Ikatan Pelajar Al-Washliyyah dan Pemuda Kebon Sawo, ini telah bergerak sejak Minggu 6 Desember 2020, mereka turun ke jalan-jalan hingga mendatangi rumah warga secara door to Door untuk aksi penggalangan dana.

"Alhamdulillah, masyarakat di Lima Puluh Kota ini memberikan sumbangannya, hingga hari ini kami sudah mengumpulkan lebih Rp5 juta, padahal baru satu hari kegiatan yang kami lakukan bersama-sama," ujar Rama

Rahman dan Dika selaku Koordinator Lapangan di Limapuluh Kota serta Yusril dan Riswan Selaku Koordinator lapangan di Kecamatan Datuk Tanah Datar, menyampaikan, bahwa mereka memiliki target menggumpulkan dana sumbangan sebanyak Rp20 juta, apabila telah terkumpul baru akan dibicarakan langkah penyaluran kepada masyarakat korban bencana alam di Sumut.

Ada dua opsi yang sementara ini sudah dibicarakan, pertama dengan memberikan uang tunai melalui rekening donasi kemanusiaan di Sumut yang disalurkan langsung kepada MRI dan ACT, atau opsi kedua Perwakilan dari Ikatan Generasi Peduli, OSIM MAN Batu Bara, Fun Rohis SMAN1 Limapuluh, Ikatan Pelajar Al-Washliyah dan Pemuda Kebon Sawo ini akan mengantarkan sembako yang dibimbing langsung oleh MRI dan ACT ke lokasi banjir.

"Sementara opsi kita seperti itu, kami di sini ada berjumlah 80 orang, walau pun tidak semua turun ke jalan tapi sama - sama bergerak membantu. Mudah - mudahan keluarga korban bencana alam ini diberi ketabahan dan kita masih menerima sumbangan berupa pakaian dan Insya Alloh dana dan sumbangan pakaian bisa kita salurkan pada hari minggu tanggal 12 Desember 2020," demikian Rama.

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo